<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Teknologi Printer 3D Mampu Ciptakan Masker N95</title><description>Printer 3D dimanfaatkan untuk menciptakan masker N95.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/27/56/2189986/teknologi-printer-3d-mampu-ciptakan-masker-n95</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/27/56/2189986/teknologi-printer-3d-mampu-ciptakan-masker-n95"/><item><title>Teknologi Printer 3D Mampu Ciptakan Masker N95</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/27/56/2189986/teknologi-printer-3d-mampu-ciptakan-masker-n95</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/27/56/2189986/teknologi-printer-3d-mampu-ciptakan-masker-n95</guid><pubDate>Jum'at 27 Maret 2020 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/27/56/2189986/teknologi-printer-3d-mampu-ciptakan-masker-n95-3dLqx3LM1z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Washington Post)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/27/56/2189986/teknologi-printer-3d-mampu-ciptakan-masker-n95-3dLqx3LM1z.jpg</image><title>(Foto: Washington Post)</title></images><description>JAKARTA - Seorang warga asal Virginia, Amerika Serikat, Jeremy Filko menciptakan masker pelindung untuk para tenaga medis dengan menggunakan mesin cetak tiga dimensi, atau 3D Printer, dikutip Voaindonesia.

Hal ini dilakukannya secara sukarela. Dia tidak memungut biaya kepada para petugas medis dan petugas tanggap darurat pertama yang menerimanya, bahkan ia pun menanggung biaya pengirimannya.

Filko melakukan ini lantaran pasokan masker jenis N95 yang digunakan para tenaga medis sedang mengalami kekurangan. Akibatnya petugas medis terpaksa menggunakan masker tersebut berulang kali. Padahal, masker seperti itu hanya bisa dipakai sekali.

Filko mengatakan, 114 orang lainnya di seluruh Amerika yang memiliki 3D printer telah mengikuti jejaknya untuk membuat masker tersebut.
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang warga asal Virginia, Amerika Serikat, Jeremy Filko menciptakan masker pelindung untuk para tenaga medis dengan menggunakan mesin cetak tiga dimensi, atau 3D Printer, dikutip Voaindonesia.

Hal ini dilakukannya secara sukarela. Dia tidak memungut biaya kepada para petugas medis dan petugas tanggap darurat pertama yang menerimanya, bahkan ia pun menanggung biaya pengirimannya.

Filko melakukan ini lantaran pasokan masker jenis N95 yang digunakan para tenaga medis sedang mengalami kekurangan. Akibatnya petugas medis terpaksa menggunakan masker tersebut berulang kali. Padahal, masker seperti itu hanya bisa dipakai sekali.

Filko mengatakan, 114 orang lainnya di seluruh Amerika yang memiliki 3D printer telah mengikuti jejaknya untuk membuat masker tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
