<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkominfo: Pasien Positif COVID-19 Akan Dilacak dengan Aplikasi</title><description>Aplikasi mampu memantau pergerakan positif COVID-19 selama 14 hari ke belakang.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/26/54/2189419/menkominfo-pasien-positif-covid-19-akan-dilacak-dengan-aplikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/26/54/2189419/menkominfo-pasien-positif-covid-19-akan-dilacak-dengan-aplikasi"/><item><title>Menkominfo: Pasien Positif COVID-19 Akan Dilacak dengan Aplikasi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/26/54/2189419/menkominfo-pasien-positif-covid-19-akan-dilacak-dengan-aplikasi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/26/54/2189419/menkominfo-pasien-positif-covid-19-akan-dilacak-dengan-aplikasi</guid><pubDate>Kamis 26 Maret 2020 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/26/54/2189419/menkominfo-pasien-positif-covid-19-akan-dilacak-dengan-aplikasi-9FgJQpDoXh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ist/Kominfo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/26/54/2189419/menkominfo-pasien-positif-covid-19-akan-dilacak-dengan-aplikasi-9FgJQpDoXh.jpg</image><title>(Foto: Ist/Kominfo)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk melacak penyebaran virus corona (COVID-19).
Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate pasien positif COVID-19 akan dilacak dengan aplikasi, sehingga dapat diberikan peringatan ketika melewati batas isolasinya.
&quot;Upaya Terpadu Surveilans COVID-19 menggunakan aplikasi Trace Together yang dikembangkan oleh Operator Telekomunikasi dan akan terpasang pada smartphone dari positif COVID-19 untuk memberikan penanganan darurat apabila diperlukan oleh pasien positif COVID-19, dan dapat melakukan tracing, tracking dan fencing, serta dapat memberikan warning (peringatan) jika melewati lokasi isolasinya,&quot; jelas Menteri Johnny dalam konferensi pers online di Jakarta, Kamis (26/3/2020).
Lebih lanjut, Johnny menambahkan bahwa aplikasi nantinya mampu memantau pergerakan positif COVID-19 selama 14 hari ke belakang.
&quot;Aplikasi juga dapat terhubung dengan operator selular lainnya untuk menghasilkan visualisasi yang sama,&quot; imbuh Johnny.
Nantinya, berdasarkan hasil tracking dan tracing, nomor di sekitar Positif COVID-19 yang terdeteksi akan diberikan warning untuk segera menjalankan protocol Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Berdasarkan informasi terbaru, jumlah kasus COVID-19 di Indonesia mencapai angka 893 positif, 78 meninggal dunia, dan 35 dinyatakan sembuh.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk melacak penyebaran virus corona (COVID-19).
Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate pasien positif COVID-19 akan dilacak dengan aplikasi, sehingga dapat diberikan peringatan ketika melewati batas isolasinya.
&quot;Upaya Terpadu Surveilans COVID-19 menggunakan aplikasi Trace Together yang dikembangkan oleh Operator Telekomunikasi dan akan terpasang pada smartphone dari positif COVID-19 untuk memberikan penanganan darurat apabila diperlukan oleh pasien positif COVID-19, dan dapat melakukan tracing, tracking dan fencing, serta dapat memberikan warning (peringatan) jika melewati lokasi isolasinya,&quot; jelas Menteri Johnny dalam konferensi pers online di Jakarta, Kamis (26/3/2020).
Lebih lanjut, Johnny menambahkan bahwa aplikasi nantinya mampu memantau pergerakan positif COVID-19 selama 14 hari ke belakang.
&quot;Aplikasi juga dapat terhubung dengan operator selular lainnya untuk menghasilkan visualisasi yang sama,&quot; imbuh Johnny.
Nantinya, berdasarkan hasil tracking dan tracing, nomor di sekitar Positif COVID-19 yang terdeteksi akan diberikan warning untuk segera menjalankan protocol Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Berdasarkan informasi terbaru, jumlah kasus COVID-19 di Indonesia mencapai angka 893 positif, 78 meninggal dunia, dan 35 dinyatakan sembuh.</content:encoded></item></channel></rss>
