<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Twitter Berantas Informasi Hoaks Terkait Virus Corona</title><description>COVID-19 menyebar di seluruh dunia.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/20/207/2186548/cara-twitter-berantas-informasi-hoaks-terkait-virus-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/20/207/2186548/cara-twitter-berantas-informasi-hoaks-terkait-virus-corona"/><item><title>Cara Twitter Berantas Informasi Hoaks Terkait Virus Corona</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/20/207/2186548/cara-twitter-berantas-informasi-hoaks-terkait-virus-corona</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/20/207/2186548/cara-twitter-berantas-informasi-hoaks-terkait-virus-corona</guid><pubDate>Jum'at 20 Maret 2020 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/20/207/2186548/cara-twitter-berantas-informasi-hoaks-terkait-virus-corona-7KOiNeUYEa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/20/207/2186548/cara-twitter-berantas-informasi-hoaks-terkait-virus-corona-7KOiNeUYEa.jpg</image><title>(Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - COVID-19 menyebar di seluruh dunia. Bersamaan dengan itu, informasi hoaks tentang virus ini terus menyebar pula. Twitter tengah memerangi informasi hoaks tersebut, dikutip Makeuseof.
Di Blog Twitter, perusahaan memberikan ikhtisar tentang aturan yang dipakainya. Senjata utama perusahaan adalah perluasan dari definisi yang membahayakan.
Ini akan memungkinkan Twitter untuk membersihkan tweet yang dapat &quot;menempatkan orang pada risiko lebih tinggi untuk mentransmisikan COVID-19&quot;.
Ini membahas konten yang &amp;ldquo;bertentangan langsung dengan panduan dari sumber otoritatif informasi kesehatan masyarakat global dan lokal&amp;rdquo;. Perusahaan akan &quot;menegakkan ini dalam koordinasi erat dengan mitra tepercaya, termasuk otoritas kesehatan masyarakat dan pemerintah&quot;.
Twitter kemudian membuat daftar jenis tweet yang akan diminta untuk dihapus. Tweet tersebut antara lain mengungkap tentang &quot;social distancing yang tidak efektif&quot;, &quot;gunakan aromaterapi dan minyak esensial untuk mencegah COVID-19&quot;, &quot;minum pemutih dan menelan koloid perak akan menyembuhkan COVID-19&quot; dan lain-lain.
Semua tweet ini mengandung informasi yang tidak benar atau hoaks tentang coronavirus dan COVID-19. Dengan demikian, tweet jenis ini akan diminta untuk dihapus.</description><content:encoded>JAKARTA - COVID-19 menyebar di seluruh dunia. Bersamaan dengan itu, informasi hoaks tentang virus ini terus menyebar pula. Twitter tengah memerangi informasi hoaks tersebut, dikutip Makeuseof.
Di Blog Twitter, perusahaan memberikan ikhtisar tentang aturan yang dipakainya. Senjata utama perusahaan adalah perluasan dari definisi yang membahayakan.
Ini akan memungkinkan Twitter untuk membersihkan tweet yang dapat &quot;menempatkan orang pada risiko lebih tinggi untuk mentransmisikan COVID-19&quot;.
Ini membahas konten yang &amp;ldquo;bertentangan langsung dengan panduan dari sumber otoritatif informasi kesehatan masyarakat global dan lokal&amp;rdquo;. Perusahaan akan &quot;menegakkan ini dalam koordinasi erat dengan mitra tepercaya, termasuk otoritas kesehatan masyarakat dan pemerintah&quot;.
Twitter kemudian membuat daftar jenis tweet yang akan diminta untuk dihapus. Tweet tersebut antara lain mengungkap tentang &quot;social distancing yang tidak efektif&quot;, &quot;gunakan aromaterapi dan minyak esensial untuk mencegah COVID-19&quot;, &quot;minum pemutih dan menelan koloid perak akan menyembuhkan COVID-19&quot; dan lain-lain.
Semua tweet ini mengandung informasi yang tidak benar atau hoaks tentang coronavirus dan COVID-19. Dengan demikian, tweet jenis ini akan diminta untuk dihapus.</content:encoded></item></channel></rss>
