<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Teknologi Perangi Hoaks Terkait Virus Corona</title><description>Informasi yang salah atau hoaks tentang virus corona (COVID-19) terus meningkat di media sosial.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/19/207/2185820/perusahaan-teknologi-perangi-hoaks-terkait-virus-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/19/207/2185820/perusahaan-teknologi-perangi-hoaks-terkait-virus-corona"/><item><title>Perusahaan Teknologi Perangi Hoaks Terkait Virus Corona</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/19/207/2185820/perusahaan-teknologi-perangi-hoaks-terkait-virus-corona</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/19/207/2185820/perusahaan-teknologi-perangi-hoaks-terkait-virus-corona</guid><pubDate>Kamis 19 Maret 2020 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/19/207/2185820/perusahaan-teknologi-perangi-hoaks-terkait-virus-corona-sDWNmcxgpq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/19/207/2185820/perusahaan-teknologi-perangi-hoaks-terkait-virus-corona-sDWNmcxgpq.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA- Informasi yang salah atau hoaks tentang virus corona (COVID-19) terus meningkat di media sosial. Beberapa informasi membuat masyarakat panik dan menelan informasi yang salah. Hal tersebut membuat sejumlah raksasa media sosial dan internet bekerja sama untuk memerangi hoaks.
Dilansir dari laman Business Insider, Kamis (19/3/2020) Facebook, Google, Microsoft (LinkedIn), Reddit, dan Twitter  akan bermitra dengan lembaga kesehatan pemerintah untuk memastikan semua orang melihat informasi yang akurat tentang COVID-19.
&quot;Kami ingin membantu jutaan orang tetap terhubung dan bersama-sama memerangi penipuan dan informasi yang salah tentang virus corona. Serta  meningkatkan konten otoritatif pada platform kami, dan berbagi pembaruan penting dalam koordinasi dengan lembaga layanan kesehatan pemerintah di seluruh dunia,&quot; kata mereka.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;The technology industry is working closely together in coordination with government healthcare agencies around the world on COVID-19 response efforts. Read our full statement. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/Xn0fhyJLXm&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/Xn0fhyJLXm&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Google Public Policy (@googlepubpolicy) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/googlepubpolicy/status/1239706347769389056?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;March 17, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Facebook  dan  Twitter telah mengambil langkah-langkah untuk melarang konten tentang virus corona yang salah. Kedua platform mengatakan mereka akan menyoroti informasi agen pemerintah.
Google baru-baru ini mengumumkan tim tanggapan virus corona selama 24 jam dan mengungkapkan pihkanya akan bekerja untuk menghilangkan informasi yang salah dari hasil pencarian dan YouTube. Serta memberikan informasi yang akurat dari lembaga kesehatan.


</description><content:encoded>JAKARTA- Informasi yang salah atau hoaks tentang virus corona (COVID-19) terus meningkat di media sosial. Beberapa informasi membuat masyarakat panik dan menelan informasi yang salah. Hal tersebut membuat sejumlah raksasa media sosial dan internet bekerja sama untuk memerangi hoaks.
Dilansir dari laman Business Insider, Kamis (19/3/2020) Facebook, Google, Microsoft (LinkedIn), Reddit, dan Twitter  akan bermitra dengan lembaga kesehatan pemerintah untuk memastikan semua orang melihat informasi yang akurat tentang COVID-19.
&quot;Kami ingin membantu jutaan orang tetap terhubung dan bersama-sama memerangi penipuan dan informasi yang salah tentang virus corona. Serta  meningkatkan konten otoritatif pada platform kami, dan berbagi pembaruan penting dalam koordinasi dengan lembaga layanan kesehatan pemerintah di seluruh dunia,&quot; kata mereka.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;The technology industry is working closely together in coordination with government healthcare agencies around the world on COVID-19 response efforts. Read our full statement. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/Xn0fhyJLXm&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/Xn0fhyJLXm&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Google Public Policy (@googlepubpolicy) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/googlepubpolicy/status/1239706347769389056?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;March 17, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Facebook  dan  Twitter telah mengambil langkah-langkah untuk melarang konten tentang virus corona yang salah. Kedua platform mengatakan mereka akan menyoroti informasi agen pemerintah.
Google baru-baru ini mengumumkan tim tanggapan virus corona selama 24 jam dan mengungkapkan pihkanya akan bekerja untuk menghilangkan informasi yang salah dari hasil pencarian dan YouTube. Serta memberikan informasi yang akurat dari lembaga kesehatan.


</content:encoded></item></channel></rss>
