<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apple Tutup Seluruh Toko kecuali China hingga 27 Maret 2020</title><description>Apple menutup seluruh toko ritelnya di luar China hingga 27 Maret 2020.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/15/207/2183545/apple-tutup-seluruh-toko-kecuali-china-hingga-27-maret-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/15/207/2183545/apple-tutup-seluruh-toko-kecuali-china-hingga-27-maret-2020"/><item><title>Apple Tutup Seluruh Toko kecuali China hingga 27 Maret 2020</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/15/207/2183545/apple-tutup-seluruh-toko-kecuali-china-hingga-27-maret-2020</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/15/207/2183545/apple-tutup-seluruh-toko-kecuali-china-hingga-27-maret-2020</guid><pubDate>Minggu 15 Maret 2020 09:30 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/15/207/2183545/apple-tutup-seluruh-toko-kecuali-china-hingga-27-maret-2020-UDxcYYBNWN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/15/207/2183545/apple-tutup-seluruh-toko-kecuali-china-hingga-27-maret-2020-UDxcYYBNWN.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA- Apple menutup seluruh toko ritelnya di luar China hingga 27 Maret 2020. CEO Apple, Tim Cook mengatakan kebijakan tersebut dilakukan dalam upaya untuk memperlambat penyebaran pandemi virus korona (COVID-19).
Cook menambahkan langkah tersebut cukup efektif diterapkan di China. Angka kasus COVID-19 di China memang berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Raksasa teknologi Amerika tersebut juga mulai membuka kembali toko ritelnya di China pada pertengahan Februari 2020.
&quot;Salah satu pelajaran itu adalah bahwa cara paling efektif untuk meminimalkan risiko penularan virus adalah dengan mengurangi kepadatan dan memaksimalkan jarak sosial,&quot; kata Cook, seperti dilansir dari laman Japan Today, Minggu (15/3/2020).
Meskipun demikian, Apple masih membuka jalur pelayanan pelanggan melalui toko online Apple. Cook juga mengatakan pekerja per jam akan terus dibayar seperti biasa.
&quot;Staf kantor di luar China akan bekerja dari jarak jauh jika memungkinkan,&quot; kata Cook.
Perusahaan yang berbasis di California ini memiliki sekitar 500 toko di 24 negara di seluruh dunia.&amp;nbsp;Hingga saat ini, sudah ada 142 negara yang terkena kasus COVID-19. Kemudian, terdapat 156.169 pasien yang terinfeksi di seluruh dunia, 5.833 pasien meninggal, dan 73.964 pasien sembuh.</description><content:encoded>JAKARTA- Apple menutup seluruh toko ritelnya di luar China hingga 27 Maret 2020. CEO Apple, Tim Cook mengatakan kebijakan tersebut dilakukan dalam upaya untuk memperlambat penyebaran pandemi virus korona (COVID-19).
Cook menambahkan langkah tersebut cukup efektif diterapkan di China. Angka kasus COVID-19 di China memang berkurang dalam beberapa waktu terakhir. Raksasa teknologi Amerika tersebut juga mulai membuka kembali toko ritelnya di China pada pertengahan Februari 2020.
&quot;Salah satu pelajaran itu adalah bahwa cara paling efektif untuk meminimalkan risiko penularan virus adalah dengan mengurangi kepadatan dan memaksimalkan jarak sosial,&quot; kata Cook, seperti dilansir dari laman Japan Today, Minggu (15/3/2020).
Meskipun demikian, Apple masih membuka jalur pelayanan pelanggan melalui toko online Apple. Cook juga mengatakan pekerja per jam akan terus dibayar seperti biasa.
&quot;Staf kantor di luar China akan bekerja dari jarak jauh jika memungkinkan,&quot; kata Cook.
Perusahaan yang berbasis di California ini memiliki sekitar 500 toko di 24 negara di seluruh dunia.&amp;nbsp;Hingga saat ini, sudah ada 142 negara yang terkena kasus COVID-19. Kemudian, terdapat 156.169 pasien yang terinfeksi di seluruh dunia, 5.833 pasien meninggal, dan 73.964 pasien sembuh.</content:encoded></item></channel></rss>
