<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peneliti Ungkap Dua Spesies Panda Merah yang Berbeda</title><description>Riset ilmuwan mengungkap bahwa panda memiliki warna selain hitam dan putih.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/09/56/2180217/peneliti-ungkap-dua-spesies-panda-merah-yang-berbeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/09/56/2180217/peneliti-ungkap-dua-spesies-panda-merah-yang-berbeda"/><item><title>Peneliti Ungkap Dua Spesies Panda Merah yang Berbeda</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/09/56/2180217/peneliti-ungkap-dua-spesies-panda-merah-yang-berbeda</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/09/56/2180217/peneliti-ungkap-dua-spesies-panda-merah-yang-berbeda</guid><pubDate>Senin 09 Maret 2020 06:11 WIB</pubDate><dc:creator>Sindonews</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/09/56/2180217/peneliti-ungkap-dua-spesies-panda-merah-yang-berbeda-4BzSeR99l5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/09/56/2180217/peneliti-ungkap-dua-spesies-panda-merah-yang-berbeda-4BzSeR99l5.jpg</image><title>(Foto: Ist)</title></images><description>BEIJING - Riset ilmuwan mengungkap bahwa panda memiliki warna selain hitam dan putih. Dikutip Sindonews, studi genetik menunjukkan keberadaan panda merah.

Studi genetik komprehensif tentang panda merah telah mengungkapkan mamalia yang terancam punah dari hutan-hutan tinggi Asia, ada dua spesies berbeda.

Dilansir dari Live Science, para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China di Beijing dan Kunming berdasarkan temuan mereka pada analisis DNA dari 65 panda merah.

Menurut para ilmuwan, kedua spesies tersebut adalah panda merah Himalaya, yang ditemukan di Nepal, India, Bhutan dan Tibet Selatan, dan panda merah China yang habitat aslinya di Myanmar Utara, Tibet Tenggara, serta Provinsi Sichuan dan Yunnan di China.

Panda merah China memiliki wajah lebih merah dan cincin ekor lebih merah berbeda daripada panda merah Himalaya.

Temuan ini, yang dapat membuat konsekuensi penting bagi upaya konservasi, diungkapkan dalam jurnal Science Advances pada 26 Februari, lapor CNN.

Bahkan, nama 'panda' pertama kali diterapkan pada hewan-hewan ini, bukan pada beruang hitam-putih yang memiliki ukuran lebih besar.

Menurut Fr&amp;eacute;d&amp;eacute;ric Cuvier, seorang ahli zoologi Perancis, panda merah pertama kali dijelaskan pada 1825, sekira 48 tahun sebelum panda raksasa. Dia menyebutnya binatang yang paling indah yang pernah dilihatnya. Ia memberi nama Ailurus fulgens, yang berarti api berwarna, atau bersinar.
Nama umum panda mungkin berasal dari nama Nepal yaitu nigalya ponya (bambu kaki). Panda raksasa diberi nama yang sama karena kemiripan dengan panda merah.

Kebun Binatang San Diego menyebutkan nama lain untuk panda merah yang lebih singkat yaitu, lesser panda, cat-bear, bear-cat, Himalayan raccoon, fox bear dan firefox. Menurut Mozilla, maskot dari browser Website Firefox bahkan adalah panda merah.

Smithsonian National Zoo menyatakan bahwa panda merah awalnya diklasifikasikan sebagai kerabat dari rakun dalam keluarga Procyonidae, karena kesamaan fisik, seperti kepala, gigi dan ekor bercincin. Kemudian, karena beberapa kesamaan DNA, mereka diklasifikasikan sebagai beruang dalam keluarga Ursidae.</description><content:encoded>BEIJING - Riset ilmuwan mengungkap bahwa panda memiliki warna selain hitam dan putih. Dikutip Sindonews, studi genetik menunjukkan keberadaan panda merah.

Studi genetik komprehensif tentang panda merah telah mengungkapkan mamalia yang terancam punah dari hutan-hutan tinggi Asia, ada dua spesies berbeda.

Dilansir dari Live Science, para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China di Beijing dan Kunming berdasarkan temuan mereka pada analisis DNA dari 65 panda merah.

Menurut para ilmuwan, kedua spesies tersebut adalah panda merah Himalaya, yang ditemukan di Nepal, India, Bhutan dan Tibet Selatan, dan panda merah China yang habitat aslinya di Myanmar Utara, Tibet Tenggara, serta Provinsi Sichuan dan Yunnan di China.

Panda merah China memiliki wajah lebih merah dan cincin ekor lebih merah berbeda daripada panda merah Himalaya.

Temuan ini, yang dapat membuat konsekuensi penting bagi upaya konservasi, diungkapkan dalam jurnal Science Advances pada 26 Februari, lapor CNN.

Bahkan, nama 'panda' pertama kali diterapkan pada hewan-hewan ini, bukan pada beruang hitam-putih yang memiliki ukuran lebih besar.

Menurut Fr&amp;eacute;d&amp;eacute;ric Cuvier, seorang ahli zoologi Perancis, panda merah pertama kali dijelaskan pada 1825, sekira 48 tahun sebelum panda raksasa. Dia menyebutnya binatang yang paling indah yang pernah dilihatnya. Ia memberi nama Ailurus fulgens, yang berarti api berwarna, atau bersinar.
Nama umum panda mungkin berasal dari nama Nepal yaitu nigalya ponya (bambu kaki). Panda raksasa diberi nama yang sama karena kemiripan dengan panda merah.

Kebun Binatang San Diego menyebutkan nama lain untuk panda merah yang lebih singkat yaitu, lesser panda, cat-bear, bear-cat, Himalayan raccoon, fox bear dan firefox. Menurut Mozilla, maskot dari browser Website Firefox bahkan adalah panda merah.

Smithsonian National Zoo menyatakan bahwa panda merah awalnya diklasifikasikan sebagai kerabat dari rakun dalam keluarga Procyonidae, karena kesamaan fisik, seperti kepala, gigi dan ekor bercincin. Kemudian, karena beberapa kesamaan DNA, mereka diklasifikasikan sebagai beruang dalam keluarga Ursidae.</content:encoded></item></channel></rss>
