<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Virus Korona, Satelit NASA Ungkap Polusi di China Turun Drastis</title><description>Polusi mengalami penurunan drastis di China.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/03/56/2177552/virus-korona-satelit-nasa-ungkap-polusi-di-china-turun-drastis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/03/56/2177552/virus-korona-satelit-nasa-ungkap-polusi-di-china-turun-drastis"/><item><title>Virus Korona, Satelit NASA Ungkap Polusi di China Turun Drastis</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/03/56/2177552/virus-korona-satelit-nasa-ungkap-polusi-di-china-turun-drastis</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/03/56/2177552/virus-korona-satelit-nasa-ungkap-polusi-di-china-turun-drastis</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/56/2177552/virus-korona-satelit-nasa-ungkap-polusi-di-china-turun-drastis-yP9JqO36Jc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: NASA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/56/2177552/virus-korona-satelit-nasa-ungkap-polusi-di-china-turun-drastis-yP9JqO36Jc.jpg</image><title>(Foto: NASA)</title></images><description>JAKARTA - Polusi mengalami penurunan drastis di China. Gambar satelit badan antariksa Amerika Serikat, NASA menunjukkan polusi yang turun di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Dikutip Voaindonesia, penurunan ini sebagian terkait dengan perlambatan ekonomi akibat wabah virus korona, jelas Badan Antariksa tersebut.

Pengurangan polusi Nitrogen Dioksida (NO2) pertama kali terlihat di dekat Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran virus, tetapi akhirnya menyebar ke seluruh China, menurut para ilmuwan NASA yang memeriksa data yang dikumpulkan oleh satelit mereka dan Badan Antariksa Eropa.

Peta yang membandingkan konsentrasi NO2 menunjukkan penurunan tajam antara 1-20 Januari, sebelum kota Wuhan dan kota-kota lain dikarantina, dan pada 10-25 Februari.

&quot;Ada bukti bahwa perubahan tersebut setidaknya sebagian terkait dengan perlambatan ekonomi setelah penyebaran virus korona,&quot; papar Badan Observasi NASA.

Pemerintah China telah mengambil langkah-langkah penting untuk mengendalikan virus, membatasi pergerakan orang, menutup sementara pabrik di seluruh negeri dan mengarantina provinsi Hubei, kawasan industri utama tempat epidemi pertama kali muncul.

NO2 adalah dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan dan pembangkit listrik dan dapat menyebabkan masalah pernapasan, seperti asma.

&quot;Ini kali pertama saya melihat penurunan dramatis di area seluas itu untuk kasus tertentu,&quot; papar Fei Liu, seorang peneliti kualitas udara di Pusat Penerbangan Antariksa Goddard Space NASA.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polusi mengalami penurunan drastis di China. Gambar satelit badan antariksa Amerika Serikat, NASA menunjukkan polusi yang turun di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Dikutip Voaindonesia, penurunan ini sebagian terkait dengan perlambatan ekonomi akibat wabah virus korona, jelas Badan Antariksa tersebut.

Pengurangan polusi Nitrogen Dioksida (NO2) pertama kali terlihat di dekat Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran virus, tetapi akhirnya menyebar ke seluruh China, menurut para ilmuwan NASA yang memeriksa data yang dikumpulkan oleh satelit mereka dan Badan Antariksa Eropa.

Peta yang membandingkan konsentrasi NO2 menunjukkan penurunan tajam antara 1-20 Januari, sebelum kota Wuhan dan kota-kota lain dikarantina, dan pada 10-25 Februari.

&quot;Ada bukti bahwa perubahan tersebut setidaknya sebagian terkait dengan perlambatan ekonomi setelah penyebaran virus korona,&quot; papar Badan Observasi NASA.

Pemerintah China telah mengambil langkah-langkah penting untuk mengendalikan virus, membatasi pergerakan orang, menutup sementara pabrik di seluruh negeri dan mengarantina provinsi Hubei, kawasan industri utama tempat epidemi pertama kali muncul.

NO2 adalah dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan dan pembangkit listrik dan dapat menyebabkan masalah pernapasan, seperti asma.

&quot;Ini kali pertama saya melihat penurunan dramatis di area seluas itu untuk kasus tertentu,&quot; papar Fei Liu, seorang peneliti kualitas udara di Pusat Penerbangan Antariksa Goddard Space NASA.
</content:encoded></item></channel></rss>
