<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Butuh Sinergi Cegah Eksploitasi Seksual Anak Melalui Media Online</title><description>Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak semua pihak meningkatan sinergitas.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/18/207/2170507/butuh-sinergi-cegah-eksploitasi-seksual-anak-melalui-media-online</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/18/207/2170507/butuh-sinergi-cegah-eksploitasi-seksual-anak-melalui-media-online"/><item><title>Butuh Sinergi Cegah Eksploitasi Seksual Anak Melalui Media Online</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/18/207/2170507/butuh-sinergi-cegah-eksploitasi-seksual-anak-melalui-media-online</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/18/207/2170507/butuh-sinergi-cegah-eksploitasi-seksual-anak-melalui-media-online</guid><pubDate>Selasa 18 Februari 2020 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/18/207/2170507/butuh-sinergi-cegah-eksploitasi-seksual-anak-melalui-media-online-lFuKbuVMhn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Watchdog Reviews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/18/207/2170507/butuh-sinergi-cegah-eksploitasi-seksual-anak-melalui-media-online-lFuKbuVMhn.jpg</image><title>(Foto: Watchdog Reviews)</title></images><description>JAKARTA - Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak semua pihak meningkatan sinergitas untuk mengoptimalkan fungsi pencegahan dan perlindungan terhadap anak dari kasus eksploitasi seksual melalui media online.

Selama Januari hingga Februari 2020, kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online marak terjadi, dikutip dari situs resmi Kominfo.

&amp;ldquo;Semua pihak terkait harus bisa bersinergi dalam mencegah kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online,&quot; kata Semuel Abrijani Pangerapan.

Ia mengatakan, dalam ranah Ditjen Aptika, literasi digital memegang peranan penting, secara khusus digital parenting dalam rangka mencegah terjadinya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online.

Semuel juga menuturkan bahwa Kominfo telah bekerjasama dengan Polda Metro Jaya dalam penanganan kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media daring.

&amp;ldquo;Di ruang digital semua tercatat, tidak ada yang bisa bersembunyi, jika ada kejahatan dapat ditemukan, hanya perlu waktu dan akses,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak semua pihak meningkatan sinergitas untuk mengoptimalkan fungsi pencegahan dan perlindungan terhadap anak dari kasus eksploitasi seksual melalui media online.

Selama Januari hingga Februari 2020, kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online marak terjadi, dikutip dari situs resmi Kominfo.

&amp;ldquo;Semua pihak terkait harus bisa bersinergi dalam mencegah kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online,&quot; kata Semuel Abrijani Pangerapan.

Ia mengatakan, dalam ranah Ditjen Aptika, literasi digital memegang peranan penting, secara khusus digital parenting dalam rangka mencegah terjadinya kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media online.

Semuel juga menuturkan bahwa Kominfo telah bekerjasama dengan Polda Metro Jaya dalam penanganan kasus eksploitasi seksual dan perdagangan anak melalui media daring.

&amp;ldquo;Di ruang digital semua tercatat, tidak ada yang bisa bersembunyi, jika ada kejahatan dapat ditemukan, hanya perlu waktu dan akses,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
