<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadar Sulfur Dioksida Tinggi di China, Ini Faktanya </title><description>Beberapa waktu lalu dunia dihebohkan dengan penemuan gambar satelit yang menunjukan pelepasan sulfur dioksida.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/17/56/2169580/kadar-sulfur-dioksida-tinggi-di-china-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/17/56/2169580/kadar-sulfur-dioksida-tinggi-di-china-ini-faktanya"/><item><title>Kadar Sulfur Dioksida Tinggi di China, Ini Faktanya </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/17/56/2169580/kadar-sulfur-dioksida-tinggi-di-china-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/17/56/2169580/kadar-sulfur-dioksida-tinggi-di-china-ini-faktanya</guid><pubDate>Senin 17 Februari 2020 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/17/56/2169580/kadar-sulfur-dioksida-tinggi-di-china-ini-faktanya-oe75ybOCnL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Windy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/17/56/2169580/kadar-sulfur-dioksida-tinggi-di-china-ini-faktanya-oe75ybOCnL.jpg</image><title>(Foto: Windy)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa waktu lalu dunia dihebohkan dengan penemuan gambar satelit yang menunjukan pelepasan sulfur dioksida besar-besaran di Wuhan dan Chongqing di China.

Penemuan gambar tersebut dikaitkan dengan kremasi massal korban virus korona. Asumsi ini didasarkan pada fakta bahwa sulfur dioksida dilepaskan ketika tubuh manusia dibakar.

Informasi ini diunggah oleh salah satu pengguna Twitter yang hingga saat ini telah diteruskan hingga 12 ribu kali lebih dan disukai oleh 15 ribu orang lebih. Kabarnya gambar tersebut diambil dari situs windy.com.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Data from &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/oDMad8pquE&quot;&amp;gt;https://t.co/oDMad8pquE&amp;lt;/a&amp;gt; shows a massive release of sulfur dioxide gas from the outskirts of Wuhan, commonly associated with the burning of organic matters. Levels are elevated, even compared with the rest of China. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/XgBfJd7dDS&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/XgBfJd7dDS&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; &amp;#65321;&amp;#65326;&amp;#65332;&amp;#65317;&amp;#65324;&amp;#65335;&amp;#65313;&amp;#65334;&amp;#65317;&amp;#127754; (@inteldotwav) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/inteldotwav/status/1226267582740811777?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;February 8, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Menurut situs Fullfact, gambar tersebut bukan merupakan gambar satelit, serta tidak menunjukan tingkat sulfur. Gambar menunjukan perkiraan berdasarkan data historis dan pola cuaca.

Windy.com memang menampilkan perkiraan cuaca dan prediksi untuk berbagai tingkat polutan, seperti partikel, nitrogen dioksida, dan sulfur dioksida. Pihak Windy.com mengungkapkan perkiraan kenaikan emisi sulfur dioksida tersebut berdasarkan data dari sistem pemodelan atmosfer GEOS-5 NASA.
Sementara itu, Ahli Meteorologi dari Kantor Pemodelan dan Asimilasi Global NASA, Arlindo M da Silva mengungkapkan model sulfur dioksida GEOS-5 tidak mengasimilasi data satelit nyatal, tetapi didasarkan pada bukti emisi masa lalu.

&quot;'Meskipun data satelit telah digunakan dalam pembangunan inventarisasi emisi, emisi ini tidak memperhitungkan variasi harian dalam emisi SO2 dan karenanya tidak dapat menjelaskan perubahan mendadak dalam aktivitas manusia. Dalam GEOS-5, variasi harian dalam SO2 disebabkan oleh variasi dalam kondisi meteorologi, khususnya angin,&quot; kata Silva.

Dengan kata lain, peta yang dipermasalahkan tidak didasarkan pada pengamatan waktu nyata, alih-alih hanya prediksi berdasarkan pola cuaca. Karena itu mereka tidak mungkin menunjukkan peristiwa yang tidak terduga seperti kremasi massal.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa waktu lalu dunia dihebohkan dengan penemuan gambar satelit yang menunjukan pelepasan sulfur dioksida besar-besaran di Wuhan dan Chongqing di China.

Penemuan gambar tersebut dikaitkan dengan kremasi massal korban virus korona. Asumsi ini didasarkan pada fakta bahwa sulfur dioksida dilepaskan ketika tubuh manusia dibakar.

Informasi ini diunggah oleh salah satu pengguna Twitter yang hingga saat ini telah diteruskan hingga 12 ribu kali lebih dan disukai oleh 15 ribu orang lebih. Kabarnya gambar tersebut diambil dari situs windy.com.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Data from &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/oDMad8pquE&quot;&amp;gt;https://t.co/oDMad8pquE&amp;lt;/a&amp;gt; shows a massive release of sulfur dioxide gas from the outskirts of Wuhan, commonly associated with the burning of organic matters. Levels are elevated, even compared with the rest of China. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/XgBfJd7dDS&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/XgBfJd7dDS&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; &amp;#65321;&amp;#65326;&amp;#65332;&amp;#65317;&amp;#65324;&amp;#65335;&amp;#65313;&amp;#65334;&amp;#65317;&amp;#127754; (@inteldotwav) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/inteldotwav/status/1226267582740811777?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;February 8, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Menurut situs Fullfact, gambar tersebut bukan merupakan gambar satelit, serta tidak menunjukan tingkat sulfur. Gambar menunjukan perkiraan berdasarkan data historis dan pola cuaca.

Windy.com memang menampilkan perkiraan cuaca dan prediksi untuk berbagai tingkat polutan, seperti partikel, nitrogen dioksida, dan sulfur dioksida. Pihak Windy.com mengungkapkan perkiraan kenaikan emisi sulfur dioksida tersebut berdasarkan data dari sistem pemodelan atmosfer GEOS-5 NASA.
Sementara itu, Ahli Meteorologi dari Kantor Pemodelan dan Asimilasi Global NASA, Arlindo M da Silva mengungkapkan model sulfur dioksida GEOS-5 tidak mengasimilasi data satelit nyatal, tetapi didasarkan pada bukti emisi masa lalu.

&quot;'Meskipun data satelit telah digunakan dalam pembangunan inventarisasi emisi, emisi ini tidak memperhitungkan variasi harian dalam emisi SO2 dan karenanya tidak dapat menjelaskan perubahan mendadak dalam aktivitas manusia. Dalam GEOS-5, variasi harian dalam SO2 disebabkan oleh variasi dalam kondisi meteorologi, khususnya angin,&quot; kata Silva.

Dengan kata lain, peta yang dipermasalahkan tidak didasarkan pada pengamatan waktu nyata, alih-alih hanya prediksi berdasarkan pola cuaca. Karena itu mereka tidak mungkin menunjukkan peristiwa yang tidak terduga seperti kremasi massal.</content:encoded></item></channel></rss>
