<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Kendaraan Penumpang di China Anjlok Akibat Wabah COVID-19</title><description>Pengaruh wabah tersebut sudah melumpuhkan kegiatan industri otomotif, karena keterbatasan akses dan suplai komponen.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/15/52/2168897/penjualan-kendaraan-penumpang-di-china-anjlok-akibat-wabah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/15/52/2168897/penjualan-kendaraan-penumpang-di-china-anjlok-akibat-wabah-covid-19"/><item><title>Penjualan Kendaraan Penumpang di China Anjlok Akibat Wabah COVID-19</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/15/52/2168897/penjualan-kendaraan-penumpang-di-china-anjlok-akibat-wabah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/15/52/2168897/penjualan-kendaraan-penumpang-di-china-anjlok-akibat-wabah-covid-19</guid><pubDate>Sabtu 15 Februari 2020 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Medikantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/15/52/2168897/penjualan-kendaraan-penumpang-di-china-anjlok-akibat-wabah-covid-19-3P8MZgrwHy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi populasi mobil di China (Foto: Okezone.com/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/15/52/2168897/penjualan-kendaraan-penumpang-di-china-anjlok-akibat-wabah-covid-19-3P8MZgrwHy.jpg</image><title>Ilustrasi populasi mobil di China (Foto: Okezone.com/Istimewa)</title></images><description>BEIJING - Penjualan kendaraan roda empat di China mengalami dampak negatif dari penyebaran wabah COVID-19. Berdasarkan data dari Asosiasi Mobil Penumpang China (PCA), pada Januari 2020 penjualan mobil penumpang mencapai 1,71 juta unit atau turun sebesar 22 persen dari bulan sebelumnya.

Angka tersebut menjadi penurunan penjualan terbesar pada periode Januari, sepanjang asosiasi tersebut mengumpulkan data. Tren negatif ini diramalkan akan berlanjut menuju Februari dengan kisaran penurunan 30 persen, dibandingkan periode sama pada tahun lalu.

Belum pulihnya situasi kehidupan sosial dan kegiatan ekonomi, membuat  calon konsumen menunda pembelian mobil baru. &quot;Boleh dibilang penjualan awal tahun ini menjadi yang terburuk dalam sejarah industri otomotif China,&quot; kata Sekjen PCA, Cui Dongshu.

Sebelumnya penyebaran COVID-19 atau sebelumnya dikenal virus korona itu, mendorong keputusan penghentian sementara produksi mobil oleh produsen di China. Pasalnya pusat kemunculan wabah COVID-19 di kawasan Wuhan provinsi Hubei juga mejadi jantung industri otomotif negara itu.

Wilayah tersebut menjadi lokasi fasilitas produksi sekaligus kantor operasi produsen seperti Dongfeng Motor, Honda, dan General Motors. Penghentuan sementara produksi mobil sampai saat ini, juga memunculkan perkiraan angka penurunan produksi 15 persen pada kuarter awal 2020, dibandingkan periode serupa tahun lalu.</description><content:encoded>BEIJING - Penjualan kendaraan roda empat di China mengalami dampak negatif dari penyebaran wabah COVID-19. Berdasarkan data dari Asosiasi Mobil Penumpang China (PCA), pada Januari 2020 penjualan mobil penumpang mencapai 1,71 juta unit atau turun sebesar 22 persen dari bulan sebelumnya.

Angka tersebut menjadi penurunan penjualan terbesar pada periode Januari, sepanjang asosiasi tersebut mengumpulkan data. Tren negatif ini diramalkan akan berlanjut menuju Februari dengan kisaran penurunan 30 persen, dibandingkan periode sama pada tahun lalu.

Belum pulihnya situasi kehidupan sosial dan kegiatan ekonomi, membuat  calon konsumen menunda pembelian mobil baru. &quot;Boleh dibilang penjualan awal tahun ini menjadi yang terburuk dalam sejarah industri otomotif China,&quot; kata Sekjen PCA, Cui Dongshu.

Sebelumnya penyebaran COVID-19 atau sebelumnya dikenal virus korona itu, mendorong keputusan penghentian sementara produksi mobil oleh produsen di China. Pasalnya pusat kemunculan wabah COVID-19 di kawasan Wuhan provinsi Hubei juga mejadi jantung industri otomotif negara itu.

Wilayah tersebut menjadi lokasi fasilitas produksi sekaligus kantor operasi produsen seperti Dongfeng Motor, Honda, dan General Motors. Penghentuan sementara produksi mobil sampai saat ini, juga memunculkan perkiraan angka penurunan produksi 15 persen pada kuarter awal 2020, dibandingkan periode serupa tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
