<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baut Power Steering Rawan Korosi, Tesla Tarik 15 Ribu Unit Model X</title><description>Kerusakan pada baut bisa menghilangkan fungsi power steering secara total sehingga mengganggu kenyamanan pengendara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/13/52/2168068/baut-power-steering-rawan-korosi-tesla-tarik-15-ribu-unit-model-x</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/13/52/2168068/baut-power-steering-rawan-korosi-tesla-tarik-15-ribu-unit-model-x"/><item><title>Baut Power Steering Rawan Korosi, Tesla Tarik 15 Ribu Unit Model X</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/13/52/2168068/baut-power-steering-rawan-korosi-tesla-tarik-15-ribu-unit-model-x</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/13/52/2168068/baut-power-steering-rawan-korosi-tesla-tarik-15-ribu-unit-model-x</guid><pubDate>Kamis 13 Februari 2020 19:28 WIB</pubDate><dc:creator>Medikantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/13/52/2168068/baut-power-steering-rawan-korosi-tesla-tarik-15-ribu-unit-model-x-3ywXDtW5T7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kemudi Tesla Model X (Foto: Okezone.com/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/13/52/2168068/baut-power-steering-rawan-korosi-tesla-tarik-15-ribu-unit-model-x-3ywXDtW5T7.jpg</image><title>Ilustrasi kemudi Tesla Model X (Foto: Okezone.com/Istimewa)</title></images><description>LOS ANGELES - Produsen mobil listrik Tesla mengeluarkan keputusan penarikan kembali (recall) dan perbaikan kendaraan jenis SUV, Model X. Langkah recall tersebut dilakukan akibat temuan Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Nasional Amerika Serikat (NHTSA), terkait kerusakan sistem power steering pada kemudi Tesla Model X.

Detail temuan NHTSA menyebut adanya potensi korosi baut berbahan alumunium, yang terpasang pada sambungan motor penggerak sistem elektronik pada fitur power steering tersebut. Korosi yang terjadi bisa berpengaruh pada menurunnya fungsi ataupun kerusakan total pada fitur power steering di mobil tersebut.
&amp;nbsp;
Unit mobil yang terdampak akibat kebijakan ini menyentuh kisaran 15.000 unit Tesla Model X, yang dirakit pada 2016 lalu. Jumlah mobil yang menjalani perbaikan, dibagi menjadi 14.193 unit mobil yang beredar di Amerika Serikat ditambah sekitar 843 unit berasal dari Kanada.

Tesla akan melakukan upaya perbaikan atau penggantian komponen baut tersebut, serta membuka kemungkinan mengganti seluruh perangkat kemudi Model X milik konsumen. Kerusakan yang terjadi bisa berpengaruh kepada kenyamanan pengendara saat mengemudi.
&quot;Rusaknya baut tersebut, membuat konsumen harus mengeluarkan tenaga lebih besar saat mengendalikan mobil untuk bermanuver di kecepatan rendah,&quot; kata juru bicara Tesla melalui keterangan resminya, yang dilansir dari laman Reuters. Produsen asal Amerika Serikat belum mendapat laporan adanya kecelakaan terkait kerusakan itu.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Tesla juga berencana menyiapkan sealer pencegah karat pada kendaraan terdampak kebijakan recall ini. Komponen tersebut mengurangi potensi kerusakan pada kendaraan Tesla Model X, yang digunakan pada lingkungan beriklim dingin.
&amp;nbsp;
Kebijakan recall kendaraan terkait potensi kerusakan pada bagian baut di sistem kemudi, juga pernah dilakukan oleh Tesla pada 2018 lalu. Namun, saat itu recall yang dilakukan menyentuh 123.000 unit kendaraan Tesla Model S yang dirakit sebelum April 2016.</description><content:encoded>LOS ANGELES - Produsen mobil listrik Tesla mengeluarkan keputusan penarikan kembali (recall) dan perbaikan kendaraan jenis SUV, Model X. Langkah recall tersebut dilakukan akibat temuan Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Nasional Amerika Serikat (NHTSA), terkait kerusakan sistem power steering pada kemudi Tesla Model X.

Detail temuan NHTSA menyebut adanya potensi korosi baut berbahan alumunium, yang terpasang pada sambungan motor penggerak sistem elektronik pada fitur power steering tersebut. Korosi yang terjadi bisa berpengaruh pada menurunnya fungsi ataupun kerusakan total pada fitur power steering di mobil tersebut.
&amp;nbsp;
Unit mobil yang terdampak akibat kebijakan ini menyentuh kisaran 15.000 unit Tesla Model X, yang dirakit pada 2016 lalu. Jumlah mobil yang menjalani perbaikan, dibagi menjadi 14.193 unit mobil yang beredar di Amerika Serikat ditambah sekitar 843 unit berasal dari Kanada.

Tesla akan melakukan upaya perbaikan atau penggantian komponen baut tersebut, serta membuka kemungkinan mengganti seluruh perangkat kemudi Model X milik konsumen. Kerusakan yang terjadi bisa berpengaruh kepada kenyamanan pengendara saat mengemudi.
&quot;Rusaknya baut tersebut, membuat konsumen harus mengeluarkan tenaga lebih besar saat mengendalikan mobil untuk bermanuver di kecepatan rendah,&quot; kata juru bicara Tesla melalui keterangan resminya, yang dilansir dari laman Reuters. Produsen asal Amerika Serikat belum mendapat laporan adanya kecelakaan terkait kerusakan itu.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Tesla juga berencana menyiapkan sealer pencegah karat pada kendaraan terdampak kebijakan recall ini. Komponen tersebut mengurangi potensi kerusakan pada kendaraan Tesla Model X, yang digunakan pada lingkungan beriklim dingin.
&amp;nbsp;
Kebijakan recall kendaraan terkait potensi kerusakan pada bagian baut di sistem kemudi, juga pernah dilakukan oleh Tesla pada 2018 lalu. Namun, saat itu recall yang dilakukan menyentuh 123.000 unit kendaraan Tesla Model S yang dirakit sebelum April 2016.</content:encoded></item></channel></rss>
