<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turnamen Esports Terancam Batal karena Wabah Virus Korona</title><description>Beberapa penyelenggara turnamen esports memutuskan untuk menunda acara pertandingan, karena wabah virus korona.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/10/207/2165924/turnamen-esports-terancam-batal-karena-wabah-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/10/207/2165924/turnamen-esports-terancam-batal-karena-wabah-virus-korona"/><item><title>Turnamen Esports Terancam Batal karena Wabah Virus Korona</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/10/207/2165924/turnamen-esports-terancam-batal-karena-wabah-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/10/207/2165924/turnamen-esports-terancam-batal-karena-wabah-virus-korona</guid><pubDate>Senin 10 Februari 2020 09:17 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/10/207/2165924/turnamen-esports-terancam-batal-karena-wabah-virus-korona-fNA9YDjEyY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/10/207/2165924/turnamen-esports-terancam-batal-karena-wabah-virus-korona-fNA9YDjEyY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA- Beberapa penyelenggara turnamen esports memutuskan untuk menunda acara pertandingan, karena wabah virus korona.
Dilansir dari laman Esports Observer, Senin (10/2/2020) pada 22 Januari, Alibaba Sports mengumumkan pihaknya telah membatalkan Grand Final World Electronic Sports Games (WESG) APAC yang akan digelar Februari ini, di Makau.
Disisi lain, Tencent mengungkapkan perusahaan akan menunda Grand Final CrossFire Professional League (CFPL) dan CrossFire Mobile League (CFML) di Kunming, China pada 29 Februari.
Bahkan,  tanggal jadwal ulang untuk kompetisi ini belum diumumkan. Menurut pihak Tencent akan menunggu bagaimana situasi virus korona berkembang.
TJ Sports juga mengumumkan  League of Legend Pro League (LPL) Musim Semi akan ditunda dalam waktu dua minggu.
Menurut pengumuman dari Tencent dan TJ Sports, keputusan ini dibuat untuk mencegah penyebaran virus korona dan memastikan kesehatan dan keselamatan penggemar, pemain, dan pekerja.
Hingga berita ini diturunkan, sudah ada 40.338 pasien yang dikonfirmasi terjangkit virus korona. Kemudian, 908 orang dinyatakan meninggal, serta 3.296 pasien sembuh. Virus telah menyebar di China dan beberapa negara.
Negara-negara tersebut yakni Singapura, Hong Kong, Thailand, Jepang, KOrea Selatan, Taiwan, Malaysia, Australia, Jerman, Vietnam, Amerika, Prancis, Makau, Kanada, Uni Emirate Arab, Italia, Filipina, India, Inggris, Russia, Spanyol, Nepal, Kamboja, Belgia, Finlandia, Swedia, dan Sri Lanka.</description><content:encoded>JAKARTA- Beberapa penyelenggara turnamen esports memutuskan untuk menunda acara pertandingan, karena wabah virus korona.
Dilansir dari laman Esports Observer, Senin (10/2/2020) pada 22 Januari, Alibaba Sports mengumumkan pihaknya telah membatalkan Grand Final World Electronic Sports Games (WESG) APAC yang akan digelar Februari ini, di Makau.
Disisi lain, Tencent mengungkapkan perusahaan akan menunda Grand Final CrossFire Professional League (CFPL) dan CrossFire Mobile League (CFML) di Kunming, China pada 29 Februari.
Bahkan,  tanggal jadwal ulang untuk kompetisi ini belum diumumkan. Menurut pihak Tencent akan menunggu bagaimana situasi virus korona berkembang.
TJ Sports juga mengumumkan  League of Legend Pro League (LPL) Musim Semi akan ditunda dalam waktu dua minggu.
Menurut pengumuman dari Tencent dan TJ Sports, keputusan ini dibuat untuk mencegah penyebaran virus korona dan memastikan kesehatan dan keselamatan penggemar, pemain, dan pekerja.
Hingga berita ini diturunkan, sudah ada 40.338 pasien yang dikonfirmasi terjangkit virus korona. Kemudian, 908 orang dinyatakan meninggal, serta 3.296 pasien sembuh. Virus telah menyebar di China dan beberapa negara.
Negara-negara tersebut yakni Singapura, Hong Kong, Thailand, Jepang, KOrea Selatan, Taiwan, Malaysia, Australia, Jerman, Vietnam, Amerika, Prancis, Makau, Kanada, Uni Emirate Arab, Italia, Filipina, India, Inggris, Russia, Spanyol, Nepal, Kamboja, Belgia, Finlandia, Swedia, dan Sri Lanka.</content:encoded></item></channel></rss>
