<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tesla Pilih Pabrikan China CATL Sebagai Penyuplai Baterai Sampai 2022</title><description>Selain itu, Tesla memiliki jalinan penyediaan paket baterai dengan Panasonic dan LG Chem.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162790/tesla-pilih-pabrikan-china-catl-sebagai-penyuplai-baterai-sampai-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162790/tesla-pilih-pabrikan-china-catl-sebagai-penyuplai-baterai-sampai-2022"/><item><title>Tesla Pilih Pabrikan China CATL Sebagai Penyuplai Baterai Sampai 2022</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162790/tesla-pilih-pabrikan-china-catl-sebagai-penyuplai-baterai-sampai-2022</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162790/tesla-pilih-pabrikan-china-catl-sebagai-penyuplai-baterai-sampai-2022</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2020 20:52 WIB</pubDate><dc:creator>Medikantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/03/52/2162790/tesla-pilih-pabrikan-china-catl-sebagai-penyuplai-baterai-sampai-2022-sRujeosWEg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tesla Model 3 buatan Tiongkok (Foto: Okezone.com/Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/03/52/2162790/tesla-pilih-pabrikan-china-catl-sebagai-penyuplai-baterai-sampai-2022-sRujeosWEg.jpg</image><title>Tesla Model 3 buatan Tiongkok (Foto: Okezone.com/Twitter)</title></images><description>SHANGHAI - Produsen mobil listrik Tesla berhasil mengamankan kesepakatan suplai komponen baterai dari perusahaan asal China, CATL. Jalinan kerja antara kedua pihak tersebut, berkaitan dengan produksi mobil listrik Tesla dalam fasilitas produksi Gigafactory 3 yang terletak di Shanghai, China.

Berdasarkan ikatan kerjasama tersebut, CATL akan menjadi penyuplai paket baterai untuk kendaraan buatan Tesla pada Juli 2020 sampai Juni 2022 mendatang. Seperti dilansir dari laman Reuters, kesepakatan terkait produksi mobil listrik ini tercapai pada Senin (3/2/2020).

Langkah pembelian paket baterai dari CATL tidak akan mempengaruhi batasan pembelian belanja bahan baku baterai oleh Tesla.  Sebelumnya, Tesla memiliki kesepakatan jangka panjang dengan perusahaan asal Jepang, Panasonic. Selain itu, Tesla masih memiliki ikatan kerja dengan pabrikan baterai asal Korea Selatan, LG Chem.
&amp;nbsp;
Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu menyebut, kapasitas penyediaan paket baterai oleh LG Chem dan CATL berskala lebih kecil dibandingkan suplai Panasonic. Kebijakan ini mengacu kepada niat untuk menyediakan lebih banyak sumber pasokan baterai untuk pabrik Gigafactory 3 tersebut.

Kegiatan dalam fasilitas produksi di Shanghai milik Tesla itu, telah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Pabrik dengan nilai investasi USD2 miliar itu sudah mendistribusikan unit Tesla Model 3 buatannya kepada konsumen pada Januari 2020 lalu. Selanjutnya, pabrik ini digadang akan menjadi salah satu lokasi pembuatan Tesla Model Y dalam waktu dekat.</description><content:encoded>SHANGHAI - Produsen mobil listrik Tesla berhasil mengamankan kesepakatan suplai komponen baterai dari perusahaan asal China, CATL. Jalinan kerja antara kedua pihak tersebut, berkaitan dengan produksi mobil listrik Tesla dalam fasilitas produksi Gigafactory 3 yang terletak di Shanghai, China.

Berdasarkan ikatan kerjasama tersebut, CATL akan menjadi penyuplai paket baterai untuk kendaraan buatan Tesla pada Juli 2020 sampai Juni 2022 mendatang. Seperti dilansir dari laman Reuters, kesepakatan terkait produksi mobil listrik ini tercapai pada Senin (3/2/2020).

Langkah pembelian paket baterai dari CATL tidak akan mempengaruhi batasan pembelian belanja bahan baku baterai oleh Tesla.  Sebelumnya, Tesla memiliki kesepakatan jangka panjang dengan perusahaan asal Jepang, Panasonic. Selain itu, Tesla masih memiliki ikatan kerja dengan pabrikan baterai asal Korea Selatan, LG Chem.
&amp;nbsp;
Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu menyebut, kapasitas penyediaan paket baterai oleh LG Chem dan CATL berskala lebih kecil dibandingkan suplai Panasonic. Kebijakan ini mengacu kepada niat untuk menyediakan lebih banyak sumber pasokan baterai untuk pabrik Gigafactory 3 tersebut.

Kegiatan dalam fasilitas produksi di Shanghai milik Tesla itu, telah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Pabrik dengan nilai investasi USD2 miliar itu sudah mendistribusikan unit Tesla Model 3 buatannya kepada konsumen pada Januari 2020 lalu. Selanjutnya, pabrik ini digadang akan menjadi salah satu lokasi pembuatan Tesla Model Y dalam waktu dekat.</content:encoded></item></channel></rss>
