<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Wabah Korona Bikin Produksi Kendaraan di China Anjlok 15 Persen</title><description>Lumpuhnya kegiatan manufaktur karena wabah korona menjadi penyebab potensi menurunnya produksi tersebut.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162615/imbas-wabah-korona-bikin-produksi-kendaraan-di-china-anjlok-15-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162615/imbas-wabah-korona-bikin-produksi-kendaraan-di-china-anjlok-15-persen"/><item><title>Imbas Wabah Korona Bikin Produksi Kendaraan di China Anjlok 15 Persen</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162615/imbas-wabah-korona-bikin-produksi-kendaraan-di-china-anjlok-15-persen</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/02/03/52/2162615/imbas-wabah-korona-bikin-produksi-kendaraan-di-china-anjlok-15-persen</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2020 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Medikantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/03/52/2162615/imbas-wabah-korona-bikin-produksi-kendaraan-di-china-anjlok-15-persen-1PUuPLZ5wQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi produksi kendaraan dalam pabrik di China (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/03/52/2162615/imbas-wabah-korona-bikin-produksi-kendaraan-di-china-anjlok-15-persen-1PUuPLZ5wQ.jpg</image><title>Ilustrasi produksi kendaraan dalam pabrik di China (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>BEIJING - Terhentinya kegiatan industri di Kota Wuhan, akibat penyebaran virus korona berpengaruh besar pada produsen otomotif. Imbas pembatasan aktivitas warga oleh otoritas setempat, diperkirakan membuat produksi komponen suku cadang maupun kendaraan bermotor menurun hingga 15 persen pada kuarter awal 2020 ini.

Sejumlah produsen memiliki fasilitas produksi di Kota Wuhan seperti General Motors, Honda, Nissan, PSA Group, hingga raksasa lokal Dongfeng Automobile bermarkas di kota tersebut. Berdasarkan data yang dirilis Bloomberg, Honda dan PSA Group bahkan memproduksi sebagian besar kendaraan untuk pasar China dalam fasilitas di Wuhan.
&amp;nbsp;
Keadaan vakum produksi akibat penanganan virus korona ini, disebuit berdampak lebih parah kepada produsen lokal, pasalnya belum ada perkiraan kapan konsumen kembali berpikir untuk membeli kendaraan. &quot;Beberapa bulan ke depan akan kebanyakan produsen akan menghadapi ujian berat,&quot; kata analis industri Robin Zhu, seperti dilansir dari laman Autonews.

Pembatasan kegiatan manufaktur serta layanan umum dari Pemerintah China berakhir pada pekan depan, setelah terdapat perpanjangan dari masa libur Imlek lalu. Menghadapi kebijakan yang bersifat sementara ini, sejumlah produsen mengalihkan kegiatan dengan memfokuskan produksi di lokasi lain.
Kesiapan berlanjutnya produksi sejumlah merek kendaraan sendiri, diperkirakan belum berjalan normal. Pasalnya, terjadi keterbatasan ketersediaan komponen suku cadang serta bahan baku produksi. Terlebih pabrikan serta penyuplai suku cadang tersebut masih  belum siap menyediakan kebutuhan produsen seperti sedia kala dalam waktu dekat.

Munculnya wabah virus korona (Coronavirus/nCov) di China, juga membuat sejumlah produsen mengambil langkah darurat sebagai respons. Sejumlah produsen memulangkan tenaga ahlinya menuju negara asal masing-masing, sementara lainnya memilih untuk membantu pencegahan wabah korona dengan  mengirimkan sumbangan.
&amp;nbsp;
Kontribusi berbeda diperlihatkan produsen seperti Ford, SAIC, dan Beiqi Foton dalam masa tanggap wabah korona ini. Ketiga produsen itu memutuskan merakit unit ambulans dengan platform kendaraan penumpang berukuran besar, untuk menunjang operasional rumah sakit khusus penanggulangan penyebaran virus korona di Wuhan.</description><content:encoded>BEIJING - Terhentinya kegiatan industri di Kota Wuhan, akibat penyebaran virus korona berpengaruh besar pada produsen otomotif. Imbas pembatasan aktivitas warga oleh otoritas setempat, diperkirakan membuat produksi komponen suku cadang maupun kendaraan bermotor menurun hingga 15 persen pada kuarter awal 2020 ini.

Sejumlah produsen memiliki fasilitas produksi di Kota Wuhan seperti General Motors, Honda, Nissan, PSA Group, hingga raksasa lokal Dongfeng Automobile bermarkas di kota tersebut. Berdasarkan data yang dirilis Bloomberg, Honda dan PSA Group bahkan memproduksi sebagian besar kendaraan untuk pasar China dalam fasilitas di Wuhan.
&amp;nbsp;
Keadaan vakum produksi akibat penanganan virus korona ini, disebuit berdampak lebih parah kepada produsen lokal, pasalnya belum ada perkiraan kapan konsumen kembali berpikir untuk membeli kendaraan. &quot;Beberapa bulan ke depan akan kebanyakan produsen akan menghadapi ujian berat,&quot; kata analis industri Robin Zhu, seperti dilansir dari laman Autonews.

Pembatasan kegiatan manufaktur serta layanan umum dari Pemerintah China berakhir pada pekan depan, setelah terdapat perpanjangan dari masa libur Imlek lalu. Menghadapi kebijakan yang bersifat sementara ini, sejumlah produsen mengalihkan kegiatan dengan memfokuskan produksi di lokasi lain.
Kesiapan berlanjutnya produksi sejumlah merek kendaraan sendiri, diperkirakan belum berjalan normal. Pasalnya, terjadi keterbatasan ketersediaan komponen suku cadang serta bahan baku produksi. Terlebih pabrikan serta penyuplai suku cadang tersebut masih  belum siap menyediakan kebutuhan produsen seperti sedia kala dalam waktu dekat.

Munculnya wabah virus korona (Coronavirus/nCov) di China, juga membuat sejumlah produsen mengambil langkah darurat sebagai respons. Sejumlah produsen memulangkan tenaga ahlinya menuju negara asal masing-masing, sementara lainnya memilih untuk membantu pencegahan wabah korona dengan  mengirimkan sumbangan.
&amp;nbsp;
Kontribusi berbeda diperlihatkan produsen seperti Ford, SAIC, dan Beiqi Foton dalam masa tanggap wabah korona ini. Ketiga produsen itu memutuskan merakit unit ambulans dengan platform kendaraan penumpang berukuran besar, untuk menunjang operasional rumah sakit khusus penanggulangan penyebaran virus korona di Wuhan.</content:encoded></item></channel></rss>
