<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miss Lambe Hoaks Kominfo Masuk Nominasi Anugerah WSIS Prizes 2020</title><description>Program Miss Lambe Hoaks terpilih menjadi salah satu nominasi yang dipertandingkan</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154232/miss-lambe-hoaks-kominfo-masuk-nominasi-anugerah-wsis-prizes-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154232/miss-lambe-hoaks-kominfo-masuk-nominasi-anugerah-wsis-prizes-2020"/><item><title>Miss Lambe Hoaks Kominfo Masuk Nominasi Anugerah WSIS Prizes 2020</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154232/miss-lambe-hoaks-kominfo-masuk-nominasi-anugerah-wsis-prizes-2020</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154232/miss-lambe-hoaks-kominfo-masuk-nominasi-anugerah-wsis-prizes-2020</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2020 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/17/207/2154232/miss-lambe-hoaks-kominfo-masuk-nominasi-anugerah-wsis-prizes-2020-CqqSKGXGWk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi program Miss Lambe Hoaks Kominfo. Foto : Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/17/207/2154232/miss-lambe-hoaks-kominfo-masuk-nominasi-anugerah-wsis-prizes-2020-CqqSKGXGWk.jpg</image><title>Ilustrasi program Miss Lambe Hoaks Kominfo. Foto : Istimewa</title></images><description>Program Miss Lambe Hoaks terpilih menjadi salah satu nominasi yang dipertandingkan pada Kategory 17 &amp;mdash; Action Lines C10 &quot;Ethical dimensions of the Information Society&quot;&amp;nbsp;sebagai karya unggulan dari Indonesia pada ajang tahunan Anugerah World Summit on the Information Society (WSIS Prizes).
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menyebutkan, program Miss Lambe Hoaks dibuat dalam upaya memberikan literasi digital pemberantasan konten-konten hoaks. Program ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara Biro Humas Setjen, Tim Aduan Konten Aptika, dan GPR TV Ditjen IKP Kementerian Kominfo.
&quot;Konten yang ditayangkan merupakan kumpulan hasil identifikasi hoaks yang dilakukan oleh Direktorat Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi Informatika selama sepekan,&amp;rdquo;kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu dalam sebuah keterangan resmi, Jumat (17/01/2020).
Berita hoaks tersebut diinformasikan secara berkala kepada masyarakat. Dalam setiap episodenya program ini mengupas fakta di balik Top 10 isu hoaks hasil pencarian Tim Aduan Konten Ditjen Aptika yang beredar dalam sepekan terakhir.
Sebaran hoaks dan dampak yang makin massif di Indonesia, menurut Kominfo membutuhkan pendekatan dan cara yang lebih kreatif dan inovatif. Apalagi saat ini, keberadaan teknologi informasi dan komunikasi membuat sebaran hoaks makin berlipat ganda.</description><content:encoded>Program Miss Lambe Hoaks terpilih menjadi salah satu nominasi yang dipertandingkan pada Kategory 17 &amp;mdash; Action Lines C10 &quot;Ethical dimensions of the Information Society&quot;&amp;nbsp;sebagai karya unggulan dari Indonesia pada ajang tahunan Anugerah World Summit on the Information Society (WSIS Prizes).
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menyebutkan, program Miss Lambe Hoaks dibuat dalam upaya memberikan literasi digital pemberantasan konten-konten hoaks. Program ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara Biro Humas Setjen, Tim Aduan Konten Aptika, dan GPR TV Ditjen IKP Kementerian Kominfo.
&quot;Konten yang ditayangkan merupakan kumpulan hasil identifikasi hoaks yang dilakukan oleh Direktorat Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi Informatika selama sepekan,&amp;rdquo;kata Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu dalam sebuah keterangan resmi, Jumat (17/01/2020).
Berita hoaks tersebut diinformasikan secara berkala kepada masyarakat. Dalam setiap episodenya program ini mengupas fakta di balik Top 10 isu hoaks hasil pencarian Tim Aduan Konten Ditjen Aptika yang beredar dalam sepekan terakhir.
Sebaran hoaks dan dampak yang makin massif di Indonesia, menurut Kominfo membutuhkan pendekatan dan cara yang lebih kreatif dan inovatif. Apalagi saat ini, keberadaan teknologi informasi dan komunikasi membuat sebaran hoaks makin berlipat ganda.</content:encoded></item></channel></rss>
