<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Jika WhatsApp Terapkan Biaya Langganan </title><description>Facebok dikabarkan tengah berencana untuk memonetisasi WhatsApp.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154180/dampak-jika-whatsapp-terapkan-biaya-langganan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154180/dampak-jika-whatsapp-terapkan-biaya-langganan"/><item><title>Dampak Jika WhatsApp Terapkan Biaya Langganan </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154180/dampak-jika-whatsapp-terapkan-biaya-langganan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/17/207/2154180/dampak-jika-whatsapp-terapkan-biaya-langganan</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2020 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/17/207/2154180/ini-dampaknya-jika-whatsapp-terapkan-biaya-berlangganan-untuk-pengguna-MCLalGGFAz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: WhatsApp)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/17/207/2154180/ini-dampaknya-jika-whatsapp-terapkan-biaya-berlangganan-untuk-pengguna-MCLalGGFAz.jpg</image><title>(Foto: WhatsApp)</title></images><description>JAKARTA - Facebok dikabarkan tengah berencana untuk mengeruk uang dari platform media sosial WhatsApp. Hal tersebut dilakukan dengan menyusupkan iklan di platform ini.
Rencana tersebut bocor pada acara Facebook Maketing Summit di Berlin, Jerman tahun lalu. Kabarnya, WhatsApp akan disusupi iklan tahun ini, namun masih belum diketahui kapan tepatnya.
Pengamat Telekomunikasi, Heru Sutadi mengungkapkan, rencana monetisasi WhatsApp sudah dipertanyakan sejak lama. Pertanyaan terkait apakah WhatsApp akan terus gratis atau berbayar terus santer dibicarakan.
Menurut Heru, ketika gratis maka Facebook akan memiliki cara lain untuk memonetisasi WhatsApp.
&amp;nbsp;Heru menambahkan, ketika WhatsApp nantinya akan membebankan biaya langganan kepada pengguna kemungkinan WhatsApp akan kehilangan beberapa pengguna.
&quot;Kalau berbayar, bagi Whatsapp/Facebook tentu potensi pendapatannya akan besar. Tapi bukan berarti pengguna tidak akan kabur karena tidak gratis lagi,&quot; kata Heru kepada Okezone, Jumat (17/1/2020). (AHL)</description><content:encoded>JAKARTA - Facebok dikabarkan tengah berencana untuk mengeruk uang dari platform media sosial WhatsApp. Hal tersebut dilakukan dengan menyusupkan iklan di platform ini.
Rencana tersebut bocor pada acara Facebook Maketing Summit di Berlin, Jerman tahun lalu. Kabarnya, WhatsApp akan disusupi iklan tahun ini, namun masih belum diketahui kapan tepatnya.
Pengamat Telekomunikasi, Heru Sutadi mengungkapkan, rencana monetisasi WhatsApp sudah dipertanyakan sejak lama. Pertanyaan terkait apakah WhatsApp akan terus gratis atau berbayar terus santer dibicarakan.
Menurut Heru, ketika gratis maka Facebook akan memiliki cara lain untuk memonetisasi WhatsApp.
&amp;nbsp;Heru menambahkan, ketika WhatsApp nantinya akan membebankan biaya langganan kepada pengguna kemungkinan WhatsApp akan kehilangan beberapa pengguna.
&quot;Kalau berbayar, bagi Whatsapp/Facebook tentu potensi pendapatannya akan besar. Tapi bukan berarti pengguna tidak akan kabur karena tidak gratis lagi,&quot; kata Heru kepada Okezone, Jumat (17/1/2020). (AHL)</content:encoded></item></channel></rss>
