<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Riset Berperan Penting Kembangkan Bisnis </title><description>Research and Development (R&amp;amp;D) berperan penting dalam pengembangan usaha perusahaan swasta.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/16/207/2153862/riset-berperan-penting-kembangkan-bisnis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/16/207/2153862/riset-berperan-penting-kembangkan-bisnis"/><item><title>Riset Berperan Penting Kembangkan Bisnis </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/16/207/2153862/riset-berperan-penting-kembangkan-bisnis</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/16/207/2153862/riset-berperan-penting-kembangkan-bisnis</guid><pubDate>Kamis 16 Januari 2020 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/16/207/2153862/riset-berperan-penting-kembangkan-bisnis-wWLjfYPgYl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana Kampoeng Jamoe Organik Martha Tilaar. Foto : Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/16/207/2153862/riset-berperan-penting-kembangkan-bisnis-wWLjfYPgYl.jpg</image><title>Suasana Kampoeng Jamoe Organik Martha Tilaar. Foto : Istimewa</title></images><description>Research and Development (R&amp;amp;D) berperan penting dalam pengembangan usaha perusahaan swasta. Karena itu, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala BRIN Bambang P.S Brodjonegoro berharap R&amp;amp;D di perusahaan swasta dapat mewujudkan teknologi tepat guna dan bernilai tambah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
&amp;ldquo;R&amp;amp;D merupakan langkah maju perusahaan dalam product development. Tidak hanya untuk mendukung program pemerintah tapi juga benefit untuk perusahaan itu sendiri dalam menjaga kelangsungan usaha dan daya saing. Saya harap kegiatan R&amp;amp;D ini dapat berdampak langsung kepada masyarakat,&amp;rdquo; ujar Menteri Bambang saat berkunjung ke Kampoeng Djamoe Organik milik Martha Tilaar, Cikarang, seperti dikutip dari laman menristek, Kamis (16/01/2020).
Sebagai Menteri Riset dan Teknologi, Bambang terus medukung penelitian yang dibutuhkan oleh industri untuk menghasilkan inovasi guna memaksimalkan hasil penelitian sebagai fokus bisnis utama mereka.
Pendiri Martha Tilaar Group, Martha Tilaar menyampaikan perusahaanya melalui Martha Tilaar Innovation Center telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan penelitian 12 produk inovatif. Penelitian ini dilakukan Martha Tilaar bersama dengan beberapa perguruan tinggi, lembaga litbang, termasuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).PT Martina Berto, Tbk &amp;ndash; salah satu unit bisnis dari Martha Tilaar Group telah berkomitmen untuk memanfaatkan kekayaan alam asli Indonesia.
Konsistensi dan inovasi atas produk-produk kosmetik dilakukan dengan menggali kearifan budaya lokal dan meriset secara serius berbagai TOKA (Tanaman Obat, Kosmetik dan Aromatik), aneka buah dan bunga dan bahkan membudidayakan pengembangan tanaman-tanaman tersebut melalui Kampoeng Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar.
Dari kunjungannya  itu Menteri Bambang mengharapkan komitmen sektor swasta dalam mengembangkan R&amp;amp;D dapat terus berlanjut dan ditiru oleh perusahaan lainnya.
Dirinnya berharap kedepan pembicaraan mengenai pendanaan riset tidak hanya berkutat pada berapa besar yang diberikan dari APBN tapi juga berapa alokasi yang diinvestasikan oleh sektor swasta.
Turut mendampingi pada kunjungan kerja tersebut Plt. Deputi Bidang Penguatan Inovasi, Jumain Appe dan Direktur Inovasi Industri, Santoso Yudo</description><content:encoded>Research and Development (R&amp;amp;D) berperan penting dalam pengembangan usaha perusahaan swasta. Karena itu, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala BRIN Bambang P.S Brodjonegoro berharap R&amp;amp;D di perusahaan swasta dapat mewujudkan teknologi tepat guna dan bernilai tambah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
&amp;ldquo;R&amp;amp;D merupakan langkah maju perusahaan dalam product development. Tidak hanya untuk mendukung program pemerintah tapi juga benefit untuk perusahaan itu sendiri dalam menjaga kelangsungan usaha dan daya saing. Saya harap kegiatan R&amp;amp;D ini dapat berdampak langsung kepada masyarakat,&amp;rdquo; ujar Menteri Bambang saat berkunjung ke Kampoeng Djamoe Organik milik Martha Tilaar, Cikarang, seperti dikutip dari laman menristek, Kamis (16/01/2020).
Sebagai Menteri Riset dan Teknologi, Bambang terus medukung penelitian yang dibutuhkan oleh industri untuk menghasilkan inovasi guna memaksimalkan hasil penelitian sebagai fokus bisnis utama mereka.
Pendiri Martha Tilaar Group, Martha Tilaar menyampaikan perusahaanya melalui Martha Tilaar Innovation Center telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan penelitian 12 produk inovatif. Penelitian ini dilakukan Martha Tilaar bersama dengan beberapa perguruan tinggi, lembaga litbang, termasuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).PT Martina Berto, Tbk &amp;ndash; salah satu unit bisnis dari Martha Tilaar Group telah berkomitmen untuk memanfaatkan kekayaan alam asli Indonesia.
Konsistensi dan inovasi atas produk-produk kosmetik dilakukan dengan menggali kearifan budaya lokal dan meriset secara serius berbagai TOKA (Tanaman Obat, Kosmetik dan Aromatik), aneka buah dan bunga dan bahkan membudidayakan pengembangan tanaman-tanaman tersebut melalui Kampoeng Djamoe Organik (KaDO) Martha Tilaar.
Dari kunjungannya  itu Menteri Bambang mengharapkan komitmen sektor swasta dalam mengembangkan R&amp;amp;D dapat terus berlanjut dan ditiru oleh perusahaan lainnya.
Dirinnya berharap kedepan pembicaraan mengenai pendanaan riset tidak hanya berkutat pada berapa besar yang diberikan dari APBN tapi juga berapa alokasi yang diinvestasikan oleh sektor swasta.
Turut mendampingi pada kunjungan kerja tersebut Plt. Deputi Bidang Penguatan Inovasi, Jumain Appe dan Direktur Inovasi Industri, Santoso Yudo</content:encoded></item></channel></rss>
