<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tesla Resmikan Produksi SUV Listrik Model Y di Tiongkok  </title><description>Kapasitas produksi pabrik Gigafactory 3 bakal dikembangkan mencapai 250.000 unit kendaraan per tahun.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/08/52/2150521/tesla-resmikan-produksi-suv-listrik-model-y-di-tiongkok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/08/52/2150521/tesla-resmikan-produksi-suv-listrik-model-y-di-tiongkok"/><item><title>Tesla Resmikan Produksi SUV Listrik Model Y di Tiongkok  </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/08/52/2150521/tesla-resmikan-produksi-suv-listrik-model-y-di-tiongkok</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/01/08/52/2150521/tesla-resmikan-produksi-suv-listrik-model-y-di-tiongkok</guid><pubDate>Rabu 08 Januari 2020 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Medikantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/08/52/2150521/tesla-resmikan-produksi-suv-listrik-model-y-di-tiongkok-6PkZkbACr7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil listrik SUV Model Y akan menjadi senjata Tesla di pasar otomotif dunia (Foto: Okezone.com/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/08/52/2150521/tesla-resmikan-produksi-suv-listrik-model-y-di-tiongkok-6PkZkbACr7.jpg</image><title>Mobil listrik SUV Model Y akan menjadi senjata Tesla di pasar otomotif dunia (Foto: Okezone.com/Istimewa)</title></images><description>SHANGHAI - Wacana produksi kendaraan berjenis SUV akhirnya diwujudkan oleh Tesla, dengan memanfaatkan fasilitas pabrik mereka di Shanghai, Tiongkok. Pengumuman terkait rencana perakitan varian Tesla Model Y tersebut disampaikan langsung oleh sang CEO, Elon Musk, pada Selasa 7 Januari 2020 lalu.
Pabrik pertama Tesla di luar Amerika Serikat tersebut, sebelumnya sudah memproduksi varian Model 3 sejak Oktober 2019 lalu. Mulai pekan pertama Januari ini, fasilitas produksi tersebut sudah mulai menyalurkan 10 unit pertama Model 3 kepada konsumen umum. Seremoni penyerahan tersebut juga disaksikan langsung oleh Musk.
&amp;nbsp;
Sampai saat ini, penggunaan kapasitas produksi pabrik Gigafactory 3 mencapai 150.000 unit per tahun. Dengan rencana penambahan varian Model Y, perkiraaan kapasitas produksi sepanjang 2020 nanti akan bertambah menjadi sekitar 250.000 unit dan menjadi tahap pertama proses optimalisasi pabrik.
Keputusan untuk memproduksi kendaraaan listrik berjenis SUV sendiri, didasarkan pada peningkatan tren pengguna varian tersebut. &quot;Saya merasa optimis bahwa Model Y akan dipesan lebih banyak konsumen dibandingkan varian lain nantinya,&quot; kata Musk seperti dilansir dari laman Reuters.Sebelumnya produk Model Y sudah diungkap Tesla sejak Maret 2019 lalu, dengan target dapat diluncurkan pada pertengahan 2020. Diketahui, Tesla Model Y akan mengusung teknologi motor listrik ganda dengan sistem penggerak empat roda.
Kendaraan ini menggunakan paket baterai jarak jauh Tesla, dengan perkiraan daya jelajah optimal mencapai 480 kilometer. Mobil dengan kemampuan mengangkut tujuh penumpang ini, diklaim Tesla memiliki kecepatan maksimal sampai 250 Kpj.
&amp;nbsp;
Tesla menanamkan investasi sekitar USD2 miliar untuk membangun fasilitas produksi di Shanghai sejak Januari 2019. Perakitan kendaraan model Y sendiri masuk dalam rencana tahapan awal operasi pabrik tersebut, sampai akhir 2020 ini. (MUF)&amp;nbsp;</description><content:encoded>SHANGHAI - Wacana produksi kendaraan berjenis SUV akhirnya diwujudkan oleh Tesla, dengan memanfaatkan fasilitas pabrik mereka di Shanghai, Tiongkok. Pengumuman terkait rencana perakitan varian Tesla Model Y tersebut disampaikan langsung oleh sang CEO, Elon Musk, pada Selasa 7 Januari 2020 lalu.
Pabrik pertama Tesla di luar Amerika Serikat tersebut, sebelumnya sudah memproduksi varian Model 3 sejak Oktober 2019 lalu. Mulai pekan pertama Januari ini, fasilitas produksi tersebut sudah mulai menyalurkan 10 unit pertama Model 3 kepada konsumen umum. Seremoni penyerahan tersebut juga disaksikan langsung oleh Musk.
&amp;nbsp;
Sampai saat ini, penggunaan kapasitas produksi pabrik Gigafactory 3 mencapai 150.000 unit per tahun. Dengan rencana penambahan varian Model Y, perkiraaan kapasitas produksi sepanjang 2020 nanti akan bertambah menjadi sekitar 250.000 unit dan menjadi tahap pertama proses optimalisasi pabrik.
Keputusan untuk memproduksi kendaraaan listrik berjenis SUV sendiri, didasarkan pada peningkatan tren pengguna varian tersebut. &quot;Saya merasa optimis bahwa Model Y akan dipesan lebih banyak konsumen dibandingkan varian lain nantinya,&quot; kata Musk seperti dilansir dari laman Reuters.Sebelumnya produk Model Y sudah diungkap Tesla sejak Maret 2019 lalu, dengan target dapat diluncurkan pada pertengahan 2020. Diketahui, Tesla Model Y akan mengusung teknologi motor listrik ganda dengan sistem penggerak empat roda.
Kendaraan ini menggunakan paket baterai jarak jauh Tesla, dengan perkiraan daya jelajah optimal mencapai 480 kilometer. Mobil dengan kemampuan mengangkut tujuh penumpang ini, diklaim Tesla memiliki kecepatan maksimal sampai 250 Kpj.
&amp;nbsp;
Tesla menanamkan investasi sekitar USD2 miliar untuk membangun fasilitas produksi di Shanghai sejak Januari 2019. Perakitan kendaraan model Y sendiri masuk dalam rencana tahapan awal operasi pabrik tersebut, sampai akhir 2020 ini. (MUF)&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
