<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ciri Karet Wiper Mobil Sudah Tidak Layak Pakai</title><description>Penyebab utama kerja wiper mobil tidak optimal digunakan selama musim hujan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/28/87/2147032/ciri-karet-wiper-mobil-sudah-tidak-layak-pakai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/28/87/2147032/ciri-karet-wiper-mobil-sudah-tidak-layak-pakai"/><item><title>Ciri Karet Wiper Mobil Sudah Tidak Layak Pakai</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/28/87/2147032/ciri-karet-wiper-mobil-sudah-tidak-layak-pakai</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/28/87/2147032/ciri-karet-wiper-mobil-sudah-tidak-layak-pakai</guid><pubDate>Sabtu 28 Desember 2019 23:13 WIB</pubDate><dc:creator>Medikantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/28/87/2147032/ciri-karet-wiper-mobil-sudah-tidak-layak-pakai-xPX9Y1hInH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karet pada wiper mobil bisa mengeras sehingga tidak optimal menyapu air pada kaca depan (Foto: Okezone.com/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/28/87/2147032/ciri-karet-wiper-mobil-sudah-tidak-layak-pakai-xPX9Y1hInH.jpg</image><title>Karet pada wiper mobil bisa mengeras sehingga tidak optimal menyapu air pada kaca depan (Foto: Okezone.com/Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Petunjuk yang bisa menunjukkan kondisi perangkat penyeka air atau wiper mobil terletak pada karetnya. Bagian karet wiper ini bertugas langsung menyapu air dari kaca depan sehingga pengendara dapat memperoleh jarak pandang cukup jelas ketika melajukan kendaraan dalam cuaca hujan.

Biasanya pengemudi baru menyadari kondisi lapisan karet ini menurun ketika kerja wiper tidak optimal digunakan selama musim hujan. Sapuan wiper jauh dari kesan optimal sertan gerakannya tidak terlihat lentur, karena karet yang mengeras.
&amp;nbsp;
Kondisi tersebut menjadi pertanda bahwa perangkat wiper pada mobil sudah melewati usia pakainya. &quot;Kalau dalam keadaan biasa secara bentuk dari jauh tidak terlihat berbeda, baru terasa ketika disentuh kalau mengeras,&quot; kata Technical Service Division Head Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi.

Mengerasnya bagian karet wiper tersebut, juga disebabkan banyak faktor selain pemakaian dalam jangka waktu lama. Selain itu dapat diseabkan pengabaian perawatan terutama dengan jarang melakukan pengecekan atau berada dalam kondisi terpapar sinar matahari terlalu lama.Sejumlah langkah dipilih pemilik kendaraan untuk menghindari kondisi mengerasnya karet wiper, seperti menjauhkan dari permukaan kaca depan maupun mengelap secara rutin. &quot;Tetapi sebaiknya juga memperhatikan penggunaan wiper seperti tidak menyalakan saat kaca masih kering,&quot; ujar Anjar.

Akibat permukaan kaca yang tidak basah, permukaan karet dapat mengelupas karena bersentuhan langsung dengan kaca depan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan penggunaan wiper dengan tidak menyemprotkan air atau menunggu air hujan turun dapat meninggalkan goresan pada kaca mobil tersebut.
&amp;nbsp;
Secara umum jangka waktu pemakaian wiper mobil sendiri dipengaruhi oleh perilaku dan kebiasaan pengendara. Karena umumnya komponen wiper bawaan dari produsen bisa bertahan lebih dari setahun. &quot;Kalau penggunaannya tepat bisa lebih baik lagi usia pakainya,&quot; ucap Anjar menambahkan.</description><content:encoded>JAKARTA - Petunjuk yang bisa menunjukkan kondisi perangkat penyeka air atau wiper mobil terletak pada karetnya. Bagian karet wiper ini bertugas langsung menyapu air dari kaca depan sehingga pengendara dapat memperoleh jarak pandang cukup jelas ketika melajukan kendaraan dalam cuaca hujan.

Biasanya pengemudi baru menyadari kondisi lapisan karet ini menurun ketika kerja wiper tidak optimal digunakan selama musim hujan. Sapuan wiper jauh dari kesan optimal sertan gerakannya tidak terlihat lentur, karena karet yang mengeras.
&amp;nbsp;
Kondisi tersebut menjadi pertanda bahwa perangkat wiper pada mobil sudah melewati usia pakainya. &quot;Kalau dalam keadaan biasa secara bentuk dari jauh tidak terlihat berbeda, baru terasa ketika disentuh kalau mengeras,&quot; kata Technical Service Division Head Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi.

Mengerasnya bagian karet wiper tersebut, juga disebabkan banyak faktor selain pemakaian dalam jangka waktu lama. Selain itu dapat diseabkan pengabaian perawatan terutama dengan jarang melakukan pengecekan atau berada dalam kondisi terpapar sinar matahari terlalu lama.Sejumlah langkah dipilih pemilik kendaraan untuk menghindari kondisi mengerasnya karet wiper, seperti menjauhkan dari permukaan kaca depan maupun mengelap secara rutin. &quot;Tetapi sebaiknya juga memperhatikan penggunaan wiper seperti tidak menyalakan saat kaca masih kering,&quot; ujar Anjar.

Akibat permukaan kaca yang tidak basah, permukaan karet dapat mengelupas karena bersentuhan langsung dengan kaca depan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan penggunaan wiper dengan tidak menyemprotkan air atau menunggu air hujan turun dapat meninggalkan goresan pada kaca mobil tersebut.
&amp;nbsp;
Secara umum jangka waktu pemakaian wiper mobil sendiri dipengaruhi oleh perilaku dan kebiasaan pengendara. Karena umumnya komponen wiper bawaan dari produsen bisa bertahan lebih dari setahun. &quot;Kalau penggunaannya tepat bisa lebih baik lagi usia pakainya,&quot; ucap Anjar menambahkan.</content:encoded></item></channel></rss>
