<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Langkah Hemat BBM di Tengah Kemacetan Libur Nataru   </title><description>Menghemat bahan bakar ditengah kemacetan libur Nataru menjadi sangat penting bagi pengemudi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/25/87/2145863/langkah-hemat-bbm-di-tengah-kemacetan-libur-nataru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/25/87/2145863/langkah-hemat-bbm-di-tengah-kemacetan-libur-nataru"/><item><title>Langkah Hemat BBM di Tengah Kemacetan Libur Nataru   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/25/87/2145863/langkah-hemat-bbm-di-tengah-kemacetan-libur-nataru</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/25/87/2145863/langkah-hemat-bbm-di-tengah-kemacetan-libur-nataru</guid><pubDate>Rabu 25 Desember 2019 11:56 WIB</pubDate><dc:creator>Mufrod</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/25/87/2145863/langkah-hemat-bbm-ditengah-kemacetan-libur-nataru-3uLjlpQyEI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemacetan jelang liburan (foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/25/87/2145863/langkah-hemat-bbm-ditengah-kemacetan-libur-nataru-3uLjlpQyEI.jpg</image><title>Kemacetan jelang liburan (foto: Ist) </title></images><description>JAKARTA - Volume kendaraan yang terus meningkat di beberapa wilayah selama Nataru telah diprediksi terjadi. Banyak warga yang menghabiskan libur panjang akhir tahun ke beberapa wilayah tujuan seperti Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Tingginya volume kendaraan di ruas jalan yang ada, sering membuat kemacetan yang cukup panjang. Bahkan mobil harus beberapa kali stagnan karena terhambat dari banyaknya jumlah kendaraan. Dalam kondisi tersebut tak sedikit pengemudi yang menghadapi kemacetan dengan kapasitas bensin yang sedikit.
&amp;nbsp;
Untuk mengantisipasi habis bensin ditengah kemacetan padat, pengemudi perlu melakukan beberapa langkah teknik mengemudi, diantaranya.
1. Mengemudi Cerdas
Karakter mengemudi agresif menjadi salah satu faktor konsumsi bahan bakar boros, karena untuk mencapai putaran maksimum idealnya pengendara harus menekan pedal gas perlahan tidak dianjurkan menekan dalam pedal untuk cepat mendapatkan akselerasi maksimum.
&amp;nbsp;
Saat mengemudi di jalan tol, atur kecepatan kendaraan dengan berjalan konstan 60-70 kilometer per jam. Ini merupakan kecepatan ideal untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar. Perlu diingat dengan kecepatan 100 kpj, maka bahan bakar akan 15 persen lebih boros dibanding melaju pada kecepatan yang direkomendasikan di atas.2. Menjaga Putaran Mesin
Memaksimalkan kinerja mesin dengan kecepatan konstan menjadi faktor utama konsumsi bahan bakar bisa ditekan. Idealnya menjaga rasio putaran mesin di angka 2.000-3.000 rpm. Jangan lakukan perpindahan gigi melebihi angka tersebut karena jika putaran mesin terlalu tinggi, Ecu akan memerintahkan suplai bahan bakar ke ruang bakar lebih banyak.
&amp;nbsp;
3. Akselerasi dan Rem Mendadak
Ingin mendapatkan kecepatan maksimum dengan cepat, terlebih pada saat stop &amp;amp; Go, sering dilakukan pengemudi, hal ini berdampak pada borosnya bbm. Lakukan tahapan untuk bisa mendapatkan kecepatan maksimum dengan cara menjaga rpm dan tetap menekan pedal gas perlahan.
Pengereman mendadak terkadang membuat pengemudi tidak siap menjaga kembali jarak ideal dengan kendaraan di depannya. Menekan pedal gas berlebih untuk kembali menjaga jarak dengan kendaraan di depannya sering dilakukan banyak pengemudi di jalan raya.
Lakukan pengereman dengan jarak ideal dan mengeremlah dengan halus agar bisa mendapatkan jarak yang ideal dengan kendaraan di depannya.</description><content:encoded>JAKARTA - Volume kendaraan yang terus meningkat di beberapa wilayah selama Nataru telah diprediksi terjadi. Banyak warga yang menghabiskan libur panjang akhir tahun ke beberapa wilayah tujuan seperti Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.
Tingginya volume kendaraan di ruas jalan yang ada, sering membuat kemacetan yang cukup panjang. Bahkan mobil harus beberapa kali stagnan karena terhambat dari banyaknya jumlah kendaraan. Dalam kondisi tersebut tak sedikit pengemudi yang menghadapi kemacetan dengan kapasitas bensin yang sedikit.
&amp;nbsp;
Untuk mengantisipasi habis bensin ditengah kemacetan padat, pengemudi perlu melakukan beberapa langkah teknik mengemudi, diantaranya.
1. Mengemudi Cerdas
Karakter mengemudi agresif menjadi salah satu faktor konsumsi bahan bakar boros, karena untuk mencapai putaran maksimum idealnya pengendara harus menekan pedal gas perlahan tidak dianjurkan menekan dalam pedal untuk cepat mendapatkan akselerasi maksimum.
&amp;nbsp;
Saat mengemudi di jalan tol, atur kecepatan kendaraan dengan berjalan konstan 60-70 kilometer per jam. Ini merupakan kecepatan ideal untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar. Perlu diingat dengan kecepatan 100 kpj, maka bahan bakar akan 15 persen lebih boros dibanding melaju pada kecepatan yang direkomendasikan di atas.2. Menjaga Putaran Mesin
Memaksimalkan kinerja mesin dengan kecepatan konstan menjadi faktor utama konsumsi bahan bakar bisa ditekan. Idealnya menjaga rasio putaran mesin di angka 2.000-3.000 rpm. Jangan lakukan perpindahan gigi melebihi angka tersebut karena jika putaran mesin terlalu tinggi, Ecu akan memerintahkan suplai bahan bakar ke ruang bakar lebih banyak.
&amp;nbsp;
3. Akselerasi dan Rem Mendadak
Ingin mendapatkan kecepatan maksimum dengan cepat, terlebih pada saat stop &amp;amp; Go, sering dilakukan pengemudi, hal ini berdampak pada borosnya bbm. Lakukan tahapan untuk bisa mendapatkan kecepatan maksimum dengan cara menjaga rpm dan tetap menekan pedal gas perlahan.
Pengereman mendadak terkadang membuat pengemudi tidak siap menjaga kembali jarak ideal dengan kendaraan di depannya. Menekan pedal gas berlebih untuk kembali menjaga jarak dengan kendaraan di depannya sering dilakukan banyak pengemudi di jalan raya.
Lakukan pengereman dengan jarak ideal dan mengeremlah dengan halus agar bisa mendapatkan jarak yang ideal dengan kendaraan di depannya.</content:encoded></item></channel></rss>
