<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Google Pantau Populasi Hewan dengan Teknologi AI </title><description>Google bekerjasama dengan Conversation International untuk membuat program kecerdasan buatan baru.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/18/207/2143393/google-pantau-populasi-hewan-dengan-teknologi-ai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/18/207/2143393/google-pantau-populasi-hewan-dengan-teknologi-ai"/><item><title>Google Pantau Populasi Hewan dengan Teknologi AI </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/18/207/2143393/google-pantau-populasi-hewan-dengan-teknologi-ai</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/12/18/207/2143393/google-pantau-populasi-hewan-dengan-teknologi-ai</guid><pubDate>Rabu 18 Desember 2019 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/18/207/2143393/google-pantau-populasi-hewan-dengan-teknologi-ai-I5aUpKfuyl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: 9to5Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/18/207/2143393/google-pantau-populasi-hewan-dengan-teknologi-ai-I5aUpKfuyl.jpg</image><title>(Foto: 9to5Google)</title></images><description>JAKARTA - Google bekerjasama dengan Conversation International untuk membuat program kecerdasan buatan baru untuk memperlancar pemantauan konservasi satwa liar. Hal tersebut ditujukan untuk melindungi hewan dengan lebih baik.

Dilansir dari  laman Insider, Rabu (18/12/2019) Google membuat kamera Wildlife Insights dengan menggunakan AI dan Google Cloud. Hal tersebut membantu konservasionis untuk memantau lebih dari 4,5 juta hewan di alam liar tanpa mengganggu habitat mereka.

&quot;Dengan data ini, manajer kawasan lindung atau program anti-perburuan liar dapat mengukur kesehatan spesies tertentu, dan pemerintah daerah dapat menggunakan data untuk menginformasikan kebijakan dan membuat langkah-langkah konservasi,&quot; tulis Tanya Birch dari Google.

Program ini menggunakan perangkap kamera di seluruh dunia untuk memantau satwa liar dan lingkungan mereka. Program ini juga mengundang pengguna untuk mengunggah gambar perangkap kamera mereka untuk menumbuhkan basis data lebih lanjut.

&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/qKgRbkCkRFY&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Baca juga: Google: Orang Indonesia Cari Konten TV Lewat Google dan YouTube
</description><content:encoded>JAKARTA - Google bekerjasama dengan Conversation International untuk membuat program kecerdasan buatan baru untuk memperlancar pemantauan konservasi satwa liar. Hal tersebut ditujukan untuk melindungi hewan dengan lebih baik.

Dilansir dari  laman Insider, Rabu (18/12/2019) Google membuat kamera Wildlife Insights dengan menggunakan AI dan Google Cloud. Hal tersebut membantu konservasionis untuk memantau lebih dari 4,5 juta hewan di alam liar tanpa mengganggu habitat mereka.

&quot;Dengan data ini, manajer kawasan lindung atau program anti-perburuan liar dapat mengukur kesehatan spesies tertentu, dan pemerintah daerah dapat menggunakan data untuk menginformasikan kebijakan dan membuat langkah-langkah konservasi,&quot; tulis Tanya Birch dari Google.

Program ini menggunakan perangkap kamera di seluruh dunia untuk memantau satwa liar dan lingkungan mereka. Program ini juga mengundang pengguna untuk mengunggah gambar perangkap kamera mereka untuk menumbuhkan basis data lebih lanjut.

&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/qKgRbkCkRFY&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Baca juga: Google: Orang Indonesia Cari Konten TV Lewat Google dan YouTube
</content:encoded></item></channel></rss>
