<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karyawan Pabrik Headphone di China Bisa Tidur Setelah Makan Siang</title><description>Setiap karyawan mengambil posisi mereka untuk dapat beristirahat di tempat kerja mereka.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/15/57/2130488/karyawan-pabrik-headphone-di-china-bisa-tidur-setelah-makan-siang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/15/57/2130488/karyawan-pabrik-headphone-di-china-bisa-tidur-setelah-makan-siang"/><item><title>Karyawan Pabrik Headphone di China Bisa Tidur Setelah Makan Siang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/15/57/2130488/karyawan-pabrik-headphone-di-china-bisa-tidur-setelah-makan-siang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/15/57/2130488/karyawan-pabrik-headphone-di-china-bisa-tidur-setelah-makan-siang</guid><pubDate>Jum'at 15 November 2019 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/15/57/2130488/karyawan-pabrik-headphone-di-china-bisa-tidur-setelah-makan-siang-14W7cPhVpS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Fortune)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/15/57/2130488/karyawan-pabrik-headphone-di-china-bisa-tidur-setelah-makan-siang-14W7cPhVpS.jpg</image><title>(Foto: Fortune)</title></images><description>JAKARTA - Sebelum perangkat gadget sampai di tangan konsumen, tentu perangkat ini harus melewati berbagai tahapan. Mulai dari komponen kecil yang terpisah hingga proses perakitan dan menjadi satu bentuk gadget yang diinginkan.

Tahukah Anda bahwa pengerjaan perakitan perangkat gadget di sebuah pabrik dikerjakan oleh puluhan karyawan. Salah satu hal yang menarik bisa ditemukan di sebuah pabrik di Shenzhen, China.

Catatan Bloomberg 'Inside China's Future Factory' menunjukkan bahwa karyawan bisa tidur setelah makan siang. Setiap karyawan mengambil posisi mereka untuk dapat beristirahat di tempat kerja mereka.
&amp;nbsp;
Baca juga: Instagram Uji Coba Sembunyikan Fitur Like di Indonesia
Pabrik yang menjadi sorotan ini ialah pabrik headphone untuk perusahaan Australia, Nura.

Sekadar informasi, Nura didirikan pada 2015 oleh Dr. Luke Campbell, Dr. Dragan Petrovi&amp;#263; dan Kyle Slater.  Nura merupakan perusahaan elektronik konsumen yang berbasis di Melbourne, Australia, yang mendesain dan memproduksi headphone dengan teknologi suara yang dipersonalisasi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebelum perangkat gadget sampai di tangan konsumen, tentu perangkat ini harus melewati berbagai tahapan. Mulai dari komponen kecil yang terpisah hingga proses perakitan dan menjadi satu bentuk gadget yang diinginkan.

Tahukah Anda bahwa pengerjaan perakitan perangkat gadget di sebuah pabrik dikerjakan oleh puluhan karyawan. Salah satu hal yang menarik bisa ditemukan di sebuah pabrik di Shenzhen, China.

Catatan Bloomberg 'Inside China's Future Factory' menunjukkan bahwa karyawan bisa tidur setelah makan siang. Setiap karyawan mengambil posisi mereka untuk dapat beristirahat di tempat kerja mereka.
&amp;nbsp;
Baca juga: Instagram Uji Coba Sembunyikan Fitur Like di Indonesia
Pabrik yang menjadi sorotan ini ialah pabrik headphone untuk perusahaan Australia, Nura.

Sekadar informasi, Nura didirikan pada 2015 oleh Dr. Luke Campbell, Dr. Dragan Petrovi&amp;#263; dan Kyle Slater.  Nura merupakan perusahaan elektronik konsumen yang berbasis di Melbourne, Australia, yang mendesain dan memproduksi headphone dengan teknologi suara yang dipersonalisasi.
</content:encoded></item></channel></rss>
