<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Sindir Facebook, CEO Twitter Kini Puji Instagram</title><description>Belum lama ini, CEO Twitter Jack Dorsey menyindir logo baru Facebook dalam cuitannya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/12/207/2128898/sempat-sindir-facebook-ceo-twitter-kini-puji-instagram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/12/207/2128898/sempat-sindir-facebook-ceo-twitter-kini-puji-instagram"/><item><title>Sempat Sindir Facebook, CEO Twitter Kini Puji Instagram</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/12/207/2128898/sempat-sindir-facebook-ceo-twitter-kini-puji-instagram</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/11/12/207/2128898/sempat-sindir-facebook-ceo-twitter-kini-puji-instagram</guid><pubDate>Selasa 12 November 2019 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/12/207/2128898/sempat-sindir-facebook-ceo-twitter-kini-puji-instagram-8LBGPRx68U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Twitter, Jack Dorsey (Foto: Human Resources Online)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/12/207/2128898/sempat-sindir-facebook-ceo-twitter-kini-puji-instagram-8LBGPRx68U.jpg</image><title>CEO Twitter, Jack Dorsey (Foto: Human Resources Online)</title></images><description>JAKARTA- Belum lama ini, CEO Twitter Jack Dorsey menyindir logo baru Facebook dalam cuitannya. Dia juga sempat mengomentari langkah CEO Facebook Mark Zuckerberg yang mengungkapkan bahwa Faceboook tak akan menghilangkan iklan politik karena kebebasan berekspresi.
Meskipun demikian, Dorsey juga tak segan-segan untuk memuji langkah Instagram yang merupakan aplikasi milik Facebook. Dalam cuitan Dorsey memuji langkah Bos Instagram Adam Mosseri yang akan menghilangkan like pada aplikasinya.
Bahkan hal tersebut telah diuji coba disejumlah negara. Fitur tersebut akan segera uji coba di Amerika Serikat. Dorsey telah me-retweet tweet Adam Mosseri dan menambahkan komentar, 'Langkah Bagus'.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;id&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Great step &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/AgzoNdon2M&quot;&amp;gt;https://t.co/AgzoNdon2M&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; jack &amp;#127757;&amp;#127759;&amp;#127758; (@jack) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/jack/status/1193249610397028354?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;9 November 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Baca Juga: CEO Twitter Jack Dorsey Sindir Logo Baru Facebook
Untuk diketahui, langkah Instagram  menghilangkan informasi jumlah like lantaran  fitur telah dijadikan tolak ukur kepopuleran seseorang di Instagram.
Beberapa studi juga menyebutkan hal tersebut bisa berdampak pada mental seseorang. Pengguna Instagram menggunakan banyaknya like untuk membanding-bandingkan dirinya dengan yang lain.
Baca Juga: Pengguna Android Mengeluh Aplikasi WhatsApp Boros Baterai
Baca Juga: Kalahkan Huawei, Samsung Duduki Peringkat Pertama di Q3 2019</description><content:encoded>JAKARTA- Belum lama ini, CEO Twitter Jack Dorsey menyindir logo baru Facebook dalam cuitannya. Dia juga sempat mengomentari langkah CEO Facebook Mark Zuckerberg yang mengungkapkan bahwa Faceboook tak akan menghilangkan iklan politik karena kebebasan berekspresi.
Meskipun demikian, Dorsey juga tak segan-segan untuk memuji langkah Instagram yang merupakan aplikasi milik Facebook. Dalam cuitan Dorsey memuji langkah Bos Instagram Adam Mosseri yang akan menghilangkan like pada aplikasinya.
Bahkan hal tersebut telah diuji coba disejumlah negara. Fitur tersebut akan segera uji coba di Amerika Serikat. Dorsey telah me-retweet tweet Adam Mosseri dan menambahkan komentar, 'Langkah Bagus'.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;id&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Great step &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/AgzoNdon2M&quot;&amp;gt;https://t.co/AgzoNdon2M&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; jack &amp;#127757;&amp;#127759;&amp;#127758; (@jack) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/jack/status/1193249610397028354?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;9 November 2019&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Baca Juga: CEO Twitter Jack Dorsey Sindir Logo Baru Facebook
Untuk diketahui, langkah Instagram  menghilangkan informasi jumlah like lantaran  fitur telah dijadikan tolak ukur kepopuleran seseorang di Instagram.
Beberapa studi juga menyebutkan hal tersebut bisa berdampak pada mental seseorang. Pengguna Instagram menggunakan banyaknya like untuk membanding-bandingkan dirinya dengan yang lain.
Baca Juga: Pengguna Android Mengeluh Aplikasi WhatsApp Boros Baterai
Baca Juga: Kalahkan Huawei, Samsung Duduki Peringkat Pertama di Q3 2019</content:encoded></item></channel></rss>
