<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Matikan Sinyal Internet Viral di WhatsApp, Kominfo Pastikan Hoaks</title><description>Pesan broadcast pemberhentian sinyal internet beredar di WhatsApp.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/28/207/2110446/pemerintah-matikan-sinyal-internet-viral-di-whatsapp-kominfo-pastikan-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/28/207/2110446/pemerintah-matikan-sinyal-internet-viral-di-whatsapp-kominfo-pastikan-hoaks"/><item><title>Pemerintah Matikan Sinyal Internet Viral di WhatsApp, Kominfo Pastikan Hoaks</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/28/207/2110446/pemerintah-matikan-sinyal-internet-viral-di-whatsapp-kominfo-pastikan-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/28/207/2110446/pemerintah-matikan-sinyal-internet-viral-di-whatsapp-kominfo-pastikan-hoaks</guid><pubDate>Sabtu 28 September 2019 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/28/207/2110446/pemerintah-matikan-sinyal-internet-viral-di-whatsapp-kominfo-pastikan-hoaks-HSBen6AxjW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi WhatsApp (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/28/207/2110446/pemerintah-matikan-sinyal-internet-viral-di-whatsapp-kominfo-pastikan-hoaks-HSBen6AxjW.jpg</image><title>Ilustrasi WhatsApp (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA- Pesan broadcast pemberhentian sinyal internet beredar di WhatsApp. Pesan tersebut memberitahukan bahwa sinyal internet serentak berhenti di seluruh Indonesia pada pukul 18.00 hingga 20.00 WIB.
Tidak sampai disitu, pesan hoaks tersebut juga mengungkapkan jika ada pemasangan rekam media sosial, seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, dan Line.
&quot;Jadi harap berhati-hati dalam berucap dan berketik di sosial media. Semua aktifitas di handphone terpantau 100 persen.  Mulai besok sudah berlaku, semua  panggilan dicatat. Semua  rekaman panggilan telepon  tersimpan WhatsApp dipantau, Twitter  dipantau, Facebook  dipantau. Semua media  sosial  dan  forum dimonitor. Informasikan kepada mereka yang tidak tahu. Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan. Berhati-hatilah mengirimkan pesan yg tidak perlu. Beritahu anak-anak Anda, Kerabat dan teman tentang berita ini,&quot; kata pesan broadcast tersebut.

Dikonfirmasi lebih lanjut, Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ferdinandus Setu pun mengungkapkan jika pesan tersebut merupakan hoaks.
&quot;Ini hoaks lama pada tahun 2019. Kami sudah klarifikasi sebelumnya, tidak benar,&quot; kata Ferdinandus saat dihubungi Okezone, Sabtu (28/9/2019).
Ferdinandus pun melanjutkan jika pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak menyebarkan pesan WhatsApp tersebut.
&quot;Jangan membuat panik warganet,&quot; pungkas Ferdinandus.</description><content:encoded>JAKARTA- Pesan broadcast pemberhentian sinyal internet beredar di WhatsApp. Pesan tersebut memberitahukan bahwa sinyal internet serentak berhenti di seluruh Indonesia pada pukul 18.00 hingga 20.00 WIB.
Tidak sampai disitu, pesan hoaks tersebut juga mengungkapkan jika ada pemasangan rekam media sosial, seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter, dan Line.
&quot;Jadi harap berhati-hati dalam berucap dan berketik di sosial media. Semua aktifitas di handphone terpantau 100 persen.  Mulai besok sudah berlaku, semua  panggilan dicatat. Semua  rekaman panggilan telepon  tersimpan WhatsApp dipantau, Twitter  dipantau, Facebook  dipantau. Semua media  sosial  dan  forum dimonitor. Informasikan kepada mereka yang tidak tahu. Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan. Berhati-hatilah mengirimkan pesan yg tidak perlu. Beritahu anak-anak Anda, Kerabat dan teman tentang berita ini,&quot; kata pesan broadcast tersebut.

Dikonfirmasi lebih lanjut, Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ferdinandus Setu pun mengungkapkan jika pesan tersebut merupakan hoaks.
&quot;Ini hoaks lama pada tahun 2019. Kami sudah klarifikasi sebelumnya, tidak benar,&quot; kata Ferdinandus saat dihubungi Okezone, Sabtu (28/9/2019).
Ferdinandus pun melanjutkan jika pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak menyebarkan pesan WhatsApp tersebut.
&quot;Jangan membuat panik warganet,&quot; pungkas Ferdinandus.</content:encoded></item></channel></rss>
