<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geliat Mobil Listrik Meningkat, Suzuki Andalkan Ertiga SHVS</title><description>Suzuki turut ambil bagian dalam pengembangan mobil ramah lingkungan melalui teknologi SVHS.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/04/52/2100746/geliat-mobil-listrik-meningkat-suzuki-andalkan-ertiga-shvs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/04/52/2100746/geliat-mobil-listrik-meningkat-suzuki-andalkan-ertiga-shvs"/><item><title>Geliat Mobil Listrik Meningkat, Suzuki Andalkan Ertiga SHVS</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/04/52/2100746/geliat-mobil-listrik-meningkat-suzuki-andalkan-ertiga-shvs</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/09/04/52/2100746/geliat-mobil-listrik-meningkat-suzuki-andalkan-ertiga-shvs</guid><pubDate>Rabu 04 September 2019 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Mufrod</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/09/04/52/2100746/geliat-mobil-listrik-meningkat-suzuki-andalkan-ertiga-shvs-vuIGDxryDa.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Suzuki Ertiga SHVS (foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/09/04/52/2100746/geliat-mobil-listrik-meningkat-suzuki-andalkan-ertiga-shvs-vuIGDxryDa.JPG</image><title>Suzuki Ertiga SHVS (foto: Ist) </title></images><description>
&amp;nbsp;
JAKARTA &amp;ndash; Ditengah banyaknya produsen yang siap songsong era mobil listrik di Indonesia, produsen Suzuki juga turut ambil bagian dengan memperkenalkan mobil ramah lingkungan menggunakan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) merupakan teknologi mesin mild hybrid yang telah dikembangkan Suzuki secara global.

Khusus di Indonesia, teknologi SHVS masih dalam tahap penelitian agar bisa disesuaikan dengan karakter dan kondisi jalanan di dalam negeri. Teknologi ini sendiri dibuat untuk sistem penggerak mesin dan telah dilengkapi dengan Integrated Starter Generator (ISG) sebagai pengganti alternator konvensional yang mampu memberikan dukungan tenaga pada mesin, sehingga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Teknologi SHVS juga dilengkapi Lithium Ion Battery yang dirancang untuk menyimpan tenaga yang dihasilkan oleh ISG dan akan digunakan ketika mesin membutuhkan dukungan tenaga. Teknologi SHVS ini mencakup efisiensi bahan bakar, ringan, dan kompak sehingga merupakan sistem yang ideal untuk mobil-mobil kompak.

&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Suzuki turut mendukung pemerintah memasuki era kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan minim kadar emisi CO 2 dengan menghadirkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Pada tahun 2017, Suzuki telah memiliki New Ertiga Diesel Hybrid yang mengadaptasi teknologi SHVS dan menjadi yang pertama di kelasnya dalam hal teknologi ramah lingkungan. Maka dari itu, kami siap mendukung pemerintah menuju masa transisi era mobil listrik, untuk Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi,&amp;rdquo; jelas Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Sistem kerja teknologi SHVS terbilag sederhana. Diawali ketika kendaraan pada posisi berhenti serta pengemudi tidak menginjak pedal dan gigi pada posisi &amp;lsquo;N&amp;rsquo; atau netral, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop yang berfungsi mematikan mesin, namun sistem kelistrikan tetap menyala. Kemudian apabila pedal diinjak, secara otomatis ISG akan menyalakan kembali mesin kendaraan.



Saat melakukan akselerasi awal, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan memberikan dukungan tenaga pada mesin. Ketika kendaraan dalam posisi melaju, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik, seperti lampu, audio, air conditioner, serta multi-information display, sehingga kerja mesin hanya akan dipusatkan untuk menghasilkan tenaga. Hal ini akan meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta meningkatkan performa saat berkendara.



Ketika kendaraan melakukan deselerasi atau memperlambat laju, ISG secara otomatis akan mengubah energi kinetik yang dihasilkan pada putaran roda menjadi energi listrik yang akan mengisi daya baterai yang terdapat pada kendaraan dengan teknologi SHVS. Ketika mobil melakukan pengereman, pengisian daya listrik pada baterai akan semakin besar.

&amp;nbsp;


Apabila kendaraan melaju pada kecepatan 15km/jam hingga berhenti dan pengemudi memindahkan gigi ke posisi &amp;lsquo;N&amp;rsquo; atau netral serta melepas pedal, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop dan mematikan mesin. Pada saat mesin berhenti inilah daya listrik yang disimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik untuk tetap menjaga sistem kelistrikan tetap menyala. Siklus yang sama akan berulang lagi ketika pengemudi menjalankan kendaraannya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;
JAKARTA &amp;ndash; Ditengah banyaknya produsen yang siap songsong era mobil listrik di Indonesia, produsen Suzuki juga turut ambil bagian dengan memperkenalkan mobil ramah lingkungan menggunakan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) merupakan teknologi mesin mild hybrid yang telah dikembangkan Suzuki secara global.

Khusus di Indonesia, teknologi SHVS masih dalam tahap penelitian agar bisa disesuaikan dengan karakter dan kondisi jalanan di dalam negeri. Teknologi ini sendiri dibuat untuk sistem penggerak mesin dan telah dilengkapi dengan Integrated Starter Generator (ISG) sebagai pengganti alternator konvensional yang mampu memberikan dukungan tenaga pada mesin, sehingga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Teknologi SHVS juga dilengkapi Lithium Ion Battery yang dirancang untuk menyimpan tenaga yang dihasilkan oleh ISG dan akan digunakan ketika mesin membutuhkan dukungan tenaga. Teknologi SHVS ini mencakup efisiensi bahan bakar, ringan, dan kompak sehingga merupakan sistem yang ideal untuk mobil-mobil kompak.

&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Suzuki turut mendukung pemerintah memasuki era kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan minim kadar emisi CO 2 dengan menghadirkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Pada tahun 2017, Suzuki telah memiliki New Ertiga Diesel Hybrid yang mengadaptasi teknologi SHVS dan menjadi yang pertama di kelasnya dalam hal teknologi ramah lingkungan. Maka dari itu, kami siap mendukung pemerintah menuju masa transisi era mobil listrik, untuk Menuju Indonesia Bersih Udara dan Hemat Energi,&amp;rdquo; jelas Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Sistem kerja teknologi SHVS terbilag sederhana. Diawali ketika kendaraan pada posisi berhenti serta pengemudi tidak menginjak pedal dan gigi pada posisi &amp;lsquo;N&amp;rsquo; atau netral, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop yang berfungsi mematikan mesin, namun sistem kelistrikan tetap menyala. Kemudian apabila pedal diinjak, secara otomatis ISG akan menyalakan kembali mesin kendaraan.



Saat melakukan akselerasi awal, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan memberikan dukungan tenaga pada mesin. Ketika kendaraan dalam posisi melaju, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik, seperti lampu, audio, air conditioner, serta multi-information display, sehingga kerja mesin hanya akan dipusatkan untuk menghasilkan tenaga. Hal ini akan meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta meningkatkan performa saat berkendara.



Ketika kendaraan melakukan deselerasi atau memperlambat laju, ISG secara otomatis akan mengubah energi kinetik yang dihasilkan pada putaran roda menjadi energi listrik yang akan mengisi daya baterai yang terdapat pada kendaraan dengan teknologi SHVS. Ketika mobil melakukan pengereman, pengisian daya listrik pada baterai akan semakin besar.

&amp;nbsp;


Apabila kendaraan melaju pada kecepatan 15km/jam hingga berhenti dan pengemudi memindahkan gigi ke posisi &amp;lsquo;N&amp;rsquo; atau netral serta melepas pedal, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop dan mematikan mesin. Pada saat mesin berhenti inilah daya listrik yang disimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik untuk tetap menjaga sistem kelistrikan tetap menyala. Siklus yang sama akan berulang lagi ketika pengemudi menjalankan kendaraannya.

</content:encoded></item></channel></rss>
