<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astronom Kanada Temukan 8 Sinyal Misterius dari Luar Angkasa</title><description>Peneliti menyebutnya sebagai fast radio bursts atau FRB, sinyal aneh dan singkat dari luar angkasa.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/17/56/2093244/astronom-kanada-temukan-8-sinyal-misterius-dari-luar-angkasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/17/56/2093244/astronom-kanada-temukan-8-sinyal-misterius-dari-luar-angkasa"/><item><title>Astronom Kanada Temukan 8 Sinyal Misterius dari Luar Angkasa</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/17/56/2093244/astronom-kanada-temukan-8-sinyal-misterius-dari-luar-angkasa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/17/56/2093244/astronom-kanada-temukan-8-sinyal-misterius-dari-luar-angkasa</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2019 16:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/17/56/2093244/astronom-kanada-temukan-8-sinyal-misterius-dari-luar-angkasa-1DbQsfS7vK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: CHIME)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/17/56/2093244/astronom-kanada-temukan-8-sinyal-misterius-dari-luar-angkasa-1DbQsfS7vK.jpg</image><title>(Foto: CHIME)</title></images><description>JAKARTA - Peneliti menyebutnya sebagai fast radio bursts atau FRB, sinyal aneh dan singkat dari luar angkasa yang masih menjadi misteri. Melalui teleskop radio terbesar di Kanada, astrofisikawan menemukan lebih banyak sinyal misterius untuk dipelajari, mencari tahu apa yang membuat sinyal ini bisa berdetak.

Dilansir Cbc.ca, FRB pertama ditemukan pada 2007 oleh seorang astrofisikawan dan muridnya melalui data tahun 2001 yang dikumpulkan dari Parkes Observatory di New South Wales, Australia.

Sejak itu, lusinan sinyal lainnya telah terdeteksi. Apa yang menyebabkan munculnya sinyal-sinyal ini, para ilmuwan masih belum mengetahui.

Kabarnya, sinyal-sinyal singkat yang melintasi alam semesta, hanya bertahan sekitar satu milidetik. Beberapa dari sinyal tersebut bahkan mengalami pengulangan.

&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/TOvKxSQ-Etg&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Baca juga: Ini Penampakan Bandara Penerbangan Luar Angkasa Milik Virgin Galactic
Dalam sebuah studi baru, diajukan ke Astrophysical Journal Letters dan pra-cetak di arXiv.org, sekelompok ilmuwan Kanada mengungkapkan bahwa teleskop Canadian Hydrogen Intensity Mapping Experiment (CHIME) mendeteksi delapan FRB yang berulang.

Temuan ini merupakan langkah penting dalam pemahaman yang lebih baik tentang apa yang membuat sinyal kuat ini dan dari mana tepatnya mereka berasal.
&amp;nbsp;
Baca juga: Apple Watch Series 5 Gunakan Layar OLED, Kapan Meluncur?
Instrumen CHIME tidak bisa sensitif dan akurat dalam pendeteksiannya, yang berarti tidak bisa melokalisasi sinyal. Tugas instrumen CHIME adalah menemukan sebanyak mungkin. Sedangkan, menentukan lokasi tepatnya tergantung pada teleskop lain.

Dari 10 FRB berulang, hanya dua yang telah dilacak kembali ke titik asal mereka: satu di galaksi kerdil dan yang lain, di galaksi spiral.
</description><content:encoded>JAKARTA - Peneliti menyebutnya sebagai fast radio bursts atau FRB, sinyal aneh dan singkat dari luar angkasa yang masih menjadi misteri. Melalui teleskop radio terbesar di Kanada, astrofisikawan menemukan lebih banyak sinyal misterius untuk dipelajari, mencari tahu apa yang membuat sinyal ini bisa berdetak.

Dilansir Cbc.ca, FRB pertama ditemukan pada 2007 oleh seorang astrofisikawan dan muridnya melalui data tahun 2001 yang dikumpulkan dari Parkes Observatory di New South Wales, Australia.

Sejak itu, lusinan sinyal lainnya telah terdeteksi. Apa yang menyebabkan munculnya sinyal-sinyal ini, para ilmuwan masih belum mengetahui.

Kabarnya, sinyal-sinyal singkat yang melintasi alam semesta, hanya bertahan sekitar satu milidetik. Beberapa dari sinyal tersebut bahkan mengalami pengulangan.

&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/TOvKxSQ-Etg&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;

Baca juga: Ini Penampakan Bandara Penerbangan Luar Angkasa Milik Virgin Galactic
Dalam sebuah studi baru, diajukan ke Astrophysical Journal Letters dan pra-cetak di arXiv.org, sekelompok ilmuwan Kanada mengungkapkan bahwa teleskop Canadian Hydrogen Intensity Mapping Experiment (CHIME) mendeteksi delapan FRB yang berulang.

Temuan ini merupakan langkah penting dalam pemahaman yang lebih baik tentang apa yang membuat sinyal kuat ini dan dari mana tepatnya mereka berasal.
&amp;nbsp;
Baca juga: Apple Watch Series 5 Gunakan Layar OLED, Kapan Meluncur?
Instrumen CHIME tidak bisa sensitif dan akurat dalam pendeteksiannya, yang berarti tidak bisa melokalisasi sinyal. Tugas instrumen CHIME adalah menemukan sebanyak mungkin. Sedangkan, menentukan lokasi tepatnya tergantung pada teleskop lain.

Dari 10 FRB berulang, hanya dua yang telah dilacak kembali ke titik asal mereka: satu di galaksi kerdil dan yang lain, di galaksi spiral.
</content:encoded></item></channel></rss>
