<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ponsel Xiaomi Masa Depan Bisa Di-charge Pakai Cahaya Matahari</title><description>Xiaomi dikabarkan berencana untuk membuat ponsel dengan tenaga matahari.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/07/57/2088919/ponsel-xiaomi-masa-depan-bisa-di-charge-pakai-cahaya-matahari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/07/57/2088919/ponsel-xiaomi-masa-depan-bisa-di-charge-pakai-cahaya-matahari"/><item><title>Ponsel Xiaomi Masa Depan Bisa Di-charge Pakai Cahaya Matahari</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/07/57/2088919/ponsel-xiaomi-masa-depan-bisa-di-charge-pakai-cahaya-matahari</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/07/57/2088919/ponsel-xiaomi-masa-depan-bisa-di-charge-pakai-cahaya-matahari</guid><pubDate>Rabu 07 Agustus 2019 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/07/57/2088919/ponsel-xiaomi-masa-depan-bisa-di-charge-pakai-cahaya-matahari-0wZCKQDHh5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Panel Surya (Foto: Vox)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/07/57/2088919/ponsel-xiaomi-masa-depan-bisa-di-charge-pakai-cahaya-matahari-0wZCKQDHh5.jpg</image><title>Ilustrasi Panel Surya (Foto: Vox)</title></images><description>JAKARTA- Xiaomi dikabarkan berencana untuk membuat ponsel dengan tenaga cahaya matahari. Hal tersebut diketahui dari paten yang ditemukan LestGoDigital pada World Intellectual Property Organization (WIPO).
Dilansir dari laman Android Authority, Rabu (7/8/2019) dari paten yang terlihat, ponsel Xiaomi memiliki bezel yang tipis baik dari sisi depan dan samping. Kemudian, dibagian belakang terlihat lembaran panel surya fotovoltaik. Gambaran ini mungkin mengingatkan kita dengan panel surya yang ditemukan di rumah atau perkatoran ramah lingkungan, namun ukurannya lebih kecil.

Baca Juga: Xiaomi Rilis Ponsel Terbaru Redmi 7A, Intip Spesifikasi dan Harganya
Dari paten juga diketahui, ponsel tampaknya akan menyematkan dua  kamera belakang. Meskipun tidak ada detail tambahan dari paten WIPO, adanya panel surya pada tampilan belakang  dimaksudkan sebagai sarana untuk mengisi ulang baterai. Namun pengisian ulang baterai dengan cara yang berbeda, yakni melalui sinar matahari. Ini pun menambah kampanye perangkat ramah lingkungan dan pemanfaatan energi alam.Bukan yang Pertama
Ponsel dengan panel surya seperti ini bukan pertama kali dibuat oleh Xiaomi. Sebelumnya Samsung juga pernah membuat ponsel panel surya semacam ini.
Tepatnya pada 2009, Samsung merilis ponsel bertenaga surya pertama di dunia. Ponsel tersebut dikenal dengan nama Samsung Guru E1107 dan menampilkan sel surya pada bagian belakang ponsel.

Baca Juga: Ungguli Huawei dan Apple, Samsung Puncaki Penjualan Ponsel di Q2 2019
Ketika terkena sinar matahari, sel menghasilkan listrik yang yang mampu mengisi daya baterai ponsel. Namun, sel surya kecil tidak dapat memberikan banyak daya. Bahkan, untuk menghasilkan daya yang diperlukan untuk panggilan suara 5 hingga 10 menit, telepon harus menyerap energi matahari selama satu jam.
Handset ini memang dirancang untuk konsumen yang tinggal di pasar berkembang dan daerah di mana pemadaman listrik sering terjadi.Samsung Guru E1107 bukan satu-satunya telepon sel surya yang dibuat oleh Samsung. Kemudian pada tahun 2009, perusahaan asal Korea tersebut merilis Samsung Blue Earth, yang juga menampilkan sel surya dibagian belakang ponsel. Adapun, satu jam pengisian daya dengan sinar matahari diubah menjadi 10 menit tambahan waktu bicara.

Baca Juga: Bocoran Fitur dan Harga Galaxy Note 10 Muncul Sebelum Pengumuman Resmi
Berbeda dengan Guru, Samsung Blue Earth menawarkan beberapa fitur canggih, seperti akses ke web, YouTube, dan jejaring sosial. Ponsel dapat terhubung ke internet melalui Wi-Fi atau 3G, sementara radio GPS mengaktifkan layanan lokasi. Ponsel panel surya ini dipasarkan sebagai produk ramah lingkungan. Kotak kardus ponsel juga merupakan bahan daur ulang.</description><content:encoded>JAKARTA- Xiaomi dikabarkan berencana untuk membuat ponsel dengan tenaga cahaya matahari. Hal tersebut diketahui dari paten yang ditemukan LestGoDigital pada World Intellectual Property Organization (WIPO).
Dilansir dari laman Android Authority, Rabu (7/8/2019) dari paten yang terlihat, ponsel Xiaomi memiliki bezel yang tipis baik dari sisi depan dan samping. Kemudian, dibagian belakang terlihat lembaran panel surya fotovoltaik. Gambaran ini mungkin mengingatkan kita dengan panel surya yang ditemukan di rumah atau perkatoran ramah lingkungan, namun ukurannya lebih kecil.

Baca Juga: Xiaomi Rilis Ponsel Terbaru Redmi 7A, Intip Spesifikasi dan Harganya
Dari paten juga diketahui, ponsel tampaknya akan menyematkan dua  kamera belakang. Meskipun tidak ada detail tambahan dari paten WIPO, adanya panel surya pada tampilan belakang  dimaksudkan sebagai sarana untuk mengisi ulang baterai. Namun pengisian ulang baterai dengan cara yang berbeda, yakni melalui sinar matahari. Ini pun menambah kampanye perangkat ramah lingkungan dan pemanfaatan energi alam.Bukan yang Pertama
Ponsel dengan panel surya seperti ini bukan pertama kali dibuat oleh Xiaomi. Sebelumnya Samsung juga pernah membuat ponsel panel surya semacam ini.
Tepatnya pada 2009, Samsung merilis ponsel bertenaga surya pertama di dunia. Ponsel tersebut dikenal dengan nama Samsung Guru E1107 dan menampilkan sel surya pada bagian belakang ponsel.

Baca Juga: Ungguli Huawei dan Apple, Samsung Puncaki Penjualan Ponsel di Q2 2019
Ketika terkena sinar matahari, sel menghasilkan listrik yang yang mampu mengisi daya baterai ponsel. Namun, sel surya kecil tidak dapat memberikan banyak daya. Bahkan, untuk menghasilkan daya yang diperlukan untuk panggilan suara 5 hingga 10 menit, telepon harus menyerap energi matahari selama satu jam.
Handset ini memang dirancang untuk konsumen yang tinggal di pasar berkembang dan daerah di mana pemadaman listrik sering terjadi.Samsung Guru E1107 bukan satu-satunya telepon sel surya yang dibuat oleh Samsung. Kemudian pada tahun 2009, perusahaan asal Korea tersebut merilis Samsung Blue Earth, yang juga menampilkan sel surya dibagian belakang ponsel. Adapun, satu jam pengisian daya dengan sinar matahari diubah menjadi 10 menit tambahan waktu bicara.

Baca Juga: Bocoran Fitur dan Harga Galaxy Note 10 Muncul Sebelum Pengumuman Resmi
Berbeda dengan Guru, Samsung Blue Earth menawarkan beberapa fitur canggih, seperti akses ke web, YouTube, dan jejaring sosial. Ponsel dapat terhubung ke internet melalui Wi-Fi atau 3G, sementara radio GPS mengaktifkan layanan lokasi. Ponsel panel surya ini dipasarkan sebagai produk ramah lingkungan. Kotak kardus ponsel juga merupakan bahan daur ulang.</content:encoded></item></channel></rss>
