<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelar 5G, Indonesia Dinilai Cocok Manfaatkan Spektrum 3,5 GHz</title><description>Huawei merekomendasikan pemanfaatan spektrum 3,5 GHz untuk jaringan 5G di Indonesia.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/01/54/2086407/gelar-5g-indonesia-dinilai-cocok-manfaatkan-spektrum-3-5-ghz</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/01/54/2086407/gelar-5g-indonesia-dinilai-cocok-manfaatkan-spektrum-3-5-ghz"/><item><title>Gelar 5G, Indonesia Dinilai Cocok Manfaatkan Spektrum 3,5 GHz</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/01/54/2086407/gelar-5g-indonesia-dinilai-cocok-manfaatkan-spektrum-3-5-ghz</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/08/01/54/2086407/gelar-5g-indonesia-dinilai-cocok-manfaatkan-spektrum-3-5-ghz</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2019 15:31 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/01/54/2086407/gelar-5g-indonesia-dinilai-cocok-manfaatkan-spektrum-3-5-ghz-hIbqR1FEC4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: New Era Technology)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/01/54/2086407/gelar-5g-indonesia-dinilai-cocok-manfaatkan-spektrum-3-5-ghz-hIbqR1FEC4.jpg</image><title>(Foto: New Era Technology)</title></images><description>JAKARTA - Huawei merekomendasikan pemanfaatan spektrum 3,5 GHz untuk jaringan 5G di Indonesia. Spektrum tersebut dinilai cocok mengingat pemanfaatan spektrum 2,6 GHz untuk televisi digital.
&quot;Setidaknya Indonesia butuh tiga spektrum untuk mengadopsi teknologi 5G. Tapi untuk skenario normal, spektrum 3,5 GHz sudah siap secara ekosistem di Indonesia dibanding spektrum lain,&quot; kata Kepala Divisi Teknologi Huawei Indonesia Vanness Yew dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, seperti dikutip Antaranews.
Huawei, menurut Vanness, telah memberikan dukungan kepada operator-operator seluler di Indonesia terkait uji coba 5G seperti bekerjasama dengan Telkomsel mencoba frekuensi 26 GHz pada Mei 2017.
Direktur Strategi Teknologi Komunikasi dan Informatika Huawei Indonesia Mohamad Rosidi berharap Indonesia dapat mengadopsi teknologi 5G secara massal pada 2020 sejalan dengan penerapan pada pasar global.
&quot;Adopsi teknologi digital di Indonesia dapat berjalan dengan cepat karena infrastruktur sudah ada, terutama dengan kehadiran aplikasi-aplikasi teknologi keuangan (fintech), multimedia realitas virtual (virtual reality) dan realitas tambahan (augmented reality), serta Internet untuk segala (Internet of Things),&quot; kata Rosidi.
Rosidi mengatakan adopsi jaringan 5G di kota-kota besar di Indonesia akan lebih cepat karena infrastruktur telekomunikasi sudah terbangun sejak lama.
&quot;Kami percaya pemerintah akan memberikan keputusan yang bijak terkait spektrum mana yang akan dipakai untuk adopsi awal 5G. Keputusan itu juga terkait dukungan perangkat-perangkat yang bekerja pada jaringan 5G,&quot; katanya.
Baca juga: Oppo K3 Meluncur 8 Agustus di Indonesia, Ini Spesifikasinya</description><content:encoded>JAKARTA - Huawei merekomendasikan pemanfaatan spektrum 3,5 GHz untuk jaringan 5G di Indonesia. Spektrum tersebut dinilai cocok mengingat pemanfaatan spektrum 2,6 GHz untuk televisi digital.
&quot;Setidaknya Indonesia butuh tiga spektrum untuk mengadopsi teknologi 5G. Tapi untuk skenario normal, spektrum 3,5 GHz sudah siap secara ekosistem di Indonesia dibanding spektrum lain,&quot; kata Kepala Divisi Teknologi Huawei Indonesia Vanness Yew dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, seperti dikutip Antaranews.
Huawei, menurut Vanness, telah memberikan dukungan kepada operator-operator seluler di Indonesia terkait uji coba 5G seperti bekerjasama dengan Telkomsel mencoba frekuensi 26 GHz pada Mei 2017.
Direktur Strategi Teknologi Komunikasi dan Informatika Huawei Indonesia Mohamad Rosidi berharap Indonesia dapat mengadopsi teknologi 5G secara massal pada 2020 sejalan dengan penerapan pada pasar global.
&quot;Adopsi teknologi digital di Indonesia dapat berjalan dengan cepat karena infrastruktur sudah ada, terutama dengan kehadiran aplikasi-aplikasi teknologi keuangan (fintech), multimedia realitas virtual (virtual reality) dan realitas tambahan (augmented reality), serta Internet untuk segala (Internet of Things),&quot; kata Rosidi.
Rosidi mengatakan adopsi jaringan 5G di kota-kota besar di Indonesia akan lebih cepat karena infrastruktur telekomunikasi sudah terbangun sejak lama.
&quot;Kami percaya pemerintah akan memberikan keputusan yang bijak terkait spektrum mana yang akan dipakai untuk adopsi awal 5G. Keputusan itu juga terkait dukungan perangkat-perangkat yang bekerja pada jaringan 5G,&quot; katanya.
Baca juga: Oppo K3 Meluncur 8 Agustus di Indonesia, Ini Spesifikasinya</content:encoded></item></channel></rss>
