<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Asal Beli Ban Sepeda Motor, Perhatikan Hal Ini</title><description>Memilih ban sepeda motor tidak boleh sembarang, perhatikan fungsi dan ketentuan yang sesuai untuk jenis sepeda motornya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/07/03/15/2074245/jangan-asal-beli-ban-sepeda-motor-perhatikan-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/07/03/15/2074245/jangan-asal-beli-ban-sepeda-motor-perhatikan-hal-ini"/><item><title>Jangan Asal Beli Ban Sepeda Motor, Perhatikan Hal Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/07/03/15/2074245/jangan-asal-beli-ban-sepeda-motor-perhatikan-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/07/03/15/2074245/jangan-asal-beli-ban-sepeda-motor-perhatikan-hal-ini</guid><pubDate>Rabu 03 Juli 2019 18:47 WIB</pubDate><dc:creator>Mufrod</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/03/15/2074245/jangan-asal-beli-ban-sepeda-motor-perhatikan-hal-ini-5woxkoiYCV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ban sepeda motor (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/03/15/2074245/jangan-asal-beli-ban-sepeda-motor-perhatikan-hal-ini-5woxkoiYCV.jpg</image><title>ban sepeda motor (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Selera dan kenyamanan pribadi sering menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pengendara dalam mengganti ban. Padahal, keputusan tersebut sering berakibat buruk pada penggunaan ban serta keamanan berkendara motor tersebut dalam jangka panjang. Masalah yang timbul pada ban bisa merembet pada komponen lain pada mesin hingga berakibat pada kecelakaan lalu lintas.

Terdapat tiga tips dasar mengenai pemilihan ban yang tepat bagi kendaraan roda dua. Hal ini disampaikan oleh salah satu teknisi produk ban dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Hadi. &quot;Sebenarnya dari produsen setiap model motor sudah menggunakan tipe ban yang sesuai sehingga menunjang performa mereka di jalanan,&quot; ujarnya kepada media.
&amp;nbsp;
PT YIMM sendiri sudah menyediakan ban resmi keluaran pabrikan bagi setiap model motor mereka. Produk ini dapat diperoleh pada setiap jaringan retail PT YIMM sebagai bagian dari onderdil dan aksesoris resmi untuk setiap motor Yamaha.

Berikut merupakan faktor yang perlu diperhatikan oleh para pengguna dalam melakukan penggantian ban pada kendaraan mereka. Hadi menyebut hal ini dapat diterapkan pada model maupun merk kendaraan roda dua manapun. &quot;Baik dari skutik hingga motor besar,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
1. Alur

Sering juga disebut sebagai kembang oleh kalangan riders, alur motor menjadi kunci bagi ban dalam memberi daya cengkeram. Tentunya, alur ban standar untuk kegiatan sehari-hari berbeda dengan kebutuhan ban untuk lintasan balap. Begitu juga dengan ban yang dirancang khusus seperti untuk jalanan basah hingga permukaan offroad.

2. Compound



Untuk motor Yamaha terdapat tiga jenis kompon atau komposisi campuran ban yakni tipe Soft, Medium, dan Hard. Kebanyakan konsumen mengambil opsi menggunakan kompon medium yang lebih awet karena lebih banyak komponen karet. Sementara, penggunaan kompon Hard tidak terlalu awet dengan lebih banyak campuran komponen plastik pada tipe tersebut.

&amp;nbsp;

3. Ukuran



Pengendara motor sudah sepatutnya mencocokkan diameter ban dengan ukuran sepatbor pada motor. Berikutnya, konsumen juga patut memperhatikan ukuran tapak kendaraan motor mereka. Ukuran tapak yang lebih besar bisa memberi beban pada komponen sabuk transmisi motor skuter matik. Terlebih jika penggunaan motor terbilang sering dan menempuh jarak jauh.</description><content:encoded>JAKARTA - Selera dan kenyamanan pribadi sering menjadi dasar pengambilan keputusan bagi pengendara dalam mengganti ban. Padahal, keputusan tersebut sering berakibat buruk pada penggunaan ban serta keamanan berkendara motor tersebut dalam jangka panjang. Masalah yang timbul pada ban bisa merembet pada komponen lain pada mesin hingga berakibat pada kecelakaan lalu lintas.

Terdapat tiga tips dasar mengenai pemilihan ban yang tepat bagi kendaraan roda dua. Hal ini disampaikan oleh salah satu teknisi produk ban dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Hadi. &quot;Sebenarnya dari produsen setiap model motor sudah menggunakan tipe ban yang sesuai sehingga menunjang performa mereka di jalanan,&quot; ujarnya kepada media.
&amp;nbsp;
PT YIMM sendiri sudah menyediakan ban resmi keluaran pabrikan bagi setiap model motor mereka. Produk ini dapat diperoleh pada setiap jaringan retail PT YIMM sebagai bagian dari onderdil dan aksesoris resmi untuk setiap motor Yamaha.

Berikut merupakan faktor yang perlu diperhatikan oleh para pengguna dalam melakukan penggantian ban pada kendaraan mereka. Hadi menyebut hal ini dapat diterapkan pada model maupun merk kendaraan roda dua manapun. &quot;Baik dari skutik hingga motor besar,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
1. Alur

Sering juga disebut sebagai kembang oleh kalangan riders, alur motor menjadi kunci bagi ban dalam memberi daya cengkeram. Tentunya, alur ban standar untuk kegiatan sehari-hari berbeda dengan kebutuhan ban untuk lintasan balap. Begitu juga dengan ban yang dirancang khusus seperti untuk jalanan basah hingga permukaan offroad.

2. Compound



Untuk motor Yamaha terdapat tiga jenis kompon atau komposisi campuran ban yakni tipe Soft, Medium, dan Hard. Kebanyakan konsumen mengambil opsi menggunakan kompon medium yang lebih awet karena lebih banyak komponen karet. Sementara, penggunaan kompon Hard tidak terlalu awet dengan lebih banyak campuran komponen plastik pada tipe tersebut.

&amp;nbsp;

3. Ukuran



Pengendara motor sudah sepatutnya mencocokkan diameter ban dengan ukuran sepatbor pada motor. Berikutnya, konsumen juga patut memperhatikan ukuran tapak kendaraan motor mereka. Ukuran tapak yang lebih besar bisa memberi beban pada komponen sabuk transmisi motor skuter matik. Terlebih jika penggunaan motor terbilang sering dan menempuh jarak jauh.</content:encoded></item></channel></rss>
