<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Facebook Bangun Lab Inovation, Dorong Komunitas Startup hingga Developer Berkembang</title><description>Facebook membuka Lab Inovation (LInov) yang bertempat di Co-Hive, Plaza Asia, Jakarta.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/24/207/2070297/facebook-bangun-lab-inovation-dorong-komunitas-startup-hingga-developer-berkembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/24/207/2070297/facebook-bangun-lab-inovation-dorong-komunitas-startup-hingga-developer-berkembang"/><item><title>Facebook Bangun Lab Inovation, Dorong Komunitas Startup hingga Developer Berkembang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/24/207/2070297/facebook-bangun-lab-inovation-dorong-komunitas-startup-hingga-developer-berkembang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/24/207/2070297/facebook-bangun-lab-inovation-dorong-komunitas-startup-hingga-developer-berkembang</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2019 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/24/207/2070297/facebook-bangun-lab-inovation-dorong-komunitas-startup-hingga-developer-berkembang-TbVydsGDsM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peluncuran Lab Inovation, Program Ekosistem Hub Facebook (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/24/207/2070297/facebook-bangun-lab-inovation-dorong-komunitas-startup-hingga-developer-berkembang-TbVydsGDsM.jpg</image><title>Peluncuran Lab Inovation, Program Ekosistem Hub Facebook (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Facebook membuka Lab Inovation (LInov) yang bertempat di Co-Hive, Plaza Asia, Jakarta. Menurut Director, Developer Partnerships and Programs, Facebook APAC, Virginia Yang  ini ditujukan untuk para komunitas atau pegiat teknologi seperti startup dan developer.
&quot;Tempat ini ditujukan untuk pada komunitas yang bergerak di bidang teknologi, bisa untuk pelajar startup, dan developer. Tidak ada demografi tertentu. Tapi developer bisa komunitas yang ada,&quot; kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/6/2019).
LInov tampaknya mirip seperti coworking space yang marak belakangan ini. Namun, Ruben Hatari, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia mengungkapkan jika LInov memiliki perbedaan yakni tidak dipungut biaya.

Baca Juga: Facebook Ungkap Mata Uang Kripto 'Project Libra' untuk Messenger &amp;amp; WhatsApp
Lebih dari itu, Facebook memberikan beberapa fasilitas penunjang yang dibutuhkan komunitas seperti proyektor dan makanan. Menurut tempatnya ini dibangun untuk membantu komunitas dan membangunnya.
&quot;Komunitas itu bergerak dan berkolaborasi dengan space-space yang kita gunakan, kita juga aktif mengadakan event,&quot; kata dia.
Ruben juga menambahkan jika salah satu wujud dari program Ekosistem Hub Facebook ini ingin pengguna tak hanya sebagai pemain media sosial, namun berkembang melalui media sosial dengan membuat komunitas-komunita yang bergerak di bidang humanity, teknologi dan banyak lagi.
Pada 23 Mei 2018, Facebook&amp;nbsp;juga telah mendirikan Ruang Komunal Indonesia (RuKi) yang merupakan tempat untuk para komunitas sosial berkumpul dan terhubung.</description><content:encoded>JAKARTA- Facebook membuka Lab Inovation (LInov) yang bertempat di Co-Hive, Plaza Asia, Jakarta. Menurut Director, Developer Partnerships and Programs, Facebook APAC, Virginia Yang  ini ditujukan untuk para komunitas atau pegiat teknologi seperti startup dan developer.
&quot;Tempat ini ditujukan untuk pada komunitas yang bergerak di bidang teknologi, bisa untuk pelajar startup, dan developer. Tidak ada demografi tertentu. Tapi developer bisa komunitas yang ada,&quot; kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/6/2019).
LInov tampaknya mirip seperti coworking space yang marak belakangan ini. Namun, Ruben Hatari, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia mengungkapkan jika LInov memiliki perbedaan yakni tidak dipungut biaya.

Baca Juga: Facebook Ungkap Mata Uang Kripto 'Project Libra' untuk Messenger &amp;amp; WhatsApp
Lebih dari itu, Facebook memberikan beberapa fasilitas penunjang yang dibutuhkan komunitas seperti proyektor dan makanan. Menurut tempatnya ini dibangun untuk membantu komunitas dan membangunnya.
&quot;Komunitas itu bergerak dan berkolaborasi dengan space-space yang kita gunakan, kita juga aktif mengadakan event,&quot; kata dia.
Ruben juga menambahkan jika salah satu wujud dari program Ekosistem Hub Facebook ini ingin pengguna tak hanya sebagai pemain media sosial, namun berkembang melalui media sosial dengan membuat komunitas-komunita yang bergerak di bidang humanity, teknologi dan banyak lagi.
Pada 23 Mei 2018, Facebook&amp;nbsp;juga telah mendirikan Ruang Komunal Indonesia (RuKi) yang merupakan tempat untuk para komunitas sosial berkumpul dan terhubung.</content:encoded></item></channel></rss>
