<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ponsel Baru Huawei Tak Bisa Cicipi Facebook, Instagram, dan WhatsApp   </title><description>Facebook Inc mengungkapkan rencananya untuk memutuskan hubungan dengan Huawei pada 7 Juni 2019.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/10/207/2064887/ponsel-baru-huawei-tak-bisa-cicipi-facebook-instagram-dan-whatsapp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/10/207/2064887/ponsel-baru-huawei-tak-bisa-cicipi-facebook-instagram-dan-whatsapp"/><item><title>Ponsel Baru Huawei Tak Bisa Cicipi Facebook, Instagram, dan WhatsApp   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/10/207/2064887/ponsel-baru-huawei-tak-bisa-cicipi-facebook-instagram-dan-whatsapp</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/06/10/207/2064887/ponsel-baru-huawei-tak-bisa-cicipi-facebook-instagram-dan-whatsapp</guid><pubDate>Senin 10 Juni 2019 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/10/207/2064887/ponsel-baru-huawei-tak-bisa-cicipi-facebook-instagram-dan-whatsapp-VPXUPKQFmO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Facebook dan WhatsApp (Foto: Japan Today)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/10/207/2064887/ponsel-baru-huawei-tak-bisa-cicipi-facebook-instagram-dan-whatsapp-VPXUPKQFmO.jpg</image><title>Ilustrasi Facebook dan WhatsApp (Foto: Japan Today)</title></images><description>JAKARTA- Facebook Inc mengungkapkan rencananya untuk memutuskan hubungan dengan Huawei pada 7 Juni 2019. Rencana Facebook tersebut merupakan langkah untuk mengikuti Pemerintah AS untuk memblokir Huawei yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional.
Ini berarti ponsel Huawei yang baru tidak akan memiliki aplikasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram yang sudah diinstal sebelumnya. Meskipun demikian, perusahaan asal California tersebut juga mengungkapkan jika pengguna smartphone Huawei saat ini masih bisa menggunakan dan mengunduh aplikasi yang disediakan Facebook Inc yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook.
Baca Juga: Selain Huawei, Ada 142 Perusahaan yang Di-blacklist AS
&quot;Kami sedang meninjau aturan final Departemen Perdagangan dan lisensi umum sementara yang lebih baru dikeluarkan dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kepatuhan,&quot; kata juru bicara Facebook, seperti dilansir dari laman Japan Today, Senin (10/6/2019).
Sayangnya, Google juga pada bulan lalu juga mengatakan akan memutuskan hubungan dengan Huawei. Hal ini membuat ponsel Huawei kesulitan juga mendapatkan aplikasi-aplikasi di Play Store.

Baca Juga: Dirugikan, Huawei Layangkan Mosi di Pengadilan AS
Sebelumnya, Huawei telah mengindikasikan akan membuat sistem operasinya sendiri untuk menggantikan platform Google Android, tetapi perlu mengembangkan pasar aplikasi sendiri juga jika ingin mempertahankan pengguna di luar China.
Untuk mengimbangi pasar ponsel cerdas, Huawei juga diharapkan untuk menemukan persediaan chip dan perangkat keras terkait baru, tanpa pemasok AS seperti Intel, Qualcomm, dan Broadcom. Ironisnya juga ARM Holdings, perancang semikonduktor Inggris yang teknologinya digunakan di sebagian besar chip ponsel juga kabarnya memutuskan hubungan dengan Huawei.
Langkah Trump datang di tengah kekhawatiran AS bahwa Huawei, pemimpin dalam jaringan 5G, akan memungkinkan China menyelinap di jaringan nirkabel berkecepatan tinggi. Pemerintahannya juga berusaha menghentikan sekutu AS untuk menggunakan peralatan Huawei.
Trump mengatakan kepada wartawan bulan lalu bahwa Huawei &quot;sangat berbahaya&quot; dari sudut pandang keamanan, tetapi kemudian mengulurkan kemungkinan menjatuhkan sanksi pada perusahaan China sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan.
Pertarungan atas Huawei terjadi di tengah perang dagang yang lebih luas antara dua ekonomi terbesar dan sanksi yang dijatuhkan oleh presiden AS, yang menuduh China melakukan praktik tidak adil.
&amp;nbsp;
Baca Juga: Huawei: Langkah AS Rugikan Miliaran Konsumen</description><content:encoded>JAKARTA- Facebook Inc mengungkapkan rencananya untuk memutuskan hubungan dengan Huawei pada 7 Juni 2019. Rencana Facebook tersebut merupakan langkah untuk mengikuti Pemerintah AS untuk memblokir Huawei yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional.
Ini berarti ponsel Huawei yang baru tidak akan memiliki aplikasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram yang sudah diinstal sebelumnya. Meskipun demikian, perusahaan asal California tersebut juga mengungkapkan jika pengguna smartphone Huawei saat ini masih bisa menggunakan dan mengunduh aplikasi yang disediakan Facebook Inc yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook.
Baca Juga: Selain Huawei, Ada 142 Perusahaan yang Di-blacklist AS
&quot;Kami sedang meninjau aturan final Departemen Perdagangan dan lisensi umum sementara yang lebih baru dikeluarkan dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kepatuhan,&quot; kata juru bicara Facebook, seperti dilansir dari laman Japan Today, Senin (10/6/2019).
Sayangnya, Google juga pada bulan lalu juga mengatakan akan memutuskan hubungan dengan Huawei. Hal ini membuat ponsel Huawei kesulitan juga mendapatkan aplikasi-aplikasi di Play Store.

Baca Juga: Dirugikan, Huawei Layangkan Mosi di Pengadilan AS
Sebelumnya, Huawei telah mengindikasikan akan membuat sistem operasinya sendiri untuk menggantikan platform Google Android, tetapi perlu mengembangkan pasar aplikasi sendiri juga jika ingin mempertahankan pengguna di luar China.
Untuk mengimbangi pasar ponsel cerdas, Huawei juga diharapkan untuk menemukan persediaan chip dan perangkat keras terkait baru, tanpa pemasok AS seperti Intel, Qualcomm, dan Broadcom. Ironisnya juga ARM Holdings, perancang semikonduktor Inggris yang teknologinya digunakan di sebagian besar chip ponsel juga kabarnya memutuskan hubungan dengan Huawei.
Langkah Trump datang di tengah kekhawatiran AS bahwa Huawei, pemimpin dalam jaringan 5G, akan memungkinkan China menyelinap di jaringan nirkabel berkecepatan tinggi. Pemerintahannya juga berusaha menghentikan sekutu AS untuk menggunakan peralatan Huawei.
Trump mengatakan kepada wartawan bulan lalu bahwa Huawei &quot;sangat berbahaya&quot; dari sudut pandang keamanan, tetapi kemudian mengulurkan kemungkinan menjatuhkan sanksi pada perusahaan China sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan.
Pertarungan atas Huawei terjadi di tengah perang dagang yang lebih luas antara dua ekonomi terbesar dan sanksi yang dijatuhkan oleh presiden AS, yang menuduh China melakukan praktik tidak adil.
&amp;nbsp;
Baca Juga: Huawei: Langkah AS Rugikan Miliaran Konsumen</content:encoded></item></channel></rss>
