<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Batasi Akses Medsos Aksi 22 Mei, Download atau Upload Foto &amp; Video Jadi Lambat</title><description>Pemerintah bakal membatasi akses media sosial mengingat aksi 22 Mei pada hari ini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/22/207/2058996/batasi-akses-medsos-aksi-22-mei-download-atau-upload-foto-video-jadi-lambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/22/207/2058996/batasi-akses-medsos-aksi-22-mei-download-atau-upload-foto-video-jadi-lambat"/><item><title>Batasi Akses Medsos Aksi 22 Mei, Download atau Upload Foto &amp; Video Jadi Lambat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/22/207/2058996/batasi-akses-medsos-aksi-22-mei-download-atau-upload-foto-video-jadi-lambat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/22/207/2058996/batasi-akses-medsos-aksi-22-mei-download-atau-upload-foto-video-jadi-lambat</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2019 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/22/207/2058996/batasi-akses-medsos-aksi-22-mei-download-atau-upload-foto-video-jadi-lambat-PXd4WTK9vT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi media sosial (Foto: The Wire)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/22/207/2058996/batasi-akses-medsos-aksi-22-mei-download-atau-upload-foto-video-jadi-lambat-PXd4WTK9vT.jpg</image><title>Ilustrasi media sosial (Foto: The Wire)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah bakal membatasi akses media sosial mengingat aksi 22 Mei pada hari ini. Dalam konferensi pers, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa pengguna internet akan mengalami kelambatan apabila menggunakan layanan data seperti download atau upload konten.
&quot;Teman-teman akan mengalami kelambatan kalau kita download atau upload video. Kemudian juga poto, karena mengapa, viralnya, mudaratnya ada di sana. Tetapi sekali lagi, ini secara bertahap,&quot; kata Menkominfo Rudiantara.
Guna menjaga keamanan, mencegah beredarnya hoaks serta provokasi, pemerintah membatasi akses media sosial pada aksi 22 Mei ini. &quot;Kita sangat mengapresiasi media mainsteam biasanya di media online, sekarang kita media mainstream,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Baca juga: Cegah Provokasi dan Hoaks Aksi 22 Mei, Pemerintah Batasi Akses Media Sosial
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto mengungkapkan jika pihaknya telah membatasi akses media sosial. Hal tersebut ditujukan untuk menghindari provokasi dan berita bohong kepada masyarakat luas.
&quot;Untuk sementara, untuk menghindari provokasi dan berita bohong kepada masyarakat luas. Akan kita adakan pembatasan akses di media, fitur tertentu agar tidak diaktifkan. Media sosial maksud saya untuk menjaga tidak adanya hal-hal negatif,&quot; kata Wiranto.
Baca juga: Aksi 22 Mei, Kominfo Imbau Warganet Tak Viralkan Konten Aksi Kekerasan dan Ujaran Kebencian
Sayangnya masih belum diketahui apa saja media sosial yang dibatasi saat aksi 22 Mei ini. Seperti diketahui sebelumnya beberapa warganet juga mengeluhkan Instagram, WhatsApp, dan Facebook mengalami gangguan.
&amp;nbsp;
Baca juga: Netizen Keluhkan Instagram dan WhatsApp Down Bersamaan Aksi 22 Mei</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah bakal membatasi akses media sosial mengingat aksi 22 Mei pada hari ini. Dalam konferensi pers, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan bahwa pengguna internet akan mengalami kelambatan apabila menggunakan layanan data seperti download atau upload konten.
&quot;Teman-teman akan mengalami kelambatan kalau kita download atau upload video. Kemudian juga poto, karena mengapa, viralnya, mudaratnya ada di sana. Tetapi sekali lagi, ini secara bertahap,&quot; kata Menkominfo Rudiantara.
Guna menjaga keamanan, mencegah beredarnya hoaks serta provokasi, pemerintah membatasi akses media sosial pada aksi 22 Mei ini. &quot;Kita sangat mengapresiasi media mainsteam biasanya di media online, sekarang kita media mainstream,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
Baca juga: Cegah Provokasi dan Hoaks Aksi 22 Mei, Pemerintah Batasi Akses Media Sosial
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto mengungkapkan jika pihaknya telah membatasi akses media sosial. Hal tersebut ditujukan untuk menghindari provokasi dan berita bohong kepada masyarakat luas.
&quot;Untuk sementara, untuk menghindari provokasi dan berita bohong kepada masyarakat luas. Akan kita adakan pembatasan akses di media, fitur tertentu agar tidak diaktifkan. Media sosial maksud saya untuk menjaga tidak adanya hal-hal negatif,&quot; kata Wiranto.
Baca juga: Aksi 22 Mei, Kominfo Imbau Warganet Tak Viralkan Konten Aksi Kekerasan dan Ujaran Kebencian
Sayangnya masih belum diketahui apa saja media sosial yang dibatasi saat aksi 22 Mei ini. Seperti diketahui sebelumnya beberapa warganet juga mengeluhkan Instagram, WhatsApp, dan Facebook mengalami gangguan.
&amp;nbsp;
Baca juga: Netizen Keluhkan Instagram dan WhatsApp Down Bersamaan Aksi 22 Mei</content:encoded></item></channel></rss>
