<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AppTune, Aplikasi yang Temukan Penyandang Tunanetra dengan Relawan</title><description>Muhammad Rahmatullah berhasil membuat aplikasi yang berbasis pada Google TalkBack untuk para penyandang tunanetra</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/14/207/2055576/apptune-aplikasi-yang-temukan-penyandang-tunanetra-dengan-relawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/14/207/2055576/apptune-aplikasi-yang-temukan-penyandang-tunanetra-dengan-relawan"/><item><title>AppTune, Aplikasi yang Temukan Penyandang Tunanetra dengan Relawan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/14/207/2055576/apptune-aplikasi-yang-temukan-penyandang-tunanetra-dengan-relawan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/14/207/2055576/apptune-aplikasi-yang-temukan-penyandang-tunanetra-dengan-relawan</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2019 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/14/207/2055576/apptune-aplikasi-untuk-bantu-penyandang-tunanetra-WOHSTfCDO1.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pembuat Aplikasi AppTune, Muhammad Rahmatullah (Foto: Pernita Hestin/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/14/207/2055576/apptune-aplikasi-untuk-bantu-penyandang-tunanetra-WOHSTfCDO1.jpeg</image><title>Pembuat Aplikasi AppTune, Muhammad Rahmatullah (Foto: Pernita Hestin/Okezone)</title></images><description>JAKARTA-&amp;nbsp;Para tunanetra berbahagialah. Salah satu anggota Developer Student Club, program dari Google untuk mahasiswa, Muhammad Rahmatullah berhasil membuat aplikasi berbasis Google TalkBack. TalkBack merupakan fitur berupa umpan balik suara atau getaran untuk membantu tunanetra mengetahui apa saja yang ada di layar ponsel.
Aplikasi yang dibuat Rahmat pada 2018 tersebut dijuluki AppTune. Aplikasi ini mampu membantu penyandang tunanetra&amp;nbsp;mendapatkan relawan. Relawan-relawan tersebut akan membantu mereka menjalankan ujian sekolah, dan lain-lain.
&quot;Fitur dalam aplikasi ini mempertemukan penyandang tunanetra berdasarkan kebutuhannya, seperti ujian sekolah, browsing internet, dan banyak lagi,&quot; imbuh Rahmat.
&amp;nbsp;
Baca Juga: Gunakan Teknologi AI, Fitur Google Bantu Penyandang Disabilitas
Penyandang tunanetra akan mengisi formulir saat menggunakan aplikasi, nantinya jika pengguna mendapatkan relawan, mereka akan saling berkomunikasi melalu nomor telepon yang dicantumkan sebelumnya
Aplikasi ini hanya eklusif digunakan oleh Yayasan Pembina Tunanetra Indonesia di Makassar. Namun Rahmat tak menampik jika dirinya tengah mengembangkan aplikasi untuk dapat menempal ke asisten suara Google dan bisa digunakan lebih banyak orang.
&quot;Saya juga ingin aplikasi ini mampu digunakan oleh penyandang tunanetra di seluruh Indonesia,&quot; kata dia. (AHL)</description><content:encoded>JAKARTA-&amp;nbsp;Para tunanetra berbahagialah. Salah satu anggota Developer Student Club, program dari Google untuk mahasiswa, Muhammad Rahmatullah berhasil membuat aplikasi berbasis Google TalkBack. TalkBack merupakan fitur berupa umpan balik suara atau getaran untuk membantu tunanetra mengetahui apa saja yang ada di layar ponsel.
Aplikasi yang dibuat Rahmat pada 2018 tersebut dijuluki AppTune. Aplikasi ini mampu membantu penyandang tunanetra&amp;nbsp;mendapatkan relawan. Relawan-relawan tersebut akan membantu mereka menjalankan ujian sekolah, dan lain-lain.
&quot;Fitur dalam aplikasi ini mempertemukan penyandang tunanetra berdasarkan kebutuhannya, seperti ujian sekolah, browsing internet, dan banyak lagi,&quot; imbuh Rahmat.
&amp;nbsp;
Baca Juga: Gunakan Teknologi AI, Fitur Google Bantu Penyandang Disabilitas
Penyandang tunanetra akan mengisi formulir saat menggunakan aplikasi, nantinya jika pengguna mendapatkan relawan, mereka akan saling berkomunikasi melalu nomor telepon yang dicantumkan sebelumnya
Aplikasi ini hanya eklusif digunakan oleh Yayasan Pembina Tunanetra Indonesia di Makassar. Namun Rahmat tak menampik jika dirinya tengah mengembangkan aplikasi untuk dapat menempal ke asisten suara Google dan bisa digunakan lebih banyak orang.
&quot;Saya juga ingin aplikasi ini mampu digunakan oleh penyandang tunanetra di seluruh Indonesia,&quot; kata dia. (AHL)</content:encoded></item></channel></rss>
