<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Pesan Suzuki Jimny Cukup Bayar Rp5 Juta   </title><description>Salah satu diler Suzuki menyebutkan konsumen yang ingin memesan Jimny harus membayar uang tanda jadi sebesar Rp5 juta.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/08/15/2052926/pesan-suzuki-jimny-cukup-bayar-rp5-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/08/15/2052926/pesan-suzuki-jimny-cukup-bayar-rp5-juta"/><item><title>   Pesan Suzuki Jimny Cukup Bayar Rp5 Juta   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/08/15/2052926/pesan-suzuki-jimny-cukup-bayar-rp5-juta</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/05/08/15/2052926/pesan-suzuki-jimny-cukup-bayar-rp5-juta</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2019 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Mufrod</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/08/15/2052926/pesan-suzuki-jimny-cukup-bayar-rp5-juta-Qse7gVc1jo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suzuki Jimny (Foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/08/15/2052926/pesan-suzuki-jimny-cukup-bayar-rp5-juta-Qse7gVc1jo.jpg</image><title>Suzuki Jimny (Foto: Ist) </title></images><description>

JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meski menampik rencana segera meluncurkan Jimny di Indonesia, namun beberapa jaringan dilernya diketahui telah membuka pemesanan bagi konsumen. Uniknya lagi beberapa diler bahkan sudah meminta uang tanda jadi bagi konsumen yang ingin memesan Jimny.

&quot;Untuk konsumen yang ingin memesan, harus membayar uang tanda jadi sebesar Rp5 juta. hal ini sebagai bukti keseriusan konsumen untuk membeli Suzuki Jimny,&quot; ungkap wiraniaga diler Suzuki yang enggan diungkap namanya, kepada Okezone beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut ia menjelaskan, pembayaran tanda jadi sebenarnya dilakukan mengingat model Jimny yang akan masuk ke Indonesia dalam jumlah terbatas dan tak banyak. Sehingga diperlukan data dan keseriusan dari konsumen yang ingin memesannya.

&quot;Kabarnya Jimny yang akan dipasarkan di Indonesia akan masuk berdasarkan jumlah yang tidak banyak. Namun tidak diketahui berapa kuota yang diberikan untuk Indonesia,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Penetapan kuota yang kabarnya akan diberlakukan di Indonesia, memang bukan hal baru, karena sejak diluncurkan Suzuki membatasi jumlah penjualan di tiap negara. Bahkan di wilayah Eropa, Suzuki setempat menghentikan pemesanan bagi konsumen karena kuota terbatas.

Hingga saat ini, Jimny tetap diproduksi di Jepang, permintaan yang cukup besar tak seimbang dengan jumlah produksinya, sehingga Suzuki cukup kewalahan memenuhi permintaan Jimny di seluruh negara.


</description><content:encoded>

JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meski menampik rencana segera meluncurkan Jimny di Indonesia, namun beberapa jaringan dilernya diketahui telah membuka pemesanan bagi konsumen. Uniknya lagi beberapa diler bahkan sudah meminta uang tanda jadi bagi konsumen yang ingin memesan Jimny.

&quot;Untuk konsumen yang ingin memesan, harus membayar uang tanda jadi sebesar Rp5 juta. hal ini sebagai bukti keseriusan konsumen untuk membeli Suzuki Jimny,&quot; ungkap wiraniaga diler Suzuki yang enggan diungkap namanya, kepada Okezone beberapa waktu lalu.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut ia menjelaskan, pembayaran tanda jadi sebenarnya dilakukan mengingat model Jimny yang akan masuk ke Indonesia dalam jumlah terbatas dan tak banyak. Sehingga diperlukan data dan keseriusan dari konsumen yang ingin memesannya.

&quot;Kabarnya Jimny yang akan dipasarkan di Indonesia akan masuk berdasarkan jumlah yang tidak banyak. Namun tidak diketahui berapa kuota yang diberikan untuk Indonesia,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Penetapan kuota yang kabarnya akan diberlakukan di Indonesia, memang bukan hal baru, karena sejak diluncurkan Suzuki membatasi jumlah penjualan di tiap negara. Bahkan di wilayah Eropa, Suzuki setempat menghentikan pemesanan bagi konsumen karena kuota terbatas.

Hingga saat ini, Jimny tetap diproduksi di Jepang, permintaan yang cukup besar tak seimbang dengan jumlah produksinya, sehingga Suzuki cukup kewalahan memenuhi permintaan Jimny di seluruh negara.


</content:encoded></item></channel></rss>
