<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecanduan Medsos Serupa dengan Kecanduan Narkoba, Benarkah?</title><description>Bila sebelumnya ada istilah kecanduan rokok, kemudian kecanduan obat bius, kini ada kecanduan media sosial.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/16/207/2005192/kecanduan-medsos-serupa-dengan-kecanduan-narkoba-benarkah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/16/207/2005192/kecanduan-medsos-serupa-dengan-kecanduan-narkoba-benarkah"/><item><title>Kecanduan Medsos Serupa dengan Kecanduan Narkoba, Benarkah?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/16/207/2005192/kecanduan-medsos-serupa-dengan-kecanduan-narkoba-benarkah</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/16/207/2005192/kecanduan-medsos-serupa-dengan-kecanduan-narkoba-benarkah</guid><pubDate>Rabu 16 Januari 2019 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/16/207/2005192/kecanduan-medsos-serupa-dengan-kecanduan-narkoba-benarkah-B5Te2xPiWG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Rami Al-zayat/Unsplash)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/16/207/2005192/kecanduan-medsos-serupa-dengan-kecanduan-narkoba-benarkah-B5Te2xPiWG.jpg</image><title>(Foto: Rami Al-zayat/Unsplash)</title></images><description>JAKARTA - Bila sebelumnya ada istilah kecanduan rokok, kemudian kecanduan obat bius, kini ada kecanduan media sosial. Para pakar telah menemukan hubungan antara penggunaan media sosial yang berlebihan dengan tingkah laku yang biasa tampak pada pecandu narkoba.
Periset di Universitas Michigan di Amerika dan Universitas Monash di Australia mengatakan, pengguna berat media sosial cenderung membuat keputusan-keputusan yang lebih riskan, yang biasanya tampak pada para pecandu narkoba.
&amp;ldquo;Kira-kira sepertiga manusia di planet ini menggunakan media sosial dan banyak dari mereka menunjukkan kecanduan yang berlebihan pada situs-situs dalam jaringan internet,&amp;rdquo; kata Dar Meshi, penulis utama dan asisten profesor di Universitas Michigan.
&amp;nbsp;
Baca juga: Bikin Celaka, YouTube Larang Bird Box Challenges
&amp;ldquo;Kami berharap penemuan kami ini akan mendorong orang untuk lebih bertanggungjawab dalam menggunakan jaringan media sosial,&amp;rdquo; kata Meshi.
Meshi dan timnya mendapati bahwa pengguna media sosial yang berlebihan juga seringkali mengambil risiko yang lebih besar, walaupun tahu banyak konsekuensi negatifnya, sama seperti para pencandu narkoba.
&amp;nbsp;
Baca juga: Google Hapus Aplikasi yang Minta Izin Akses SMS</description><content:encoded>JAKARTA - Bila sebelumnya ada istilah kecanduan rokok, kemudian kecanduan obat bius, kini ada kecanduan media sosial. Para pakar telah menemukan hubungan antara penggunaan media sosial yang berlebihan dengan tingkah laku yang biasa tampak pada pecandu narkoba.
Periset di Universitas Michigan di Amerika dan Universitas Monash di Australia mengatakan, pengguna berat media sosial cenderung membuat keputusan-keputusan yang lebih riskan, yang biasanya tampak pada para pecandu narkoba.
&amp;ldquo;Kira-kira sepertiga manusia di planet ini menggunakan media sosial dan banyak dari mereka menunjukkan kecanduan yang berlebihan pada situs-situs dalam jaringan internet,&amp;rdquo; kata Dar Meshi, penulis utama dan asisten profesor di Universitas Michigan.
&amp;nbsp;
Baca juga: Bikin Celaka, YouTube Larang Bird Box Challenges
&amp;ldquo;Kami berharap penemuan kami ini akan mendorong orang untuk lebih bertanggungjawab dalam menggunakan jaringan media sosial,&amp;rdquo; kata Meshi.
Meshi dan timnya mendapati bahwa pengguna media sosial yang berlebihan juga seringkali mengambil risiko yang lebih besar, walaupun tahu banyak konsekuensi negatifnya, sama seperti para pencandu narkoba.
&amp;nbsp;
Baca juga: Google Hapus Aplikasi yang Minta Izin Akses SMS</content:encoded></item></channel></rss>
