<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ingin Motor Listrik Cepat Diproduksi, Ini Alasannya</title><description>Kemampuan anak bangsa memproduksi motor listrik seperti Gesits membuat Presiden Jokowi meminta percepatan produksinya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/14/15/2004320/jokowi-ingin-motor-listrik-cepat-diproduksi-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/14/15/2004320/jokowi-ingin-motor-listrik-cepat-diproduksi-ini-alasannya"/><item><title>Jokowi Ingin Motor Listrik Cepat Diproduksi, Ini Alasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/14/15/2004320/jokowi-ingin-motor-listrik-cepat-diproduksi-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2019/01/14/15/2004320/jokowi-ingin-motor-listrik-cepat-diproduksi-ini-alasannya</guid><pubDate>Senin 14 Januari 2019 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/14/15/2004320/jokowi-ingin-motor-listrik-cepat-diproduksi-ini-alasannya-dRozxJfVS7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi mencoba Motor Listrik Gesits (Foto: Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/14/15/2004320/jokowi-ingin-motor-listrik-cepat-diproduksi-ini-alasannya-dRozxJfVS7.jpg</image><title>Jokowi mencoba Motor Listrik Gesits (Foto: Ist) </title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta percepatan dari program kendaraan bermotor listrik. Dia mengatakan, bila pemerintah bisa memproduksi motor listrik bisa menghemat biaya sekitar Rp798 triliun.
&quot;Dan melalui kendaraan bermotor listrik kita juga dapat mengurangi pemakaian BBM, mengurangi ketergantungan pada impor BBM yang berpotensi menghemat kurang lebih Rp798 triliun,&quot; kata Jokowi dalam ratas 'Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik' di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (14/1/2019).
Jokowi menilai, banyak negara di dunia yang mulai berlomba-lomba jadi yang terdepan dalam mengembangkan  teknologi kendaraan bermotor listrik ini. Karena motor listrik, kata dia, selain ramah lingkungan, juga mengurangi ketergantung pada energi fosil.
&amp;nbsp;
&quot;Dan terkait upaya membangun industri kendaraan bermotor listrik terdapat beberapa hal yang perlu saya sampaikan. Pertama agar regulasi yang mengatur mengenai program kendaraan bermotor ini disiapkan dan segera diselesaikan sehingga negara kita dapat beralih lebih cepat lagi menajadi pemain utama dalam kendaraan bermotor listrik,&quot; jelasnya.
Sementara kedua, Kepala Negara juga minta perencanaan dalam pengembangan kendaraan bermotor listrik dilakukan terpadu, terintegrasi antara kementerian dan lembaga.
&quot;Dan tentu saja jangan lupa libatkan swasta dalam sisi riset, inovasinya, sampai dengan penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Arahan Jokowi yang ketiga adalah pengembangan kendaraan bermotor listrik harus digunakan sebagai momentum untuk penyiapan SDM Indonesia yang mampu menguasai teknologi terkini.
&quot;Sekaligus digunakan sebagai penciptaan nilai tambah, efek multiplier melalui upaya memperbesar kandungan komponen dalam negeri,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta percepatan dari program kendaraan bermotor listrik. Dia mengatakan, bila pemerintah bisa memproduksi motor listrik bisa menghemat biaya sekitar Rp798 triliun.
&quot;Dan melalui kendaraan bermotor listrik kita juga dapat mengurangi pemakaian BBM, mengurangi ketergantungan pada impor BBM yang berpotensi menghemat kurang lebih Rp798 triliun,&quot; kata Jokowi dalam ratas 'Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik' di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (14/1/2019).
Jokowi menilai, banyak negara di dunia yang mulai berlomba-lomba jadi yang terdepan dalam mengembangkan  teknologi kendaraan bermotor listrik ini. Karena motor listrik, kata dia, selain ramah lingkungan, juga mengurangi ketergantung pada energi fosil.
&amp;nbsp;
&quot;Dan terkait upaya membangun industri kendaraan bermotor listrik terdapat beberapa hal yang perlu saya sampaikan. Pertama agar regulasi yang mengatur mengenai program kendaraan bermotor ini disiapkan dan segera diselesaikan sehingga negara kita dapat beralih lebih cepat lagi menajadi pemain utama dalam kendaraan bermotor listrik,&quot; jelasnya.
Sementara kedua, Kepala Negara juga minta perencanaan dalam pengembangan kendaraan bermotor listrik dilakukan terpadu, terintegrasi antara kementerian dan lembaga.
&quot;Dan tentu saja jangan lupa libatkan swasta dalam sisi riset, inovasinya, sampai dengan penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Arahan Jokowi yang ketiga adalah pengembangan kendaraan bermotor listrik harus digunakan sebagai momentum untuk penyiapan SDM Indonesia yang mampu menguasai teknologi terkini.
&quot;Sekaligus digunakan sebagai penciptaan nilai tambah, efek multiplier melalui upaya memperbesar kandungan komponen dalam negeri,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
