<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gionee Terancam Bangkrut Gara-Gara Bos Kalah Main Judi</title><description>Gionee merupakan salah satu produsen ponsel terbesar di pasar India.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/12/03/57/1986113/gionee-terancam-bangkrut-gara-gara-bos-kalah-main-judi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/12/03/57/1986113/gionee-terancam-bangkrut-gara-gara-bos-kalah-main-judi"/><item><title>Gionee Terancam Bangkrut Gara-Gara Bos Kalah Main Judi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/12/03/57/1986113/gionee-terancam-bangkrut-gara-gara-bos-kalah-main-judi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/12/03/57/1986113/gionee-terancam-bangkrut-gara-gara-bos-kalah-main-judi</guid><pubDate>Senin 03 Desember 2018 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/03/57/1986113/gionee-terancam-bangkrut-gara-gara-bos-kalah-main-judi-S5vxb33vLT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Indiatoday)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/03/57/1986113/gionee-terancam-bangkrut-gara-gara-bos-kalah-main-judi-S5vxb33vLT.jpg</image><title>(Foto: Indiatoday)</title></images><description>JAKARTA - Gionee merupakan salah satu produsen ponsel terbesar di pasar India. Perusahaan telah menyediakan permintaan handset oleh konsumen di India sejak beberapa tahun lalu.

Dilansir Indiatoday, Senin (3/12/2018), perusahaan kini kehilangan popularitas belakangan ini dan akhirnya sampai pada penutupan toko. Menurut laporan dari Securities Times, Gionee menghadapi situasi bangkrut.

Perusahaan telah dilaporkan gagal membayar utangnya dari berbagai pemasok dan telah membahas kemungkinan pengaturan untuk kesepakatan yang memenuhi harapan mereka.

Sebanyak 20 pemasok kabarnya mengajukan untuk 'bankruptcy reorganisation' dengan Pengadilan Menengah Rakyat Shenzhen.

Selain itu, Chairman Gionee, Liu Lirong  telah kehilangan sebagian besar dana Gionee. Ia dilaporkan kehilangan sekira sepuluh miliar yuan (USD1,4 miliar) gara-gara berjudi.

Namun, Securities Times melaporkan bahwa Lirong mengaku kehilangan sekira satu miliar yuan (sekitar USD144 juta).

Lirong mengakui 'bencana' judi, tetapi bersikeras bahwa dia tidak menggunakan dana Gionee untuk alasan pribadinya. Namun, dia mengaku meminjam sebagian dana perusahaan. Ini telah dilaporkan menyebabkan Gionee ke situasi yang mengkhawatirkan, membawa perusahaan di ambang kebangkrutan.

Baca juga: Ini 3 Ponsel dengan RAM hingga 10GBGionee telah menjadi salah satu pemain terkemuka di pasar smartphone India. Perusahaan menantang merek lainnya seperti Samsung dan Nokia.

Namun, perusahaan akhir-akhir ini tidak mampu bersaing dengan berbagai merek China seperti Xiaomi, Huawei, OPPO dan Vivo, dengan produk-produk yang belum mampu menarik perhatian konsumen India.

Gionee menangkap hingga 4,6 persen pangsa pasar ponsel selfie pada awal 2017, menurut temuan Counterpoint Research. Akan tetapi, perusahaan mengalami penurunan tajam dalam pangsa pasar bersama OEM pesaing lainnya seperti Micromax dan Sony.
&amp;nbsp;
Baca juga: 5 Tips Hindari Pencuri Ponsel
</description><content:encoded>JAKARTA - Gionee merupakan salah satu produsen ponsel terbesar di pasar India. Perusahaan telah menyediakan permintaan handset oleh konsumen di India sejak beberapa tahun lalu.

Dilansir Indiatoday, Senin (3/12/2018), perusahaan kini kehilangan popularitas belakangan ini dan akhirnya sampai pada penutupan toko. Menurut laporan dari Securities Times, Gionee menghadapi situasi bangkrut.

Perusahaan telah dilaporkan gagal membayar utangnya dari berbagai pemasok dan telah membahas kemungkinan pengaturan untuk kesepakatan yang memenuhi harapan mereka.

Sebanyak 20 pemasok kabarnya mengajukan untuk 'bankruptcy reorganisation' dengan Pengadilan Menengah Rakyat Shenzhen.

Selain itu, Chairman Gionee, Liu Lirong  telah kehilangan sebagian besar dana Gionee. Ia dilaporkan kehilangan sekira sepuluh miliar yuan (USD1,4 miliar) gara-gara berjudi.

Namun, Securities Times melaporkan bahwa Lirong mengaku kehilangan sekira satu miliar yuan (sekitar USD144 juta).

Lirong mengakui 'bencana' judi, tetapi bersikeras bahwa dia tidak menggunakan dana Gionee untuk alasan pribadinya. Namun, dia mengaku meminjam sebagian dana perusahaan. Ini telah dilaporkan menyebabkan Gionee ke situasi yang mengkhawatirkan, membawa perusahaan di ambang kebangkrutan.

Baca juga: Ini 3 Ponsel dengan RAM hingga 10GBGionee telah menjadi salah satu pemain terkemuka di pasar smartphone India. Perusahaan menantang merek lainnya seperti Samsung dan Nokia.

Namun, perusahaan akhir-akhir ini tidak mampu bersaing dengan berbagai merek China seperti Xiaomi, Huawei, OPPO dan Vivo, dengan produk-produk yang belum mampu menarik perhatian konsumen India.

Gionee menangkap hingga 4,6 persen pangsa pasar ponsel selfie pada awal 2017, menurut temuan Counterpoint Research. Akan tetapi, perusahaan mengalami penurunan tajam dalam pangsa pasar bersama OEM pesaing lainnya seperti Micromax dan Sony.
&amp;nbsp;
Baca juga: 5 Tips Hindari Pencuri Ponsel
</content:encoded></item></channel></rss>
