<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Website Resmi Lion Air Berganti Tampilan Jadi Hitam Putih   </title><description>Website resmi Lion Air berganti tampilan menjadi hitam putih pasca kejadian pesawat jatuh di Tanjung Kerawang.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/29/207/1970439/website-resmi-lion-air-berganti-tampilan-jadi-hitam-putih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/29/207/1970439/website-resmi-lion-air-berganti-tampilan-jadi-hitam-putih"/><item><title>Website Resmi Lion Air Berganti Tampilan Jadi Hitam Putih   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/29/207/1970439/website-resmi-lion-air-berganti-tampilan-jadi-hitam-putih</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/29/207/1970439/website-resmi-lion-air-berganti-tampilan-jadi-hitam-putih</guid><pubDate>Senin 29 Oktober 2018 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/29/207/1970439/website-resmi-lion-air-berganti-tampilan-jadi-hitam-putih-bAcUGsUruH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Situs Website Lion Air</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/29/207/1970439/website-resmi-lion-air-berganti-tampilan-jadi-hitam-putih-bAcUGsUruH.jpg</image><title>Situs Website Lion Air</title></images><description>JAKARTA - Website resmi Lion Air berganti tampilan menjadi hitam putih pasca kejadian pesawat jatuh di Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018, setelah hilang kontak sekitar pukul 06.31 WIB.
Dalam website tersebut terlihat nomor crisis center yang bisa dihubungi yakni 021-80820001. Serta beberapa informasi terkini terkait penerbangan.
&amp;nbsp;Lengkapnya disebutkan jika penerbangan Lion Air  nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5&amp;rsquo;49.052&amp;rdquo; E 107&amp;rsquo; 06.628&amp;rdquo;.
Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi  termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.

Baca Juga: Alfiani, Pramugari Lion Air JT610 Banjir Doa di Instagram
Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 tersebut buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018. Pesawat juga dinyatakan layak operasi.
Lebih lanjut, pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja  dengan copilot Harvino  bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul  Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.
&quot;Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak   sehubungan dengan kejadian ini. Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon  021-80820001 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon  021-80820002Kami  akan terus  memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan  lebih lanjut,&quot; kata pihak Lion Air.</description><content:encoded>JAKARTA - Website resmi Lion Air berganti tampilan menjadi hitam putih pasca kejadian pesawat jatuh di Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018, setelah hilang kontak sekitar pukul 06.31 WIB.
Dalam website tersebut terlihat nomor crisis center yang bisa dihubungi yakni 021-80820001. Serta beberapa informasi terkini terkait penerbangan.
&amp;nbsp;Lengkapnya disebutkan jika penerbangan Lion Air  nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5&amp;rsquo;49.052&amp;rdquo; E 107&amp;rsquo; 06.628&amp;rdquo;.
Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi  termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi.

Baca Juga: Alfiani, Pramugari Lion Air JT610 Banjir Doa di Instagram
Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 tersebut buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018. Pesawat juga dinyatakan layak operasi.
Lebih lanjut, pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja  dengan copilot Harvino  bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul  Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.
&quot;Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak   sehubungan dengan kejadian ini. Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon  021-80820001 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon  021-80820002Kami  akan terus  memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan  lebih lanjut,&quot; kata pihak Lion Air.</content:encoded></item></channel></rss>
