<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saingi Vivo, Xiaomi Klaim Patenkan Kamera Pop Up Sejak 2015</title><description>Xiaomi mengklaim memiliki produk smartphone berkamera tersembunyi dengan mekanisme pop-up sejak 2015.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/22/57/1967159/saingi-vivo-xiaomi-klaim-patenkan-kamera-pop-up-sejak-2015</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/22/57/1967159/saingi-vivo-xiaomi-klaim-patenkan-kamera-pop-up-sejak-2015"/><item><title>Saingi Vivo, Xiaomi Klaim Patenkan Kamera Pop Up Sejak 2015</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/22/57/1967159/saingi-vivo-xiaomi-klaim-patenkan-kamera-pop-up-sejak-2015</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/22/57/1967159/saingi-vivo-xiaomi-klaim-patenkan-kamera-pop-up-sejak-2015</guid><pubDate>Senin 22 Oktober 2018 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Solopos</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/22/57/1967159/saingi-vivo-xiaomi-klaim-patenkan-kamera-pop-up-sejak-2015-dyYwFmWgkO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Kamera Pop Up Xiaomi (Foto: Mi Community)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/22/57/1967159/saingi-vivo-xiaomi-klaim-patenkan-kamera-pop-up-sejak-2015-dyYwFmWgkO.jpg</image><title>Ilustrasi Kamera Pop Up Xiaomi (Foto: Mi Community)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Xiaomi mengklaim memiliki produk smartphone berkamera tersembunyi dengan mekanisme pop-up sejak 2015. Meski demikian, Vivo menjadi vendor pertama yang merilis kamera dengan konsep menyembul ke atas alias pop-up.
Xiaomi mengklaim mekanisme menyembunyikan kamera di bodi ponsel sedang tidak dipakai. Modul kamera baru akan menyembul ke atas apabila diperlukan, yakni saat ingin berswafoto. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Director Product Management Xiaomi Global, Donovan Sung, lewat akun Twitter-nya.
Dalam kicauan di akun Twitter @donovansung, seperti dikutip dari Gizmochina, Senin (22/10/2018), Donovan Sung menjelaskan, Xiaomi telah mengajukan hak paten desain kamera pop-up dengan beberapa sampel sejak 2015 lalu. Dia juga mengunggah gambar rancangan ponsel yang diklaim seri Mi Mix, namun sekilas mirip dengan Vivo Nex.
&quot;Pada awal 2015 kami mengajukan paten untuk kamera pop-up dan membuat beberapa perangkat uji coba. Kami akhirnya memilih mekanisme geser untuk Mi Mix 3 agar tampilan layar penuh lebih baik,&quot; ungkap Donovan Sung.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Background on Mi MIX: As early as 2015, we applied for a patent for a popup camera, and made some test devices.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;We ultimately chose the sliding form factor for &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/MiMIX3?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#MiMIX3&amp;lt;/a&amp;gt; to lay the groundwork for an even better full screen display experience, especially for photography.&amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Xiaomi?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#Xiaomi&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/P7PBrGrpTK&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/P7PBrGrpTK&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Donovan Sung (@donovansung) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/donovansung/status/1052812715788357632?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 18, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

&amp;nbsp;Baca Juga: 5 Pilihan Ponsel dengan RAM 4GB, Harga Rp2 Jutaan
Sayangnya, Donovan Sung tidak menjelaskan mengapa desain tersebut tidak dipakai jika telah dipatenkan sejak lama. Saat ini, sejumlah vendor ponsel pintar memang membuat terobosan tentang penempatan kamera depan. Mereka membuat letak kamera depan tersembunyi di dalam bodi ponsel.
Letak kamera depan sengaja disembunyikan agar tampilan layar yang besar semakin sempurna. Lihat saja, beberapa ponsel berlayar jumbo menggunakan poni alias notch sebagai tempat kamera. Namun, belakangan penggunaan poni mulai ditinggalkan karena mengganggu tampilan layar.

Baca Juga: 4 Ponsel dengan Teknologi Terbaru di 2018</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Xiaomi mengklaim memiliki produk smartphone berkamera tersembunyi dengan mekanisme pop-up sejak 2015. Meski demikian, Vivo menjadi vendor pertama yang merilis kamera dengan konsep menyembul ke atas alias pop-up.
Xiaomi mengklaim mekanisme menyembunyikan kamera di bodi ponsel sedang tidak dipakai. Modul kamera baru akan menyembul ke atas apabila diperlukan, yakni saat ingin berswafoto. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Director Product Management Xiaomi Global, Donovan Sung, lewat akun Twitter-nya.
Dalam kicauan di akun Twitter @donovansung, seperti dikutip dari Gizmochina, Senin (22/10/2018), Donovan Sung menjelaskan, Xiaomi telah mengajukan hak paten desain kamera pop-up dengan beberapa sampel sejak 2015 lalu. Dia juga mengunggah gambar rancangan ponsel yang diklaim seri Mi Mix, namun sekilas mirip dengan Vivo Nex.
&quot;Pada awal 2015 kami mengajukan paten untuk kamera pop-up dan membuat beberapa perangkat uji coba. Kami akhirnya memilih mekanisme geser untuk Mi Mix 3 agar tampilan layar penuh lebih baik,&quot; ungkap Donovan Sung.

&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Background on Mi MIX: As early as 2015, we applied for a patent for a popup camera, and made some test devices.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;We ultimately chose the sliding form factor for &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/MiMIX3?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#MiMIX3&amp;lt;/a&amp;gt; to lay the groundwork for an even better full screen display experience, especially for photography.&amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/Xiaomi?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#Xiaomi&amp;lt;/a&amp;gt; &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/P7PBrGrpTK&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/P7PBrGrpTK&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Donovan Sung (@donovansung) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/donovansung/status/1052812715788357632?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 18, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

&amp;nbsp;Baca Juga: 5 Pilihan Ponsel dengan RAM 4GB, Harga Rp2 Jutaan
Sayangnya, Donovan Sung tidak menjelaskan mengapa desain tersebut tidak dipakai jika telah dipatenkan sejak lama. Saat ini, sejumlah vendor ponsel pintar memang membuat terobosan tentang penempatan kamera depan. Mereka membuat letak kamera depan tersembunyi di dalam bodi ponsel.
Letak kamera depan sengaja disembunyikan agar tampilan layar yang besar semakin sempurna. Lihat saja, beberapa ponsel berlayar jumbo menggunakan poni alias notch sebagai tempat kamera. Namun, belakangan penggunaan poni mulai ditinggalkan karena mengganggu tampilan layar.

Baca Juga: 4 Ponsel dengan Teknologi Terbaru di 2018</content:encoded></item></channel></rss>
