<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Google Ikut Nyumbang Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng, Ini Besarannya</title><description>Setelah Apple, WhatsApp, dan Facebook kini giliran Google yang tergerak untuk mendonasikan sekira USD1 juta atau Rp 15 miliar.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/04/207/1959765/bos-google-ikut-nyumbang-korban-gempa-dan-tsunami-di-sulteng-ini-besarannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/04/207/1959765/bos-google-ikut-nyumbang-korban-gempa-dan-tsunami-di-sulteng-ini-besarannya"/><item><title>Bos Google Ikut Nyumbang Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng, Ini Besarannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/04/207/1959765/bos-google-ikut-nyumbang-korban-gempa-dan-tsunami-di-sulteng-ini-besarannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/10/04/207/1959765/bos-google-ikut-nyumbang-korban-gempa-dan-tsunami-di-sulteng-ini-besarannya</guid><pubDate>Kamis 04 Oktober 2018 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/04/207/1959765/bos-google-ikut-nyumbang-korban-gempa-dan-tsunami-di-sulteng-ini-besarannya-d6RNBbcWbB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO Google, Sundar Pichai (Foto: Medium)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/04/207/1959765/bos-google-ikut-nyumbang-korban-gempa-dan-tsunami-di-sulteng-ini-besarannya-d6RNBbcWbB.jpg</image><title>CEO Google, Sundar Pichai (Foto: Medium)</title></images><description>JAKARTA - Setelah Apple, WhatsApp, dan Facebook kini giliran Google yang tergerak untuk mendonasikan sekira USD1 juta atau Rp 15 miliar kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Tampaknya duka yang dialami oleh masyarakat Indonesia, juga dirasakan oleh pria 46 tahun tersebut.
Hal tersebut diungkapkanya langsung dalam twitter pribadi miliknya, Kamis (4/10/2018), &quot;Kami sangat sedih tentang gempa bumi dan tsunami di Indonesia @ googleorg dan Googler menyumbang USD 1 juta untuk mendukung upaya bantuan, dan kami telah mengaktifkan SOS Alert kami untuk memberikan info darurat kepada mereka yang terkena dampak.&quot;
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;We&amp;rsquo;re deeply saddened about the earthquake and tsunami in Indonesia - &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/Googleorg?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;@googleorg&amp;lt;/a&amp;gt; and Googlers are donating $1M to support relief efforts, and we&amp;rsquo;ve activated our SOS Alerts to provide emergency info to those impacted&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Sundar Pichai (@sundarpichai) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/sundarpichai/status/1046863327262007296?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 1, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Gelombang tsunami menghantam Palu, Donggala, dan sebagian daerah di Sulteng pada 28 September 2018. Gelombang tinggi sekitar 3 meter menerjang Sulteng setelah gempa berkekuatan 7,5 SR terjadi.
Gempa tersebut berpusat di sepanjang pantai pulau Sulawesi sekitar 50 mil sebelah utara Palu. Akibat bencana tersebut beberapa bangunan dan kendaraan hancur.

Baca Juga: Facebook dan WhatsApp Beri Donasi Rp15 Miliar untuk Gempa dan Tsunami di Sulteng
Selain itu, BNPB juga mencatat pada 3 Oktober 2018 sekira 1.407 tewas, 2.549 mengalam luka berat. Sementara terdapat 152 orang dilaporkan tertimbun. Sutopo mengatakan, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.

</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah Apple, WhatsApp, dan Facebook kini giliran Google yang tergerak untuk mendonasikan sekira USD1 juta atau Rp 15 miliar kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Tampaknya duka yang dialami oleh masyarakat Indonesia, juga dirasakan oleh pria 46 tahun tersebut.
Hal tersebut diungkapkanya langsung dalam twitter pribadi miliknya, Kamis (4/10/2018), &quot;Kami sangat sedih tentang gempa bumi dan tsunami di Indonesia @ googleorg dan Googler menyumbang USD 1 juta untuk mendukung upaya bantuan, dan kami telah mengaktifkan SOS Alert kami untuk memberikan info darurat kepada mereka yang terkena dampak.&quot;
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot; data-lang=&quot;en&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;We&amp;rsquo;re deeply saddened about the earthquake and tsunami in Indonesia - &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/Googleorg?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;@googleorg&amp;lt;/a&amp;gt; and Googlers are donating $1M to support relief efforts, and we&amp;rsquo;ve activated our SOS Alerts to provide emergency info to those impacted&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Sundar Pichai (@sundarpichai) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/sundarpichai/status/1046863327262007296?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;October 1, 2018&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt;
&amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;

Gelombang tsunami menghantam Palu, Donggala, dan sebagian daerah di Sulteng pada 28 September 2018. Gelombang tinggi sekitar 3 meter menerjang Sulteng setelah gempa berkekuatan 7,5 SR terjadi.
Gempa tersebut berpusat di sepanjang pantai pulau Sulawesi sekitar 50 mil sebelah utara Palu. Akibat bencana tersebut beberapa bangunan dan kendaraan hancur.

Baca Juga: Facebook dan WhatsApp Beri Donasi Rp15 Miliar untuk Gempa dan Tsunami di Sulteng
Selain itu, BNPB juga mencatat pada 3 Oktober 2018 sekira 1.407 tewas, 2.549 mengalam luka berat. Sementara terdapat 152 orang dilaporkan tertimbun. Sutopo mengatakan, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.

</content:encoded></item></channel></rss>
