<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Diperkuat Snapdragon, Ini Alasan Xiaomi Redmi 6 Pakai Chip MediaTek</title><description>Xiaomi baru saja memperkenalkan dua ponsel terbarunya yakni Redmi 6A dan Redmi 6.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/09/05/57/1946221/tak-diperkuat-snapdragon-ini-alasan-xiaomi-redmi-6-pakai-chip-mediatek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/09/05/57/1946221/tak-diperkuat-snapdragon-ini-alasan-xiaomi-redmi-6-pakai-chip-mediatek"/><item><title>Tak Diperkuat Snapdragon, Ini Alasan Xiaomi Redmi 6 Pakai Chip MediaTek</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/09/05/57/1946221/tak-diperkuat-snapdragon-ini-alasan-xiaomi-redmi-6-pakai-chip-mediatek</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/09/05/57/1946221/tak-diperkuat-snapdragon-ini-alasan-xiaomi-redmi-6-pakai-chip-mediatek</guid><pubDate>Rabu 05 September 2018 10:53 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/05/57/1946221/tak-diperkuat-snapdragon-ini-alasan-xiaomi-redmi-6-pakai-chip-mediatek-RSzXqEg8VI.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Xiaomi Redmi 6 (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/05/57/1946221/tak-diperkuat-snapdragon-ini-alasan-xiaomi-redmi-6-pakai-chip-mediatek-RSzXqEg8VI.jpeg</image><title>Xiaomi Redmi 6 (Foto: Pernita Hestin Untari/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Xiaomi baru saja memperkenalkan dua ponsel terbarunya yakni Redmi 6A dan Redmi 6, yang dibanderol dengan harga murah, namun diklaim memiliki peningkatan dari segi internal atau spesifikasi.
Menariknya lagi kedua ponsel Xiaomi kali ini dibekali dengan prosesor dari MediaTek SoC terbaru, yakni Helio A22 untuk Redmi 6A dan Helio P22 untuk Redmi 6. Ini cukup berbeda dengan beberapa ponsel Xiaomi setahun ini, yang disokong dengan prosesor dari Qualcomm Snapdragon, termasuk Xiaomi Redmi 5A, Xiaomi Pocophone F1, Xiaomi Mi A2 dan Xiaomi Mi A2 Lite.
Menurut Assistant GM of Emerging Markets di MediaTek, Arthur Wang dalam acara peluncuran ponsel Redmi 6 dan Redmi 6A, penggunaan prosesor Helio A22 dan Helio P22 ini untuk mendukung  fitur-fitur terbaru dengan harga terjangkau.
&quot;Helio P22 dari MediaTek menghadirkan perangkat fitur kamera canggih sehingga pengguna dapat mengambil foto yang sangat menarik dan memberikan dukungan menakjubkan untuk aplikasi AI seperti mode AI Portrait Xiaomi, sekaligus juga sangat hemat daya, sehingga konsumen dapat menikmati device mereka untuk waktu lebih lama,&quot; kata dia saat ditemui di Hotel Raffles, Jakarta pada 4 September 2018.

Baca Juga: Hadapi Black Market, Xiaomi Akan Ambil Langkah Tegas
Menanggapi hal tersebut, pihak Xiaomi menegaskan melalui Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi bahwa pihaknya tak menampik jika semua prosesor sangat baik untuk mendukung ponsel Xiaomi, baik itu Snapdragon maupun MediaTek. Namun, untuk kali ini prosesor Helio A22 dan P22 dirasa lebih cocok untuk mendukung spesifikasi kedua produk terbarunya itu.
&quot;Menurut kami kali ini MediaTek yang memang cocok dengan kami dan baik untuk Redmi 6 dan Redmi 6A,&quot; kata dia.
Lebih lanjut, Xiaomi memang dikenal memproduksi ponsel dengan harga terjangkau di pasaran. Vendor asal China tersebut selalu menjadi yang termurah dari berbagai vendor dari berbagai perangkat di kelasnya.
Kali ini kedua produk terbarunya pun dibanderol dengan harga yang terbilang murah, yakni Rp1 jutaan. Ponsel Redmi 6A dihargai Rp 1.249.000 dan Redmi 6 dihargai Rp1.999.000 (3GB+32GB) dan Rp 2.399.000 (4GB+64GB).
Dengan alasan tersebut, Xiaomi pun kabarnya dijuluki sebagai perusak harga pasar. Menanggapi hal ini, Steven pun menjawab jika julukan tersebut pastinya datang dari vendor lain.
&quot;Semua orang suka produk yang bagus dan harga yang bagus,&quot; katanya.

Baca Juga: Notebook Low Price Masih Jadi Pasar Terbesar</description><content:encoded>JAKARTA - Xiaomi baru saja memperkenalkan dua ponsel terbarunya yakni Redmi 6A dan Redmi 6, yang dibanderol dengan harga murah, namun diklaim memiliki peningkatan dari segi internal atau spesifikasi.
Menariknya lagi kedua ponsel Xiaomi kali ini dibekali dengan prosesor dari MediaTek SoC terbaru, yakni Helio A22 untuk Redmi 6A dan Helio P22 untuk Redmi 6. Ini cukup berbeda dengan beberapa ponsel Xiaomi setahun ini, yang disokong dengan prosesor dari Qualcomm Snapdragon, termasuk Xiaomi Redmi 5A, Xiaomi Pocophone F1, Xiaomi Mi A2 dan Xiaomi Mi A2 Lite.
Menurut Assistant GM of Emerging Markets di MediaTek, Arthur Wang dalam acara peluncuran ponsel Redmi 6 dan Redmi 6A, penggunaan prosesor Helio A22 dan Helio P22 ini untuk mendukung  fitur-fitur terbaru dengan harga terjangkau.
&quot;Helio P22 dari MediaTek menghadirkan perangkat fitur kamera canggih sehingga pengguna dapat mengambil foto yang sangat menarik dan memberikan dukungan menakjubkan untuk aplikasi AI seperti mode AI Portrait Xiaomi, sekaligus juga sangat hemat daya, sehingga konsumen dapat menikmati device mereka untuk waktu lebih lama,&quot; kata dia saat ditemui di Hotel Raffles, Jakarta pada 4 September 2018.

Baca Juga: Hadapi Black Market, Xiaomi Akan Ambil Langkah Tegas
Menanggapi hal tersebut, pihak Xiaomi menegaskan melalui Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi bahwa pihaknya tak menampik jika semua prosesor sangat baik untuk mendukung ponsel Xiaomi, baik itu Snapdragon maupun MediaTek. Namun, untuk kali ini prosesor Helio A22 dan P22 dirasa lebih cocok untuk mendukung spesifikasi kedua produk terbarunya itu.
&quot;Menurut kami kali ini MediaTek yang memang cocok dengan kami dan baik untuk Redmi 6 dan Redmi 6A,&quot; kata dia.
Lebih lanjut, Xiaomi memang dikenal memproduksi ponsel dengan harga terjangkau di pasaran. Vendor asal China tersebut selalu menjadi yang termurah dari berbagai vendor dari berbagai perangkat di kelasnya.
Kali ini kedua produk terbarunya pun dibanderol dengan harga yang terbilang murah, yakni Rp1 jutaan. Ponsel Redmi 6A dihargai Rp 1.249.000 dan Redmi 6 dihargai Rp1.999.000 (3GB+32GB) dan Rp 2.399.000 (4GB+64GB).
Dengan alasan tersebut, Xiaomi pun kabarnya dijuluki sebagai perusak harga pasar. Menanggapi hal ini, Steven pun menjawab jika julukan tersebut pastinya datang dari vendor lain.
&quot;Semua orang suka produk yang bagus dan harga yang bagus,&quot; katanya.

Baca Juga: Notebook Low Price Masih Jadi Pasar Terbesar</content:encoded></item></channel></rss>
