<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putuskan Hengkang, Salah Satu Pendiri WhatsApp Tetap Terima Gaji, Kok Bisa?</title><description>Pendiri WhatsApp, Jan Koum telah memutuskan hengkang dari anak perusahaan milik Facebook tersebut sekitar April 2018.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/08/16/207/1937509/putuskan-hengkang-salah-satu-pendiri-whatsapp-tetap-terima-gaji-kok-bisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/08/16/207/1937509/putuskan-hengkang-salah-satu-pendiri-whatsapp-tetap-terima-gaji-kok-bisa"/><item><title>Putuskan Hengkang, Salah Satu Pendiri WhatsApp Tetap Terima Gaji, Kok Bisa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/08/16/207/1937509/putuskan-hengkang-salah-satu-pendiri-whatsapp-tetap-terima-gaji-kok-bisa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/08/16/207/1937509/putuskan-hengkang-salah-satu-pendiri-whatsapp-tetap-terima-gaji-kok-bisa</guid><pubDate>Kamis 16 Agustus 2018 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/16/207/1937509/putuskan-hengkang-salah-satu-pendiri-whatsapp-tetap-terima-gaji-kok-bisa-jFQB5whO5B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jan Koum (Foto: CNBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/16/207/1937509/putuskan-hengkang-salah-satu-pendiri-whatsapp-tetap-terima-gaji-kok-bisa-jFQB5whO5B.jpg</image><title>Jan Koum (Foto: CNBC)</title></images><description>JAKARTA - Pendiri WhatsApp, Jan Koum telah memutuskan hengkang dari anak perusahaan milik Facebook tersebut sekitar April 2018. Namun ternyata, hingga saat ini, dia masih berstatus karyawan Facebook dan dilaporkan masih menerima gaji.
Dilansir dari laman CNBC, Kamis (16/8/2018) hal tersbeut juga telah dikonfirmasi oleh pihak Facebook, jika Koum masih masih bekerja untuk Facebook. Meskipun Koum belum muncul kembali sejak Juli 2018, dia mengambil keuntungan yang biasa dikenal dengan istilah &quot;rest and vest&quot;, di mana eksekutif tetap dalam daftar gaji dan menunggu opsi saham untuk bebas.
Sebelumnya beredar kabar, jika Koum memutuskan untuk hengkang dari Facebook setelah terlibat percekcokan dengan Facebook. Bahkan pengunduran dirinya tersebut diposting melalui akun facebook pribadinya dengan status &quot;Saatnya bagi saya untuk melanjutkan,&quot; tulis Koum.

Baca Juga: Saingi Apple, Google Siapkan Jam Tangan Pintar Berteknologi AI?
Seperti diketahui, Facebook telah membeli WhatsApp senilai USD19 Miliar pada 2014. Atas penawaran ini, Koum kabarnya menerima saham dengan periode vesting per empat tahun.
Setiap pembayaran triwulanan dari opsi saham telah didapat Koum sekira USD400 juta, berdasarkan variasi harga saham Facebook. Jika Koum resmi hengkang pada bulan ini, maka dia akan kehilangan 2,1 juta saham yang akan disetorkan pada November 2018.
Selain Jan Koum, sebelumnya pendiri WhatsApp lainnya Brian Acton juga memilih hengkang pada 2017. Brian awalnya menentang penempatan iklan di layanan pesan dan mulai tidak setuju dengan Mr. Zuckerberg dan Ms. Sandberg, yang ingin menemukan cara untuk memeras pendapatan dari 1,5 miliar pengguna WhatsApp.</description><content:encoded>JAKARTA - Pendiri WhatsApp, Jan Koum telah memutuskan hengkang dari anak perusahaan milik Facebook tersebut sekitar April 2018. Namun ternyata, hingga saat ini, dia masih berstatus karyawan Facebook dan dilaporkan masih menerima gaji.
Dilansir dari laman CNBC, Kamis (16/8/2018) hal tersbeut juga telah dikonfirmasi oleh pihak Facebook, jika Koum masih masih bekerja untuk Facebook. Meskipun Koum belum muncul kembali sejak Juli 2018, dia mengambil keuntungan yang biasa dikenal dengan istilah &quot;rest and vest&quot;, di mana eksekutif tetap dalam daftar gaji dan menunggu opsi saham untuk bebas.
Sebelumnya beredar kabar, jika Koum memutuskan untuk hengkang dari Facebook setelah terlibat percekcokan dengan Facebook. Bahkan pengunduran dirinya tersebut diposting melalui akun facebook pribadinya dengan status &quot;Saatnya bagi saya untuk melanjutkan,&quot; tulis Koum.

Baca Juga: Saingi Apple, Google Siapkan Jam Tangan Pintar Berteknologi AI?
Seperti diketahui, Facebook telah membeli WhatsApp senilai USD19 Miliar pada 2014. Atas penawaran ini, Koum kabarnya menerima saham dengan periode vesting per empat tahun.
Setiap pembayaran triwulanan dari opsi saham telah didapat Koum sekira USD400 juta, berdasarkan variasi harga saham Facebook. Jika Koum resmi hengkang pada bulan ini, maka dia akan kehilangan 2,1 juta saham yang akan disetorkan pada November 2018.
Selain Jan Koum, sebelumnya pendiri WhatsApp lainnya Brian Acton juga memilih hengkang pada 2017. Brian awalnya menentang penempatan iklan di layanan pesan dan mulai tidak setuju dengan Mr. Zuckerberg dan Ms. Sandberg, yang ingin menemukan cara untuk memeras pendapatan dari 1,5 miliar pengguna WhatsApp.</content:encoded></item></channel></rss>
