<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toyota Sienta Dibanderol Rp1 Miliar   </title><description>Penjualan Toyota di Indonesia tak terbilang baik, namun di Singapura MPV pintu geser ini dibanderol dengan harga mencapai Rp1 miliar.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/06/20/15/1911921/toyota-sienta-dibanderol-rp1-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/06/20/15/1911921/toyota-sienta-dibanderol-rp1-miliar"/><item><title>Toyota Sienta Dibanderol Rp1 Miliar   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/06/20/15/1911921/toyota-sienta-dibanderol-rp1-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/06/20/15/1911921/toyota-sienta-dibanderol-rp1-miliar</guid><pubDate>Rabu 20 Juni 2018 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Mufrod</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/06/20/15/1911921/toyota-sienta-dibanderol-rp1-miliar-yGSJCrV5ge.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toyota Sienta (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/06/20/15/1911921/toyota-sienta-dibanderol-rp1-miliar-yGSJCrV5ge.jpg</image><title>Toyota Sienta (Foto: Okezone) </title></images><description>
JAKARTA - Nasib Toyota Sienta tahun ini memang terbilang kurang moncer di pasar automotif tanah air. Tapi siapa sangka Toyota mampu menjual Sienta dengan harga fantastis yakni mencapai Rp1 miliar untuk satu unitnya di pasar automotif tanah air.

Mengutip Oneshift, Toyota Sienta dengan varian tertinggi elegance ditawarkan dengan harga SGD99.998, harga tersebut jika dikonversikan ke rupiah mencapai Rp1 miliar.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproduksi Sienta yang diekspor ke Singapura langsung. Setiap bulannya ada sekira 1.000 unit Sienta di eksport ke beberapa negara yakni Singapura, Malaysia, Brunei dan Thailand.
&amp;nbsp;
Toyota Sienta sejak diluncurkan April 2016 memang langsung menggebrak pasar kendaraan jenis multi purpose vehicle (MPV) pintu geser yang sebelumnya telah ditinggalkan Honda Freed.

Namun kini nasib Sienta tak sebaik Freed yang juga terus anjlok penjualannya sebelum akhirnya dihentikan penjualannya oleh Honda. Selama empat bulan periode Januari hingga April 2018 berdasarkan data Gaikindo, Toyota hanya bisa menjual sekira 290-an unit Sienta setiap bulannya.

Lesunya penjualan Sienta di pasar lokal dinilai Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, karena ketatnya persaingan untuk kendaraan Sienta.
&amp;nbsp;
&quot;Sienta itu kan model peralihan antara Innova dan Avanza, sehingga pasarnya padat sekali,&quot; ungkap Warih, di Jakarta.

Lebih lanjut Warih menjelaskan, mungkin model Sienta ini memang lebih banyak diminati konsumen luar negeri. Di mana angka ekspor Sienta tiap bulannya cukup stabil dan lebih tinggi dari pasar dalam negeri.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Nasib Toyota Sienta tahun ini memang terbilang kurang moncer di pasar automotif tanah air. Tapi siapa sangka Toyota mampu menjual Sienta dengan harga fantastis yakni mencapai Rp1 miliar untuk satu unitnya di pasar automotif tanah air.

Mengutip Oneshift, Toyota Sienta dengan varian tertinggi elegance ditawarkan dengan harga SGD99.998, harga tersebut jika dikonversikan ke rupiah mencapai Rp1 miliar.

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproduksi Sienta yang diekspor ke Singapura langsung. Setiap bulannya ada sekira 1.000 unit Sienta di eksport ke beberapa negara yakni Singapura, Malaysia, Brunei dan Thailand.
&amp;nbsp;
Toyota Sienta sejak diluncurkan April 2016 memang langsung menggebrak pasar kendaraan jenis multi purpose vehicle (MPV) pintu geser yang sebelumnya telah ditinggalkan Honda Freed.

Namun kini nasib Sienta tak sebaik Freed yang juga terus anjlok penjualannya sebelum akhirnya dihentikan penjualannya oleh Honda. Selama empat bulan periode Januari hingga April 2018 berdasarkan data Gaikindo, Toyota hanya bisa menjual sekira 290-an unit Sienta setiap bulannya.

Lesunya penjualan Sienta di pasar lokal dinilai Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, karena ketatnya persaingan untuk kendaraan Sienta.
&amp;nbsp;
&quot;Sienta itu kan model peralihan antara Innova dan Avanza, sehingga pasarnya padat sekali,&quot; ungkap Warih, di Jakarta.

Lebih lanjut Warih menjelaskan, mungkin model Sienta ini memang lebih banyak diminati konsumen luar negeri. Di mana angka ekspor Sienta tiap bulannya cukup stabil dan lebih tinggi dari pasar dalam negeri.
</content:encoded></item></channel></rss>
