<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ooredo Anggarkan Capex Rp6,4 Triliun untuk Perbaikan Jaringan</title><description>Anggaran ini ditujukan untuk membangun jaringan di luar Jawa.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/18/207/1888406/ooredo-anggarkan-capex-rp6-4-triliun-untuk-perbaikan-jaringan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/18/207/1888406/ooredo-anggarkan-capex-rp6-4-triliun-untuk-perbaikan-jaringan"/><item><title>Ooredo Anggarkan Capex Rp6,4 Triliun untuk Perbaikan Jaringan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/18/207/1888406/ooredo-anggarkan-capex-rp6-4-triliun-untuk-perbaikan-jaringan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/18/207/1888406/ooredo-anggarkan-capex-rp6-4-triliun-untuk-perbaikan-jaringan</guid><pubDate>Rabu 18 April 2018 19:08 WIB</pubDate><dc:creator>Kemas Irawan Nurrachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/18/207/1888406/ooredo-anggarkan-capex-rp6-4-triliun-untuk-perbaikan-jaringan-fzcnOEZGK0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joy Wahyudi CEO Indosat Ooredoo (Foto : Kemas Irawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/18/207/1888406/ooredo-anggarkan-capex-rp6-4-triliun-untuk-perbaikan-jaringan-fzcnOEZGK0.jpg</image><title>Joy Wahyudi CEO Indosat Ooredoo (Foto : Kemas Irawan/Okezone)</title></images><description>LAMPUNG - Indosat Ooredoo terus melakukan perbaikan jaringan di luar Jawa. Tidak main-main, anggaran Rp8 triliun digelontorkan untuk peningkatan kualitas layanan.

&quot;Sebanyak 80 persen dari capex Rp8 triliun (Rp6,4 triliun) digunakan untuk investasi jaringan,&quot; kata President Director &amp;amp; CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, di Lampung, Rabu (18/4/2018).

Sedangkan sisanya atau sebanyak 20 persen digunakan untuk komponen IT. &quot;Termasuk untuk services dan lainnya,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Indosat Ooredoo Catatkan Pertumbuhan Laba Bersih Rp1,1 Triliun

Joy Wahjudi menambahkan, komitmen ini dilakukan karena Indosat Ooredoo melihat masih banyak potensi yang dapat dilakukan untuk pasar di luar jawa.

&quot;Masyarakat masih membutuhkan alternatif layanan dan pada saatyang sama kebutuhan akses data
masyarakat semakin meningkat sebagai antusias memereka memasuki dunia digital,&quot; tambahnya.

Setidaknya hingga akhir tahun 2018, Indosat Ooredoo menargetkan lima wilayah bisa digarap sebagai tahap awal. &quot;2 wilayah di Sumatera, 1 di antaranya Lampung. Selain itu, 1 di wilayah Kalimantan, dan 2 wilayah di Sulawesi,&quot; paparnya.

Konsep yang ditawarkan, lanjut Joy Wahjudi, mengembangakn jaringan di big cities hingga sister cities yang berada di daerah penyangga.

Baca Juga : Indosat Ooredoo Kembalikan Pulsa Pengguna yang Unreg Layanan Prime

&quot;Lampung salah satunya, Indosat Ooredo telah memperbaiki jaringan di 213 kecamatan, 15 , dan menambah menambah spot 4G plus baru sebanyak 606,&quot; tandasnya.



Senada diungkapkan Group Head Network Strategy, Architecture, and Solution, Kustanto. Dia menjelaskan, cakupan layanan 3G sebelum Q1 2018 sebanyak 45,68 persen, kini menjadi 87,02 persen.

&quot;Sedangkan untuk coveran wilayah jaringan 4G dari 13,66 persen sebelum Q1, 2018, naik menjadi 77,82 persen,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>LAMPUNG - Indosat Ooredoo terus melakukan perbaikan jaringan di luar Jawa. Tidak main-main, anggaran Rp8 triliun digelontorkan untuk peningkatan kualitas layanan.

&quot;Sebanyak 80 persen dari capex Rp8 triliun (Rp6,4 triliun) digunakan untuk investasi jaringan,&quot; kata President Director &amp;amp; CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, di Lampung, Rabu (18/4/2018).

Sedangkan sisanya atau sebanyak 20 persen digunakan untuk komponen IT. &quot;Termasuk untuk services dan lainnya,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Indosat Ooredoo Catatkan Pertumbuhan Laba Bersih Rp1,1 Triliun

Joy Wahjudi menambahkan, komitmen ini dilakukan karena Indosat Ooredoo melihat masih banyak potensi yang dapat dilakukan untuk pasar di luar jawa.

&quot;Masyarakat masih membutuhkan alternatif layanan dan pada saatyang sama kebutuhan akses data
masyarakat semakin meningkat sebagai antusias memereka memasuki dunia digital,&quot; tambahnya.

Setidaknya hingga akhir tahun 2018, Indosat Ooredoo menargetkan lima wilayah bisa digarap sebagai tahap awal. &quot;2 wilayah di Sumatera, 1 di antaranya Lampung. Selain itu, 1 di wilayah Kalimantan, dan 2 wilayah di Sulawesi,&quot; paparnya.

Konsep yang ditawarkan, lanjut Joy Wahjudi, mengembangakn jaringan di big cities hingga sister cities yang berada di daerah penyangga.

Baca Juga : Indosat Ooredoo Kembalikan Pulsa Pengguna yang Unreg Layanan Prime

&quot;Lampung salah satunya, Indosat Ooredo telah memperbaiki jaringan di 213 kecamatan, 15 , dan menambah menambah spot 4G plus baru sebanyak 606,&quot; tandasnya.



Senada diungkapkan Group Head Network Strategy, Architecture, and Solution, Kustanto. Dia menjelaskan, cakupan layanan 3G sebelum Q1 2018 sebanyak 45,68 persen, kini menjadi 87,02 persen.

&quot;Sedangkan untuk coveran wilayah jaringan 4G dari 13,66 persen sebelum Q1, 2018, naik menjadi 77,82 persen,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
