<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data 1 Juta Akun Bocor, Hari Ini DPR Panggil Perwakilan Facebook</title><description>Hari Ini DPR memanggil Perwakilan Facebook untuk membahas data 1 juta akun yang diduga bocor.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/10/54/1884824/data-1-juta-akun-bocor-hari-ini-dpr-panggil-perwakilan-facebook</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/10/54/1884824/data-1-juta-akun-bocor-hari-ini-dpr-panggil-perwakilan-facebook"/><item><title>Data 1 Juta Akun Bocor, Hari Ini DPR Panggil Perwakilan Facebook</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/10/54/1884824/data-1-juta-akun-bocor-hari-ini-dpr-panggil-perwakilan-facebook</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/04/10/54/1884824/data-1-juta-akun-bocor-hari-ini-dpr-panggil-perwakilan-facebook</guid><pubDate>Rabu 11 April 2018 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Chandra Laksana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/10/54/1884824/data-1-juta-akun-bocor-hari-ini-dpr-panggil-perwakilan-facebook-fnlAFCfAs0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais (Foto: Nur Chandra/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/10/54/1884824/data-1-juta-akun-bocor-hari-ini-dpr-panggil-perwakilan-facebook-fnlAFCfAs0.jpg</image><title>Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais (Foto: Nur Chandra/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perwakilan Facebook Indonesia dijadwalkan akan hadir di kantor DPR RI, Rabu (11/4/2018). Alasan pemanggilan ini dikarenakan Komisi I DPR RI penasaran mengenai kasus kebocoran data atas 1,096 juta pengguna Facebook Indonesia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais menegaskan, ada beberapa agenda yang akan dilakukan oleh DPR RI hari ini. Pertama adalah memastikan apakah benar data tersebut sudah diolah oleh pihak Cambridge Analictica.

&amp;ldquo;Kita akan menanyakan apakah data tersebut telah disalahgunakan atau tidak,&amp;rdquo; ujar Hanafi saat ditemui seusai Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi I DPR.

Baca juga: Data 1 Juta Pengguna Facebook Bocor, Kominfo Kerjasama dengan Polri

Dia menjelaskan jika memang data ini belum digunakan, maka sebenarnya tidak ada kerugian apapun mengenai kebocoran data tersebut.

&amp;ldquo;Ini berarti kan baru bocor ke pihak Cambridge Analictica. Belum ada kerugian,&amp;rdquo; lanjutnya.

Jika begitu keadaannya, maka DPR RI akan meminta kepada pihak Facebook untuk melindungi data masyarakat yang menjadi korban.

&amp;ldquo;Kalau bisa di-recovery atau tidak. Kita juga bakal minta ketegasan Facebook untuk melindungi data pengguna Facebook Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.

Meski demikian, jika ditemukan adanya pengolahan data yang dilakukan oleh pihak Cambridge Analictica, DPR RI tidak akan diam. Wakil rakyat itu akan melakukan penyelidikan lanjut terkait masalah ini.

 
Baca juga: AMSI Dukung Kominfo Usut Kasus Kebocoran Data Facebook


&amp;ldquo;Kita tanya, apakah Cambride Analictica punya kontrak dengan tukang survei atau pihak yang terkait dengan pemilu di Indonesia misalnya,&amp;rdquo; jelasnya.

Terakhir, dia menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak punya pilihan lain. Makanya, menurut dia pemblokiran Facebook bukan menjadi pilihan. &amp;ldquo;Kalau China kan punya alternatif. Makanya kita pertegas ini ada missuse atau tidak,&amp;rdquo; pungkasnya. (chn)</description><content:encoded>JAKARTA - Perwakilan Facebook Indonesia dijadwalkan akan hadir di kantor DPR RI, Rabu (11/4/2018). Alasan pemanggilan ini dikarenakan Komisi I DPR RI penasaran mengenai kasus kebocoran data atas 1,096 juta pengguna Facebook Indonesia.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais menegaskan, ada beberapa agenda yang akan dilakukan oleh DPR RI hari ini. Pertama adalah memastikan apakah benar data tersebut sudah diolah oleh pihak Cambridge Analictica.

&amp;ldquo;Kita akan menanyakan apakah data tersebut telah disalahgunakan atau tidak,&amp;rdquo; ujar Hanafi saat ditemui seusai Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi I DPR.

Baca juga: Data 1 Juta Pengguna Facebook Bocor, Kominfo Kerjasama dengan Polri

Dia menjelaskan jika memang data ini belum digunakan, maka sebenarnya tidak ada kerugian apapun mengenai kebocoran data tersebut.

&amp;ldquo;Ini berarti kan baru bocor ke pihak Cambridge Analictica. Belum ada kerugian,&amp;rdquo; lanjutnya.

Jika begitu keadaannya, maka DPR RI akan meminta kepada pihak Facebook untuk melindungi data masyarakat yang menjadi korban.

&amp;ldquo;Kalau bisa di-recovery atau tidak. Kita juga bakal minta ketegasan Facebook untuk melindungi data pengguna Facebook Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.

Meski demikian, jika ditemukan adanya pengolahan data yang dilakukan oleh pihak Cambridge Analictica, DPR RI tidak akan diam. Wakil rakyat itu akan melakukan penyelidikan lanjut terkait masalah ini.

 
Baca juga: AMSI Dukung Kominfo Usut Kasus Kebocoran Data Facebook


&amp;ldquo;Kita tanya, apakah Cambride Analictica punya kontrak dengan tukang survei atau pihak yang terkait dengan pemilu di Indonesia misalnya,&amp;rdquo; jelasnya.

Terakhir, dia menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak punya pilihan lain. Makanya, menurut dia pemblokiran Facebook bukan menjadi pilihan. &amp;ldquo;Kalau China kan punya alternatif. Makanya kita pertegas ini ada missuse atau tidak,&amp;rdquo; pungkasnya. (chn)</content:encoded></item></channel></rss>
