<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingin Produksi Massal, Mobil Pedesaan Mesti Lewati Tahapan Panjang Ini</title><description>Mobil pedesaan mesti melewati sejumlah tahapan sebelum produksi massal, di antaranya membentuk entitas usaha.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/28/15/1878996/ingin-produksi-massal-mobil-pedesaan-mesti-lewati-tahapan-panjang-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/28/15/1878996/ingin-produksi-massal-mobil-pedesaan-mesti-lewati-tahapan-panjang-ini"/><item><title>Ingin Produksi Massal, Mobil Pedesaan Mesti Lewati Tahapan Panjang Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/28/15/1878996/ingin-produksi-massal-mobil-pedesaan-mesti-lewati-tahapan-panjang-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/28/15/1878996/ingin-produksi-massal-mobil-pedesaan-mesti-lewati-tahapan-panjang-ini</guid><pubDate>Rabu 28 Maret 2018 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/28/15/1878996/ingin-produksi-massal-mobil-pedesaan-mesti-lewati-tahapan-panjang-ini-GiSH74e8cC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/28/15/1878996/ingin-produksi-massal-mobil-pedesaan-mesti-lewati-tahapan-panjang-ini-GiSH74e8cC.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Mobil pedesaan saat ini sedang didorong untuk produksi massal. Saat ini tiga perusahaan dalam satu konsorsium terus mengembangkannya.
Varian Kiat Mahesa Wintor atau KMW dan KHS disiapkan untuk meluncur pada tahun ini. Namun Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengingatkan terdapat tahapan panjang agar mobil itu bisa diproduksi secara massal.
[Baca Juga: Pakai Komponen Lokal 90%, Mobil Pedesaan Akan Diproduksi Massal]
Airlangga mengatakan bahwa proses membuat kendaraan sampai pada tahap prototipe berbeda dengan memproduksi massal.
Pasalnya, untuk mencapai tahap produksi massal memerlukan beberapa tahapan, di antaranya adalah membentuk entitas usaha, menyiapkan sumber daya manusia, serta membuat prototipe produk yang akan diproduksi yang telah melewati uji teknis, uji laik jalan, dan uji ketahanan (endurance test).
Selanjutnya, menyiapkan standar teknis produk dan produksi, menyiapkan jaringan rantai pasok untuk kebutuhan produksi dan purna jual, menyelenggarakan proses produksi, menjual produk melalui jaringan yang ditetapkanm, serta memberikan jaminan purna jual (quality assurance dan spare part).
&quot;Semua tahapan-tahapan tersebut memerlukan peran aktif dari pelaku usaha,&quot; tuturnya.
Dalam tahapan panjang itu, Airlangga memuji perusahaan konsorsium yang menggodok mobil pedesaan.
&quot;Kami mengapresiasi kerja sama antara PT Kiat Inovasi Indonesia dan PT Velasto Indonesia membentuk konsorsium prinsipal dengan mendirikan PT Kiat Mahesa Wintor Nusantara (KMWN),&quot; ucapnya.
[Baca Juga: Didukung Jokowi, Mobil Pedesaan Meluncur Agustus 2018]</description><content:encoded>JAKARTA - Mobil pedesaan saat ini sedang didorong untuk produksi massal. Saat ini tiga perusahaan dalam satu konsorsium terus mengembangkannya.
Varian Kiat Mahesa Wintor atau KMW dan KHS disiapkan untuk meluncur pada tahun ini. Namun Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengingatkan terdapat tahapan panjang agar mobil itu bisa diproduksi secara massal.
[Baca Juga: Pakai Komponen Lokal 90%, Mobil Pedesaan Akan Diproduksi Massal]
Airlangga mengatakan bahwa proses membuat kendaraan sampai pada tahap prototipe berbeda dengan memproduksi massal.
Pasalnya, untuk mencapai tahap produksi massal memerlukan beberapa tahapan, di antaranya adalah membentuk entitas usaha, menyiapkan sumber daya manusia, serta membuat prototipe produk yang akan diproduksi yang telah melewati uji teknis, uji laik jalan, dan uji ketahanan (endurance test).
Selanjutnya, menyiapkan standar teknis produk dan produksi, menyiapkan jaringan rantai pasok untuk kebutuhan produksi dan purna jual, menyelenggarakan proses produksi, menjual produk melalui jaringan yang ditetapkanm, serta memberikan jaminan purna jual (quality assurance dan spare part).
&quot;Semua tahapan-tahapan tersebut memerlukan peran aktif dari pelaku usaha,&quot; tuturnya.
Dalam tahapan panjang itu, Airlangga memuji perusahaan konsorsium yang menggodok mobil pedesaan.
&quot;Kami mengapresiasi kerja sama antara PT Kiat Inovasi Indonesia dan PT Velasto Indonesia membentuk konsorsium prinsipal dengan mendirikan PT Kiat Mahesa Wintor Nusantara (KMWN),&quot; ucapnya.
[Baca Juga: Didukung Jokowi, Mobil Pedesaan Meluncur Agustus 2018]</content:encoded></item></channel></rss>
