<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NIK Dipakai 50 Nomor Tak Dikenal, Ini Penjelasan Dirut Indosat Ooredoo</title><description>Direktur Utama Indosat Ooredoo, Joy Wahyudi yang hadir dalam pertemuan tersebut membeberkan kronologinya dengan detail.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/20/54/1875410/nik-dipakai-50-nomor-tak-dikenal-ini-penjelasan-dirut-indosat-ooredoo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/20/54/1875410/nik-dipakai-50-nomor-tak-dikenal-ini-penjelasan-dirut-indosat-ooredoo"/><item><title>NIK Dipakai 50 Nomor Tak Dikenal, Ini Penjelasan Dirut Indosat Ooredoo</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/20/54/1875410/nik-dipakai-50-nomor-tak-dikenal-ini-penjelasan-dirut-indosat-ooredoo</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/20/54/1875410/nik-dipakai-50-nomor-tak-dikenal-ini-penjelasan-dirut-indosat-ooredoo</guid><pubDate>Selasa 20 Maret 2018 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Chandra Laksana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/20/54/1875410/nik-dipakai-50-nomor-tak-dikenal-ini-penjelasan-dirut-indosat-ooredoo-HaG9NUscpQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirut Indosat Ooredoo Joy Wahyudi (sumber : Indosat Ooredoo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/20/54/1875410/nik-dipakai-50-nomor-tak-dikenal-ini-penjelasan-dirut-indosat-ooredoo-HaG9NUscpQ.jpg</image><title>Dirut Indosat Ooredoo Joy Wahyudi (sumber : Indosat Ooredoo)</title></images><description>JAKARTA - Proses re-registrasi kartu SIM prabayar belakangan ini didera isu kebocoran data. Hal ini dimulai setelah salah satu pelanggan Indosat Ooredoo melaporkan jika ada 50 nomor yang terdaftar menggunakan NIK dan KK miliknya tanpa ada pemberitahuan.
Dalam rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Kominfo dan operator, Indosat Ooredoo diminta penjelasan mengenai hal tersebut. Direktur Utama Indosat Ooredoo, Joy Wahyudi yang hadir dalam pertemuan tersebut membeberkan kronologinya dengan detail.
&amp;ldquo;Kejadian ini terjadi di sebuah toko kecil. Sang pemilik NIK-nya bernama Sri Suharmi. Dan laporan ini dilakukan oleh anaknya,&amp;rdquo; papar Joy di dalam ruangan rapat, Senin (19/3/2018) sore.
Baca Juga : Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna
Dia menjelaskan, sang korban datang ke toko tersebut untuk meminta tolong didaftarkan nomor SIM prabayar miliknya. Joy berspekulasi jika sang korban mendapatkan kesulitan dalam mendaftarkan nomornya.
&amp;ldquo;Mungkin seperti sudah jadi kebiasaan, konsumen di Indonesia datang ke toko untuk meminta tolong diaktifkan, diregistrasi. Nah ini kan data pribadi sudah ada di pihak toko,&amp;rdquo; lanjutnya.
Melihat laporan tersebut, Indosat pun sudah melakukan tindakan. Salah satunya adalah dengan memblokir nomor-nomor yang bukan merupakan milik sang korban.
Baca Juga : Dipanggil Komisi 1 DPR, Kominfo dan Operator Tegaskan Tak Ada Kebocoran Registrasi Kartu Prabayar
&amp;ldquo;Kami sudah ambil action, nomor diblok dan bicara dengan ibunya. Kemkominfo juga datang, jadi kami edukasikan hal ini,&amp;rdquo; jelasnya.
Oleh karena itu, Joy mengaku akan melakukan edukasi yang lebih intensif, baik kepada pelanggan maupun para pemilik counter pulsa kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal yang sama untuk terulang kembali.
&quot;Ini proses edukasi yang perlu dilakukan juga, karena ada yang dengan gampangnya menggunakan data orang lain. Indikasinya untuk ke toko-toko kecil ada ratusan ribu. Mereka harus diedukasi kalau ini bahaya dan masuk ke jalur hukum terkait memalsukan data,&quot; pungkasnya. (chn)
Nur Chandra Laksana, Jurnalis &amp;middot; Selasa 20 Maret 2018 12:29 WIBShare on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on linkedinShare on PathShare on PinterestwhatsappShare on mailcopy linkToggle&amp;nbsp;https://img.okezone.com content 2018 03 20 54 1875275 kominfo-proses-refarming-tidak-akan-ganggu-pengguna-HIo68WkXdB.jpgIlustrasi BTS (sumber : pexels.com)Share on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on PathwhatsappToggle 0TOTAL SHAREShare on PinterestShare on linkedinShare on mailcopy linkA A A 0 KomentarJAKARTA - Beberapa hari ini, netizen di Indonesia mengeluhkan layanan internet mereka melambat. Mereka menduga, bahwa hal ini terjadi dikarenakan para operator melakukan refarming jaringan di jaringan 2,1GHz.Hal ini terjadi setelah para pengguna mendapatkan SMS dari Kominfo beberapa hari lalu yang menyatakan bahwa selama sepekan akan dilakukan penataan frekuensi operator bersangkutan. Sontak saja, hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi mereka.BERITA TERKAIT +Menkominfo: RUU PDP Sudah Jadi Prioritas PemerintahKominfo Imbau Operator Matikan Jaringan Internet saat Nyepi di BaliKomisi I DPR Dukung Percepatan Pembahasan RUU Perlindungan Data PribadiNamun PLT Humas Kominfo Noor Iza mengatakan, dampak dari refarming jaringan ini tidak akan terlalu mempengaruhi masyarakat. Dia menjelaskan, dalam melakukan refarming jaringan 2,1GHz ini, akan dilakukan di luar jam sibuk.Baca Juga : Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz Target Rampung 25 April 2018&amp;ldquo;Proses ini dilakukan di tengah malam. Dan waktunya hanya akan sebentar saja,&amp;rdquo; ujar Noor di Jakarta, Senin (19/3/2018) malam.Dia menjelaskan, proses refarming ini memang melibatkan kegiatan fisik jaringan. Namun dia menegaskan bahwa para pengguna internet di Indonesia tidak akan menerima gangguan yang signifikan.&amp;ldquo;Kan yang di-switch cuma di jaringan 2,1GHz. Yang jaringan 1,8 GHz dan 1,9GHz tetap berjalan. Dan pengguna tidak akan terganggu,&amp;rdquo; lanjutnya.Baca Juga : Akhirnya! Tiga Operator Lolos Administrasi Lelang 2,1 GHzKegiatan refarming ini sebenarnya sudah dilaksanakan oleh Kominfo dan operator jaringan semenjak 21 November 2017. Dan hingga saat ini sebagian besar operator jaringan telah melakukan refarming jaringan mereka.Sedangkan operator yang melakukan refarming jaringan di antaranya Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, dan juga Tri. Keempat operator ini merupakan operator yang memiliki jaringan di frekuensi 2,1GHz.Kominfo pun menargetkan, proses refarming ini akan selesai pada 25 April, atau sekira 5 minggu lagi. Oleh karena itu, kedua pihak akan mengejar proses ini agar selesai dengan target mereka. (chn)(kem)TAG :refarming frekuensi 21GHzrefarming jaringanKominfoApa pendapat anda mengenai artikel ini?Menarik0 %Inspiratif0 %So - So0 %Sedih0 %Marah0 %BAGIKAN ARTIKEL INIShare on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on PathwhatsappToggle 0TOTAL SHAREShare on PinterestShare on linkedinShare on mailcopy link 0 KomentarJadi yang pertama mengomentari berita iniBergabung diskusi...250KirimBatalBERITA TERKAITKominfoKominfo Segera Revisi Permen yang Mengatur Landing PagePemuka Agama Minta Hari Raya Nyepi Tanpa Internet, Ini Kata MenkominfoMenkominfo: Tabayyun, Jangan Buang Paket Data untuk Sebar HoaxKominfo Blokir Game 'Pukul Guru'Menkominfo: Indonesia Jadi Ujung Tombak Pengembangan Digital di ASEANKominfo Blokir 169 Situs LGBT hingga Takedown 72 Aplikasi AndroidKominfo Paparkan Langkah Antisipatif Hadapi Spectre dan MeltdownMenkominfo: Mesin Pengais Konten Negatif Efektif Tangkal Situs 'Nakal'Medsos Dipantau usai Kepala BSSN Dilantik, Kominfo: Itu HoaxAduan Konten Negatif 800.000, Mesin Sensor Kominfo Siap Beroperasi 1 Januari 2018BERITA LAINNYA&amp;nbsp;BRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanBRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHzIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar JawaIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaBRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanBRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHzIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar JawaIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaCari Berita Lain Di Sini&amp;nbsp;TERPOPULERBERITA PILIHAN1Dijual Rp14,5 Juta, Berapa Harga Asli Komponen Galaxy S9+?25 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pembuluh Darah3Waspada, Ini 4 Penyebab Ponsel Berpotensi Meledak4Pergerakan UFO Berhasil Ditangkap Kamera, Benarkah?5Astaga! Ternyata Ini Arti Lirik Lagu 'Despacito' yang Jadi Viral6Alquran dan Sains Jelaskan Tulang dan Kemampuan Memiliki Anak7Inikah Cheat Mobile Legends yang Dipakai Pemain Vietnam?8Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna9Belum Registrasi Kartu Prabayar, Ini Jumlah Pelanggan yang Sudah Diblokir10Mikroba di Mars Berbahaya bagi Astronot NASA?EDITOR'S CHOICE1MotoGP 2018 Qatar2Stephen Hawking3Ganjil Genap Tol Cikampek4Bos Matahari Meninggal5YAMAHA6Sidang PK Ahok7Pilkada Serentak 20188PNS Naik Gaji9Oscar10Novel BaswedanMORE&amp;nbsp;1.Hasil Sesi Kualifikasi MotoGP Qatar 20182.5 Calon Peraih Trofi Ballon d'Or 2018 per Maret, Nomor 1 Kandidat Terkuat3.5 Pemain yang Berpotensi Pecahkan Rekor Transfer Neymar, Nomor 2 Bintang Barcelona4.Gedung Nusantara III DPR Kebakaran5.37.000 Kontraktor Swasta Bangkrut dalam 3 Tahun Gara-Gara Tak Dibayar hingga No Job6.Conte Ungkap Apa yang Dibisikkannya ke Messi Usai Laga Barcelona vs Chelsea7.Marquez Girang Start dari Posisi 2 di MotoGP Qatar 20188.Hasil Sesi Latihan Bebas 2 MotoGP Qatar 20189.Istri Pertama Bongkar Penyebab Meninggalnya Istri Kedua Opick10.Diburu oleh Prancis, Ini Sisi Lain Putri Hassa Binti SalmanTERPOPULERBERITA PILIHAN1Dijual Rp14,5 Juta, Berapa Harga Asli Komponen Galaxy S9+?25 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pembuluh Darah3Waspada, Ini 4 Penyebab Ponsel Berpotensi Meledak4Pergerakan UFO Berhasil Ditangkap Kamera, Benarkah?5Astaga! Ternyata Ini Arti Lirik Lagu 'Despacito' yang Jadi Viral6Alquran dan Sains Jelaskan Tulang dan Kemampuan Memiliki Anak7Inikah Cheat Mobile Legends yang Dipakai Pemain Vietnam?8Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna9Belum Registrasi Kartu Prabayar, Ini Jumlah Pelanggan yang Sudah Diblokir10Mikroba di Mars Berbahaya bagi Astronot NASA?</description><content:encoded>JAKARTA - Proses re-registrasi kartu SIM prabayar belakangan ini didera isu kebocoran data. Hal ini dimulai setelah salah satu pelanggan Indosat Ooredoo melaporkan jika ada 50 nomor yang terdaftar menggunakan NIK dan KK miliknya tanpa ada pemberitahuan.
Dalam rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Kominfo dan operator, Indosat Ooredoo diminta penjelasan mengenai hal tersebut. Direktur Utama Indosat Ooredoo, Joy Wahyudi yang hadir dalam pertemuan tersebut membeberkan kronologinya dengan detail.
&amp;ldquo;Kejadian ini terjadi di sebuah toko kecil. Sang pemilik NIK-nya bernama Sri Suharmi. Dan laporan ini dilakukan oleh anaknya,&amp;rdquo; papar Joy di dalam ruangan rapat, Senin (19/3/2018) sore.
Baca Juga : Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna
Dia menjelaskan, sang korban datang ke toko tersebut untuk meminta tolong didaftarkan nomor SIM prabayar miliknya. Joy berspekulasi jika sang korban mendapatkan kesulitan dalam mendaftarkan nomornya.
&amp;ldquo;Mungkin seperti sudah jadi kebiasaan, konsumen di Indonesia datang ke toko untuk meminta tolong diaktifkan, diregistrasi. Nah ini kan data pribadi sudah ada di pihak toko,&amp;rdquo; lanjutnya.
Melihat laporan tersebut, Indosat pun sudah melakukan tindakan. Salah satunya adalah dengan memblokir nomor-nomor yang bukan merupakan milik sang korban.
Baca Juga : Dipanggil Komisi 1 DPR, Kominfo dan Operator Tegaskan Tak Ada Kebocoran Registrasi Kartu Prabayar
&amp;ldquo;Kami sudah ambil action, nomor diblok dan bicara dengan ibunya. Kemkominfo juga datang, jadi kami edukasikan hal ini,&amp;rdquo; jelasnya.
Oleh karena itu, Joy mengaku akan melakukan edukasi yang lebih intensif, baik kepada pelanggan maupun para pemilik counter pulsa kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal yang sama untuk terulang kembali.
&quot;Ini proses edukasi yang perlu dilakukan juga, karena ada yang dengan gampangnya menggunakan data orang lain. Indikasinya untuk ke toko-toko kecil ada ratusan ribu. Mereka harus diedukasi kalau ini bahaya dan masuk ke jalur hukum terkait memalsukan data,&quot; pungkasnya. (chn)
Nur Chandra Laksana, Jurnalis &amp;middot; Selasa 20 Maret 2018 12:29 WIBShare on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on linkedinShare on PathShare on PinterestwhatsappShare on mailcopy linkToggle&amp;nbsp;https://img.okezone.com content 2018 03 20 54 1875275 kominfo-proses-refarming-tidak-akan-ganggu-pengguna-HIo68WkXdB.jpgIlustrasi BTS (sumber : pexels.com)Share on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on PathwhatsappToggle 0TOTAL SHAREShare on PinterestShare on linkedinShare on mailcopy linkA A A 0 KomentarJAKARTA - Beberapa hari ini, netizen di Indonesia mengeluhkan layanan internet mereka melambat. Mereka menduga, bahwa hal ini terjadi dikarenakan para operator melakukan refarming jaringan di jaringan 2,1GHz.Hal ini terjadi setelah para pengguna mendapatkan SMS dari Kominfo beberapa hari lalu yang menyatakan bahwa selama sepekan akan dilakukan penataan frekuensi operator bersangkutan. Sontak saja, hal ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi mereka.BERITA TERKAIT +Menkominfo: RUU PDP Sudah Jadi Prioritas PemerintahKominfo Imbau Operator Matikan Jaringan Internet saat Nyepi di BaliKomisi I DPR Dukung Percepatan Pembahasan RUU Perlindungan Data PribadiNamun PLT Humas Kominfo Noor Iza mengatakan, dampak dari refarming jaringan ini tidak akan terlalu mempengaruhi masyarakat. Dia menjelaskan, dalam melakukan refarming jaringan 2,1GHz ini, akan dilakukan di luar jam sibuk.Baca Juga : Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz Target Rampung 25 April 2018&amp;ldquo;Proses ini dilakukan di tengah malam. Dan waktunya hanya akan sebentar saja,&amp;rdquo; ujar Noor di Jakarta, Senin (19/3/2018) malam.Dia menjelaskan, proses refarming ini memang melibatkan kegiatan fisik jaringan. Namun dia menegaskan bahwa para pengguna internet di Indonesia tidak akan menerima gangguan yang signifikan.&amp;ldquo;Kan yang di-switch cuma di jaringan 2,1GHz. Yang jaringan 1,8 GHz dan 1,9GHz tetap berjalan. Dan pengguna tidak akan terganggu,&amp;rdquo; lanjutnya.Baca Juga : Akhirnya! Tiga Operator Lolos Administrasi Lelang 2,1 GHzKegiatan refarming ini sebenarnya sudah dilaksanakan oleh Kominfo dan operator jaringan semenjak 21 November 2017. Dan hingga saat ini sebagian besar operator jaringan telah melakukan refarming jaringan mereka.Sedangkan operator yang melakukan refarming jaringan di antaranya Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, dan juga Tri. Keempat operator ini merupakan operator yang memiliki jaringan di frekuensi 2,1GHz.Kominfo pun menargetkan, proses refarming ini akan selesai pada 25 April, atau sekira 5 minggu lagi. Oleh karena itu, kedua pihak akan mengejar proses ini agar selesai dengan target mereka. (chn)(kem)TAG :refarming frekuensi 21GHzrefarming jaringanKominfoApa pendapat anda mengenai artikel ini?Menarik0 %Inspiratif0 %So - So0 %Sedih0 %Marah0 %BAGIKAN ARTIKEL INIShare on FacebookShare on TwitterShare on GoogleShare on PathwhatsappToggle 0TOTAL SHAREShare on PinterestShare on linkedinShare on mailcopy link 0 KomentarJadi yang pertama mengomentari berita iniBergabung diskusi...250KirimBatalBERITA TERKAITKominfoKominfo Segera Revisi Permen yang Mengatur Landing PagePemuka Agama Minta Hari Raya Nyepi Tanpa Internet, Ini Kata MenkominfoMenkominfo: Tabayyun, Jangan Buang Paket Data untuk Sebar HoaxKominfo Blokir Game 'Pukul Guru'Menkominfo: Indonesia Jadi Ujung Tombak Pengembangan Digital di ASEANKominfo Blokir 169 Situs LGBT hingga Takedown 72 Aplikasi AndroidKominfo Paparkan Langkah Antisipatif Hadapi Spectre dan MeltdownMenkominfo: Mesin Pengais Konten Negatif Efektif Tangkal Situs 'Nakal'Medsos Dipantau usai Kepala BSSN Dilantik, Kominfo: Itu HoaxAduan Konten Negatif 800.000, Mesin Sensor Kominfo Siap Beroperasi 1 Januari 2018BERITA LAINNYA&amp;nbsp;BRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanBRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHzIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar JawaIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaBRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanBRTI: Biaya Interkoneksi Bukan Sebagai PendapatanAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarAntisipasi Lonjakan Trafik, Kominfo Ingatkan Registrasi SIM Card PrabayarIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHzIndosat Ooredoo Selesaikan Penataan Ulang Pita Frekuensi 2,1 GHz2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar Jawa2018, XL Bangun Jaringan Data Besar-besaran di Luar JawaIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarIndosat Ooredoo Imbau Pelanggan Registrasi Ulang Kartu PrabayarChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikChina Terapkan Pengguna eSIM, Smartphone Tak Perlu SIM Card FisikMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditMenkominfo: Registrasi SIM Card Hindarkan Masyarakat dari SMS Penawaran KreditHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaHari Ini Terakhir Registrasi SIM Card, Nih Cara MendaftarnyaCari Berita Lain Di Sini&amp;nbsp;TERPOPULERBERITA PILIHAN1Dijual Rp14,5 Juta, Berapa Harga Asli Komponen Galaxy S9+?25 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pembuluh Darah3Waspada, Ini 4 Penyebab Ponsel Berpotensi Meledak4Pergerakan UFO Berhasil Ditangkap Kamera, Benarkah?5Astaga! Ternyata Ini Arti Lirik Lagu 'Despacito' yang Jadi Viral6Alquran dan Sains Jelaskan Tulang dan Kemampuan Memiliki Anak7Inikah Cheat Mobile Legends yang Dipakai Pemain Vietnam?8Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna9Belum Registrasi Kartu Prabayar, Ini Jumlah Pelanggan yang Sudah Diblokir10Mikroba di Mars Berbahaya bagi Astronot NASA?EDITOR'S CHOICE1MotoGP 2018 Qatar2Stephen Hawking3Ganjil Genap Tol Cikampek4Bos Matahari Meninggal5YAMAHA6Sidang PK Ahok7Pilkada Serentak 20188PNS Naik Gaji9Oscar10Novel BaswedanMORE&amp;nbsp;1.Hasil Sesi Kualifikasi MotoGP Qatar 20182.5 Calon Peraih Trofi Ballon d'Or 2018 per Maret, Nomor 1 Kandidat Terkuat3.5 Pemain yang Berpotensi Pecahkan Rekor Transfer Neymar, Nomor 2 Bintang Barcelona4.Gedung Nusantara III DPR Kebakaran5.37.000 Kontraktor Swasta Bangkrut dalam 3 Tahun Gara-Gara Tak Dibayar hingga No Job6.Conte Ungkap Apa yang Dibisikkannya ke Messi Usai Laga Barcelona vs Chelsea7.Marquez Girang Start dari Posisi 2 di MotoGP Qatar 20188.Hasil Sesi Latihan Bebas 2 MotoGP Qatar 20189.Istri Pertama Bongkar Penyebab Meninggalnya Istri Kedua Opick10.Diburu oleh Prancis, Ini Sisi Lain Putri Hassa Binti SalmanTERPOPULERBERITA PILIHAN1Dijual Rp14,5 Juta, Berapa Harga Asli Komponen Galaxy S9+?25 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Pembuluh Darah3Waspada, Ini 4 Penyebab Ponsel Berpotensi Meledak4Pergerakan UFO Berhasil Ditangkap Kamera, Benarkah?5Astaga! Ternyata Ini Arti Lirik Lagu 'Despacito' yang Jadi Viral6Alquran dan Sains Jelaskan Tulang dan Kemampuan Memiliki Anak7Inikah Cheat Mobile Legends yang Dipakai Pemain Vietnam?8Kominfo: Proses Refarming Tidak Akan Ganggu Pengguna9Belum Registrasi Kartu Prabayar, Ini Jumlah Pelanggan yang Sudah Diblokir10Mikroba di Mars Berbahaya bagi Astronot NASA?</content:encoded></item></channel></rss>
