<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toyota Jual 56.267 Mobil di 2018, Avanza Masih Laku</title><description>Di pasar ritel, total penjualan Toyota pada Februari lalu mencapai  27.772 unit.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/14/15/1872393/toyota-jual-56-267-mobil-di-2018-avanza-masih-laku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/14/15/1872393/toyota-jual-56-267-mobil-di-2018-avanza-masih-laku"/><item><title>Toyota Jual 56.267 Mobil di 2018, Avanza Masih Laku</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/14/15/1872393/toyota-jual-56-267-mobil-di-2018-avanza-masih-laku</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/03/14/15/1872393/toyota-jual-56-267-mobil-di-2018-avanza-masih-laku</guid><pubDate>Rabu 14 Maret 2018 06:23 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/03/14/15/1872393/toyota-jual-56-267-mobil-di-2018-avanza-masih-laku-dzy01siLwN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Paultan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/03/14/15/1872393/toyota-jual-56-267-mobil-di-2018-avanza-masih-laku-dzy01siLwN.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Paultan</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatatkan kinerja moncer selama dua bulan pertama 2018. Pabrikan Jepang ini membukukan penjualan wholesale sebesar 27.665 unit di pasar domestik atau naik 8,9% dibandingkan bulan sebelumnya, 25.405 unit.

Kinerja ini tidak hanya memberikan rasa optimistis, tapi juga memperkuat posisi Toyota bertahan sebagai market leader di tengah pasar yang kian kompetitif.

&amp;ldquo;Munculnya produk-produk baru memberikan pilihan yang kian beragam untuk konsumen sekaligus membuat pasar semakin kompetitif. Ini memberikan angin segar bagi perkembangan pasar otomotif nasional dan akan semakin mendorong pelaku industri otomotif nasional menawarkan yang terbaik kepada konsumen, termasuk Toyota,&amp;rdquo; kata Vice President PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto di Jakarta.

TAM merupakan Agen Pemegang Merek (APM) dengan rentang produk paling luas, mencapai lebih 20 produk yang mengisi semua segmen pasar otomotif nasional mulai dari sedan, hatchback, MPV, SUV, dan kendaraan komersial lain nya.

Di pasar ritel, total penjualan Toyota pada Februari lalu mencapai 27.772 unit sehingga total penjualan sepanjang dua bulan pertama 2018 sudah mencapai 56.267 unit. Angka itu di antaranya berasal dari penjualan Avanza mencapai 6.451 unit.

Secara nasional total penjualan wholesale dari pabrikan ke dealer hingga Februari 2018 mengalami penurunan signifikan, yaitu sekitar 9% dari 95.865 unit pada Januari menjadi 86.546 unit. Hampir semua brand terlihat mengurangi suplai untuk pasar wholesale di hampir semua segmen, ter masuk segmen low MPV yang merupakan ceruk pasar terbesar. Pada segmen ini Toyota juga mengurangi suplai Avanza sehingga data penjualannya sedikit mengalami penurunan.

Penjualan wholesale Avanza pada Februari tercatat 6.773 unit sehingga total penjualan dalam dua bulan pertama tahun ini mencapai 14.316 unit. &amp;ldquo;Penurunan suplai wholesale untuk Avanza merupakan bagian dari strategi TAM menjaga keseimbangan suplai dan demand di antara masing-masing produk. Ini kami lakukan agar setiap pelanggan memperoleh total ownership benefit yang sama di semua segmen dan produk,&amp;ldquo; kata Henry.

Dia menambahkan, daya serap pasar untuk Avanza stabil sehingga pihaknya optimistis pada Maret ini penjualan akan naik seiring dengan peningkatan suplai ke dealer atau whole sale. Sejak diluncurkan generasi pertama Avanza dipasarkan tahun 2014 lalu, mobil ini terus bertahan sebagai market leader dan mobil terlaris di pasar automotif nasional. Daya tarik Avanza sebagai low MPV mampu menghadapi persaingan yang kian ketat dengan masuknya berbagai model baru dari berbagai brand di segmen yang sama.
[Baca Juga: Toyota-Mazda Patungan Dirikan Pabrik di Alabama, Mau Bikin Mobil Apa?]&amp;ldquo;Kami bersyukur, pengalaman panjang dalam menerapkan konsep total  ownership benefit experience yang dite rapkan Toyota terhadap berbagai  produk, berhasil menjaga posisi kinerja Avanza sebagai mobil low MPV  yang paling diminati,&amp;rdquo; kata Henry.

Sementara  permintaan terhadap mobil medium SUV New Rush yang dirilis pada November  2017 lalu terus meningkat. Dibandingkan pada periode sama tahun 2017,  angka penjualan New Rush dalam dua bulan pertama tahun ini mengalami  peningkatan lebih dari 113% atau naik dua kali lipat.

Sejak  resmi dipasarkan awal 2018, penjualan New Rush di pasar wholesale sudah  mencapai 6.991 unit yang berasal dari penjualan selama Januari se  banyak 3.416 unit dan naik menjadi 3.575 unit pada Februari lalu.

Total penjualan Januari-Februai 2018 sudah mencapai 6.991 unit  dibandingkan dengan Januari- Februari 2017 tercatat 3.656 unit. &amp;ldquo;Kami  berharap respons positif yang begitu besar terhadap kehadiran New Rush  tidak sebatas memperkuat kinerja penjualan TAM, tapi juga dapat  memperbesar ceruk pasar medium SUV di pasar automotif nasional,&amp;rdquo; kata  Executive Gene ral Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto.

Tingginya  minat pelanggan terhadap New Rush membuat indent menjadi besar. Hal ini  menjadikan TAM memberikan alokasi lebih besar pada Rush dibandingkan  dengan produk lain dipabrikan yang sama, tapi tetap tidak mengganggu  pela yanan terhadap produk Toyota lainnya.

&amp;ldquo;Untuk Rush, kami berusaha agar Rush dapat cepat terdelivery kepada  customer sehingga mereka tidak perlu menunggu lama. Ini menjadikan kami  memberikan alokasi lebih besar kepada Rush dibandingkan dengan produk  lain di pabrikan yang sama, tapi tetap menjaga agar tidak menggang gu  pelayanan terhadap produk Toyota lainnya,&amp;rdquo; katanya.
[Baca Juga: Toyota Hilux Facelift Tiba di Malaysia, Lengan Depannya Mirip Tacoma AS]</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatatkan kinerja moncer selama dua bulan pertama 2018. Pabrikan Jepang ini membukukan penjualan wholesale sebesar 27.665 unit di pasar domestik atau naik 8,9% dibandingkan bulan sebelumnya, 25.405 unit.

Kinerja ini tidak hanya memberikan rasa optimistis, tapi juga memperkuat posisi Toyota bertahan sebagai market leader di tengah pasar yang kian kompetitif.

&amp;ldquo;Munculnya produk-produk baru memberikan pilihan yang kian beragam untuk konsumen sekaligus membuat pasar semakin kompetitif. Ini memberikan angin segar bagi perkembangan pasar otomotif nasional dan akan semakin mendorong pelaku industri otomotif nasional menawarkan yang terbaik kepada konsumen, termasuk Toyota,&amp;rdquo; kata Vice President PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto di Jakarta.

TAM merupakan Agen Pemegang Merek (APM) dengan rentang produk paling luas, mencapai lebih 20 produk yang mengisi semua segmen pasar otomotif nasional mulai dari sedan, hatchback, MPV, SUV, dan kendaraan komersial lain nya.

Di pasar ritel, total penjualan Toyota pada Februari lalu mencapai 27.772 unit sehingga total penjualan sepanjang dua bulan pertama 2018 sudah mencapai 56.267 unit. Angka itu di antaranya berasal dari penjualan Avanza mencapai 6.451 unit.

Secara nasional total penjualan wholesale dari pabrikan ke dealer hingga Februari 2018 mengalami penurunan signifikan, yaitu sekitar 9% dari 95.865 unit pada Januari menjadi 86.546 unit. Hampir semua brand terlihat mengurangi suplai untuk pasar wholesale di hampir semua segmen, ter masuk segmen low MPV yang merupakan ceruk pasar terbesar. Pada segmen ini Toyota juga mengurangi suplai Avanza sehingga data penjualannya sedikit mengalami penurunan.

Penjualan wholesale Avanza pada Februari tercatat 6.773 unit sehingga total penjualan dalam dua bulan pertama tahun ini mencapai 14.316 unit. &amp;ldquo;Penurunan suplai wholesale untuk Avanza merupakan bagian dari strategi TAM menjaga keseimbangan suplai dan demand di antara masing-masing produk. Ini kami lakukan agar setiap pelanggan memperoleh total ownership benefit yang sama di semua segmen dan produk,&amp;ldquo; kata Henry.

Dia menambahkan, daya serap pasar untuk Avanza stabil sehingga pihaknya optimistis pada Maret ini penjualan akan naik seiring dengan peningkatan suplai ke dealer atau whole sale. Sejak diluncurkan generasi pertama Avanza dipasarkan tahun 2014 lalu, mobil ini terus bertahan sebagai market leader dan mobil terlaris di pasar automotif nasional. Daya tarik Avanza sebagai low MPV mampu menghadapi persaingan yang kian ketat dengan masuknya berbagai model baru dari berbagai brand di segmen yang sama.
[Baca Juga: Toyota-Mazda Patungan Dirikan Pabrik di Alabama, Mau Bikin Mobil Apa?]&amp;ldquo;Kami bersyukur, pengalaman panjang dalam menerapkan konsep total  ownership benefit experience yang dite rapkan Toyota terhadap berbagai  produk, berhasil menjaga posisi kinerja Avanza sebagai mobil low MPV  yang paling diminati,&amp;rdquo; kata Henry.

Sementara  permintaan terhadap mobil medium SUV New Rush yang dirilis pada November  2017 lalu terus meningkat. Dibandingkan pada periode sama tahun 2017,  angka penjualan New Rush dalam dua bulan pertama tahun ini mengalami  peningkatan lebih dari 113% atau naik dua kali lipat.

Sejak  resmi dipasarkan awal 2018, penjualan New Rush di pasar wholesale sudah  mencapai 6.991 unit yang berasal dari penjualan selama Januari se  banyak 3.416 unit dan naik menjadi 3.575 unit pada Februari lalu.

Total penjualan Januari-Februai 2018 sudah mencapai 6.991 unit  dibandingkan dengan Januari- Februari 2017 tercatat 3.656 unit. &amp;ldquo;Kami  berharap respons positif yang begitu besar terhadap kehadiran New Rush  tidak sebatas memperkuat kinerja penjualan TAM, tapi juga dapat  memperbesar ceruk pasar medium SUV di pasar automotif nasional,&amp;rdquo; kata  Executive Gene ral Manager TAM Fransiscus Soerjopranoto.

Tingginya  minat pelanggan terhadap New Rush membuat indent menjadi besar. Hal ini  menjadikan TAM memberikan alokasi lebih besar pada Rush dibandingkan  dengan produk lain dipabrikan yang sama, tapi tetap tidak mengganggu  pela yanan terhadap produk Toyota lainnya.

&amp;ldquo;Untuk Rush, kami berusaha agar Rush dapat cepat terdelivery kepada  customer sehingga mereka tidak perlu menunggu lama. Ini menjadikan kami  memberikan alokasi lebih besar kepada Rush dibandingkan dengan produk  lain di pabrikan yang sama, tapi tetap menjaga agar tidak menggang gu  pelayanan terhadap produk Toyota lainnya,&amp;rdquo; katanya.
[Baca Juga: Toyota Hilux Facelift Tiba di Malaysia, Lengan Depannya Mirip Tacoma AS]</content:encoded></item></channel></rss>
