<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Go-Jek Raup Suntikkan Dana Rp2 Triliun dari Astra Internasional</title><description>PT Astra Internasional Tbk, mengumumkan akan melakukan investasi di Go-Jek.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/02/12/207/1858438/go-jek-raup-suntikkan-dana-rp2-triliun-dari-astra-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2018/02/12/207/1858438/go-jek-raup-suntikkan-dana-rp2-triliun-dari-astra-internasional"/><item><title>Go-Jek Raup Suntikkan Dana Rp2 Triliun dari Astra Internasional</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2018/02/12/207/1858438/go-jek-raup-suntikkan-dana-rp2-triliun-dari-astra-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2018/02/12/207/1858438/go-jek-raup-suntikkan-dana-rp2-triliun-dari-astra-internasional</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2018 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Lely Maulida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/02/12/207/1858438/go-jek-raup-suntikkan-dana-rp2-triliun-dari-astra-internasional-vmzkIh0Z8d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/02/12/207/1858438/go-jek-raup-suntikkan-dana-rp2-triliun-dari-astra-internasional-vmzkIh0Z8d.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Setelah mendapat kucuran dana dari investor luar negeri, kini Go-Jek meraup pendanaan dari perusahaan dalam negeri. PT Astra Internasional Tbk, mengumumkan akan melakukan investasi di layanan ride-sharing itu.
Sebagaimana dirumorkan sebelumnya, nama Astra muncul sebagai salah satu investor Go-Jek tak lama setelah Google juga menyuntikkan dana. Kini rumor tersebut terjawab berkat pengakuan dari Presiden Direktur Astra Internasional - Prijono Sugiarto, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (12/2/2018).
Baca: Google Jadi Investor Go-jek, Benarkah?
Prijono mengatakan pihaknya akan menginvestasikan dana sejumlah USD150 juta atau sekira Rp2,044 triliun di Go-Jek. Keputusan Astra juga menjadikan perusahaan bergabung bersama Google dalam putaran penggalangan dana baru Go-Jek.
Rencana untuk menyuntikkan dana ke Go-Jek sendiri diakui Prijono telah muncul sejak lama. Meski begitu, perusahaan memutuskan untuk menunggu waktu yang tepat.
&amp;ldquo;Kami melihat Go-Jek itu spesial, perkembangannya cukup signifikan,&amp;rdquo; kata bos Astra itu.
Sebagaimana diketahui, layanan ride sharing kini cukup banyak tersedia dari berbagai perusahaan. Pendanaan ini sendiri tentunya akan membantu Go-Jek untuk bersaing dengan kompetitor dan memperluas layanannya ke berbagai negara.
Startup yang didirikan pada 2015 ini memang tampaknya masih menjanjikan di mata investor. Sebelumnya, Go-Jek juga telah mendapatkan suntikkan dana dari Tencent, dan JD.com pada 2017.
Baca juga: Go-Jek Akuisisi 3 Startup Fintech Demi Perkuat Go-Pay
JD.com bersama investor lainnya menyuntikkan dana pada Go-Jek senilai USD1 miliar atau sekira Rp13,34 triliun. Go-Jek juga tercatat terus mengembangkan lini bisnisnya termasuk sektor fintech.
Beberapa waktu lalu, Go-Jek mengakuisisi tiga startup fintech Tanah Air. Langkah ini ditempuh demi memperkuat layanan pembayaran atau dikenal Go-Pay milik perusahaan yang dipimpin Nadiem Makarim tersebut. (lnm).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Setelah mendapat kucuran dana dari investor luar negeri, kini Go-Jek meraup pendanaan dari perusahaan dalam negeri. PT Astra Internasional Tbk, mengumumkan akan melakukan investasi di layanan ride-sharing itu.
Sebagaimana dirumorkan sebelumnya, nama Astra muncul sebagai salah satu investor Go-Jek tak lama setelah Google juga menyuntikkan dana. Kini rumor tersebut terjawab berkat pengakuan dari Presiden Direktur Astra Internasional - Prijono Sugiarto, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (12/2/2018).
Baca: Google Jadi Investor Go-jek, Benarkah?
Prijono mengatakan pihaknya akan menginvestasikan dana sejumlah USD150 juta atau sekira Rp2,044 triliun di Go-Jek. Keputusan Astra juga menjadikan perusahaan bergabung bersama Google dalam putaran penggalangan dana baru Go-Jek.
Rencana untuk menyuntikkan dana ke Go-Jek sendiri diakui Prijono telah muncul sejak lama. Meski begitu, perusahaan memutuskan untuk menunggu waktu yang tepat.
&amp;ldquo;Kami melihat Go-Jek itu spesial, perkembangannya cukup signifikan,&amp;rdquo; kata bos Astra itu.
Sebagaimana diketahui, layanan ride sharing kini cukup banyak tersedia dari berbagai perusahaan. Pendanaan ini sendiri tentunya akan membantu Go-Jek untuk bersaing dengan kompetitor dan memperluas layanannya ke berbagai negara.
Startup yang didirikan pada 2015 ini memang tampaknya masih menjanjikan di mata investor. Sebelumnya, Go-Jek juga telah mendapatkan suntikkan dana dari Tencent, dan JD.com pada 2017.
Baca juga: Go-Jek Akuisisi 3 Startup Fintech Demi Perkuat Go-Pay
JD.com bersama investor lainnya menyuntikkan dana pada Go-Jek senilai USD1 miliar atau sekira Rp13,34 triliun. Go-Jek juga tercatat terus mengembangkan lini bisnisnya termasuk sektor fintech.
Beberapa waktu lalu, Go-Jek mengakuisisi tiga startup fintech Tanah Air. Langkah ini ditempuh demi memperkuat layanan pembayaran atau dikenal Go-Pay milik perusahaan yang dipimpin Nadiem Makarim tersebut. (lnm).</content:encoded></item></channel></rss>
