<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unta, Hewan Gurun Tangguh Sanggup Angkut Beban 500 Kilogram</title><description>Kemampuan unta beradaptasi dengan kondisi alam membuat manusia terdorong untuk memanfaatkannya sebagai alat transportasi handal.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/56/1833009/unta-hewan-gurun-tangguh-sanggup-angkut-beban-500-kilogram</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/56/1833009/unta-hewan-gurun-tangguh-sanggup-angkut-beban-500-kilogram"/><item><title>Unta, Hewan Gurun Tangguh Sanggup Angkut Beban 500 Kilogram</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/56/1833009/unta-hewan-gurun-tangguh-sanggup-angkut-beban-500-kilogram</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2017/12/19/56/1833009/unta-hewan-gurun-tangguh-sanggup-angkut-beban-500-kilogram</guid><pubDate>Rabu 20 Desember 2017 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2017/12/19/56/1833009/unta-hewan-gurun-tangguh-sanggup-angkut-beban-500-kilogram-AAgTcuLgsy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2017/12/19/56/1833009/unta-hewan-gurun-tangguh-sanggup-angkut-beban-500-kilogram-AAgTcuLgsy.jpg</image><title>(Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Ketika teknologi belum berkembang seperti sekarang dan manusia masih memanfaatkan tenaga hewan sebagai alat transportasi, maka unta menjadi salah satu hewan yang diandalkan.
Kemampuan unta beradaptasi dengan kondisi alam membuat manusia terdorong untuk memanfaatkannya sebagai alat transportasi handal. Hewan ini memiliki karakter untuk bertahan di kehidupan gurun yang keras.
Bila tidak mengandalkan unta, perjalanan melintasi gurun pada masa lalu adalah hal yang hampir mustahil. Selama berabad-abad, manusia dapat melintasi gurun Arab dan Afrika hanya dengan satu kendaraan, unta.
Baca juga: Menakjubkan! Migrasi Hewan Dijelaskan dalam Alquran dan Sains
Di beberapa kawasan, unta hingga saat ini masih menjadi sarana transportasi utama. Unta ada dua jenis, yang berpunuk satu dan yang berpunuk dua.
Unta berpunuk dua ditemukan hidup liar di Mongolia, Asia Tengah. Dibandingkan unta berpunuk satu, unta ini relatif lebih pendek namun lebih berisi.
Unta jenis ini hidup di kawasan berbatu dan bersuhu rendah, membuatnya memiliki daya tahan dan kekuatan yang mengagumkan. Unta ini mampu menempuh jarak tidak kurang dari 35 kilometer dalam sehari dengan menggendong beban seberat 500 kilogram.
Sedangkan unta berpunuk satu banyak ditemukan di padang pasir Jazirah Arab dan Afrika.
Dewasa ini, tidak ada lagi unta liar karena hampir seluruhnya sudah diternakkan. Makanan yang biasa dikonsumsinya adalah kurma, rumput dan biji gandum.
Baca juga: Simbiosis dalam Dunia Hewan, Ini Penjelasan Alquran dan Sains
Selain itu, unta juga biasa makan daun perdu, daun kering dan biji-biji kering. Kaki unta memiliki kuku yang cenderung melebar, membuatnya tidak mudah terperosok ke dalam pasir yang lembut.
Muka unta memiliki bentuk yang unik, membuatnya terproteksi dari sinar matahari dan pasir dengan maksimal. Bulu mata dan kelopak matanya yang berlapis mampu melindungi matanya dari badai pasir.
Lubang hidungnya juga mempunyai katup yang berguna untuk menghalangi masuknya pasir ke dalamnya. Untuk hal yang sama, telinga unta memiliki bulu-bulu yang cukup lebat, baik di bagian luar maupun bagian dalam.
Punuk unta terdiri dari lemak yang berfungsi sebagai persediaan makanan. Pada saat kelaparan, punuk itu menyusut. Sedangkan mulut unta terdiri dari lapisan yang kuat, memungkinkannya untuk memotong dan mengunyah semak berduri tanpa tergores
Dalam buku Tafsir Ilmi 'Penciptaan Manusia dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjelaskan mengenai unta.
Rupanya, unta yang memiliki keistimewaan disebutkan di dalam Alquran. &quot;Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,&quot; Surah Al-Gasyiyah Ayat 17.
Dalam ayat yang lain, Allah berfirman mengenai makhluk ciptaan-Nya. &quot;Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,&quot; Surah An-Nahl Ayat 5-7.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketika teknologi belum berkembang seperti sekarang dan manusia masih memanfaatkan tenaga hewan sebagai alat transportasi, maka unta menjadi salah satu hewan yang diandalkan.
Kemampuan unta beradaptasi dengan kondisi alam membuat manusia terdorong untuk memanfaatkannya sebagai alat transportasi handal. Hewan ini memiliki karakter untuk bertahan di kehidupan gurun yang keras.
Bila tidak mengandalkan unta, perjalanan melintasi gurun pada masa lalu adalah hal yang hampir mustahil. Selama berabad-abad, manusia dapat melintasi gurun Arab dan Afrika hanya dengan satu kendaraan, unta.
Baca juga: Menakjubkan! Migrasi Hewan Dijelaskan dalam Alquran dan Sains
Di beberapa kawasan, unta hingga saat ini masih menjadi sarana transportasi utama. Unta ada dua jenis, yang berpunuk satu dan yang berpunuk dua.
Unta berpunuk dua ditemukan hidup liar di Mongolia, Asia Tengah. Dibandingkan unta berpunuk satu, unta ini relatif lebih pendek namun lebih berisi.
Unta jenis ini hidup di kawasan berbatu dan bersuhu rendah, membuatnya memiliki daya tahan dan kekuatan yang mengagumkan. Unta ini mampu menempuh jarak tidak kurang dari 35 kilometer dalam sehari dengan menggendong beban seberat 500 kilogram.
Sedangkan unta berpunuk satu banyak ditemukan di padang pasir Jazirah Arab dan Afrika.
Dewasa ini, tidak ada lagi unta liar karena hampir seluruhnya sudah diternakkan. Makanan yang biasa dikonsumsinya adalah kurma, rumput dan biji gandum.
Baca juga: Simbiosis dalam Dunia Hewan, Ini Penjelasan Alquran dan Sains
Selain itu, unta juga biasa makan daun perdu, daun kering dan biji-biji kering. Kaki unta memiliki kuku yang cenderung melebar, membuatnya tidak mudah terperosok ke dalam pasir yang lembut.
Muka unta memiliki bentuk yang unik, membuatnya terproteksi dari sinar matahari dan pasir dengan maksimal. Bulu mata dan kelopak matanya yang berlapis mampu melindungi matanya dari badai pasir.
Lubang hidungnya juga mempunyai katup yang berguna untuk menghalangi masuknya pasir ke dalamnya. Untuk hal yang sama, telinga unta memiliki bulu-bulu yang cukup lebat, baik di bagian luar maupun bagian dalam.
Punuk unta terdiri dari lemak yang berfungsi sebagai persediaan makanan. Pada saat kelaparan, punuk itu menyusut. Sedangkan mulut unta terdiri dari lapisan yang kuat, memungkinkannya untuk memotong dan mengunyah semak berduri tanpa tergores
Dalam buku Tafsir Ilmi 'Penciptaan Manusia dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjelaskan mengenai unta.
Rupanya, unta yang memiliki keistimewaan disebutkan di dalam Alquran. &quot;Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,&quot; Surah Al-Gasyiyah Ayat 17.
Dalam ayat yang lain, Allah berfirman mengenai makhluk ciptaan-Nya. &quot;Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,&quot; Surah An-Nahl Ayat 5-7.</content:encoded></item></channel></rss>
